Komentar Video Lumpyung

This post was written by wayanprimawan on Desember 28, 2011
Posted Under: Tak Berkategori

Komentar Video

Produksi :BaliRecord

Pesta KesenianBalike XXXIII Tahun 2011

Parade Gong Kebyar Dewasa DutaKotaDenpasar

Banjar Kesambi Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar

Panggung Terbuka Ardha Chandra

Taman Budaya Art Center Denpasar

 

Tabuh Kreasi Baru

“LUMPYUNG”

Sinopsis :

Pengembangan sebuah  teknik dalam  sajian gong kebyar, tetuang dalam sebuah komposisi tabuh kreasi. Kreativitas komposer dalam  menjalin pakem tradisi dengan teori musikal menjadikan rajutan tetabuhan dengan tatanan  rumit, dimana kesederhanaan yang  tertata dengan angkepan nada-nada harmoni mamukti sebuah bentuk kempyung dengan wilet tiga nada sehingga diperlukan kepekaan dalam  mengikuti alurnya. Penata dengan teknik poliponik yang beragam ini dapat memberikan warna baru dalam sajian barungan gong kebyar.

Karya : I Wayan Murda, SSn
Pembina : A.A. Putra, I Made Widanta, SSn dan I Wayan Sudana

Komentar

Kekurangan

  • Sorotan lampu  sudah bagus. Cuma walaupun sorotan lampunya merata ke seluruh penabuh, mungkin karena posisi barungan gam

elan dan bentuk panggung procenium  yang menyebabkan ndanpemain gong, kempur dan bende tidak mendapat sorotan lampu dari depan kecuali pada saat bagian awal gegenderan perekaman videonya berpindah jadi seluruh penabuh kelihatan,. kedua pemain kendang dan pemain kecek hanya kelihatan sebentar saja di bagian bapang . Ini akan sangat berbahaya bagi penonton video yang menyenangi pementasan Gong Kebyar karena justru akan mempersulit penonton untuk mengetahui teknik permainan instrumennya.

 

  • Jika pada laptop menggunakan speaker internal walaupun dengan volume  yang maksimal.  maka suara gamelan yang hanya terdengar ialah instrument ugal, gangsa, kantil dan, riyong. Berarti suara gamelan yang lain terdengar minim. Instrumen bende pun  suaranya tidak terdengar karena memang  tabuh kreasi ini tidak memakai instrument bende tapi penabuhnya ada.

 

  • Sebagian orang yang umurnya tua. Khususnya bapak – bapak yang memang seniman tabuh atau empoyang bukan merasa kesulitan untuk mendengar karena tingkat permainan instrumen yang tinggi pada tabuh. Lain dengan anak muda. Anak muda biasa mendengar garapan yang bisa dibilang penuh dengan kontemporer. Mungkin karena mereka memang suka atau mencari keasyikan dalam mendengar tabuhnya.

 

Kelebihan

 

  • Jika pada laptop menggunakan speaker eksternal maka suaranya bagus. Semua suara instrumen terdengar.

 

  • Teknik perekaman video berpindah – pindah yang bagus karena mungkin ini dimaksudkan untuk mengetahui teknik permainan suatu instrumen dengan instrumen yang lainnya dan menonton penampilanya secara keseluruhan.

 

  • Penampilan tabuhnya secara keseluruhan sudah bagus, seluruh penabuh kompak, penampilan terbaik Kota Denpasar sampai saat ini masih kuat seperti Kota Denpasar yang diwakili oleh Banjar – banjar sebelumnya.

 

  • Saya akui sendiri bahwa saya selera dengan tabuh kreasi Lumpyung karya I Wayan Murda, S.Sn ini.

Comments are closed.

Previose Post: