MEMBANGKITKAN BAKAT DAN KREATIVITAS

April 2nd, 2018

Bakat dan Kreativitas tidak dapat di pisahkan satu sama lain.bakat membutuhkan kreativitas begitu juga sebaliknya.bermain Irama butuh bakat sekaligus kreativitas. Bakat memang sudah ada sejak manusia itu lahir. Tetapi kalau kita tidak mencoba maka kita tidak tahu apa bakat kita.bakat memang harus di pupuk agar hasilnya bisa maksimal.kreativitas itu pun juga bisa di ciptakan. Bakat adalah kemampuan terhadap suatu yang menunjukkan kemampuan di atas rata-rata yang telah ada pada diri kita secara alamiah dan perlu dilatih untuk mencapai hasil yang maksimal. Bakat bukanlah merupakan sifat tunggal, melainkan merupakan sekelompok sifat yang secara bertingkat membentuk bakat. Bakat baru muncul bila ada kesempatan untuk berkembang atau dikembangkan.

Ada beberapa macam bakat yaitu :

    1. Achiever : memiliki stamina tinggi dan juga seorang pekerja keras.
    2. Activator : mampu merealisasikan ide-ide atau gagasan menjadi suatu tindakan nyata.
    3. Adaptability : cenderung bisa mengikuti arus, mampu menjadi orang masa kini maupun menyiapkan untuk masa mendatang.
    4. Analytical : cenderung mencari penjelasan dan sebab sesuatu terjadi punya kemampuan mencari tahu faktor- faktor yang mempengaruhi situasi.
    5. Arranger : terorganisir, tetapi juga fleksibel, senang berusaha memanfaatkan sumber-sumber yang ada agar menghasilkan produktivitas maksimal.
    6. Belife : memiliki nilai-nilai atau prinsip yang cenderung menetap, dalam mencapai tujuan hidupnya.
    7. Command : mampu mengontrol  situasi dan membuat keputusan.
    8. Communication : mampu menyampaikan gagasan melalui kalimat yang mudah dipahami, seorang lawan bicara dan presenter yang baik.
    9. Competition : slalu mengukur kemajuan dirinya dengan performa orang lain berusaha menjadi nomer satu.
  1. Deliberativ : sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan atau menentukan pilihan, mengantisipasi kesalahan.

 

 

  1. Pengembangan Bakat Bermain dan Menulis Drama

Bakat itu pembawaan lmiah.begitu juga kata orang awam. Orang selalu membatasi dirinya ,tidak mampu melakukan sesuatu,apalagi berdrama ria.bakat tanpa pengembangan diri ,hasilnya juga akan sia-sia.pengalaman saja contoh dari aryadiana sebenarnya memiliki bakat bermain drama ,tapi karena di sekolah kurang di beri kesempatan, maka bakat itu kurang terwadahi. Diantara manfaat penting mengembangkan bakat menulis dan bermain drama radio, menurut nursisto adalah untuk pengembangan diri dan kepuasan pribadi, penulis dan pemain drama radio juga ingin berbagi pengalaman, keluh kesah, dan harapan yang memungkinkan pendengar memetik manfaat.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan bakat agar kita memiliki dedikasi bermain drama,yaitu :

  • Perhatian : setiap individu adalah unik karena itu setiap bakat perlu memperoleh perhatian khusus.
  • Motivasi : membantu anak dalam meyakini dan fokus pada kelebihan dirinya agar anak lebih percaya diri.
  • Dukungan : dukungan sangat penting bagi anak, selalu memberi dukungan terhadap mereka dan meyakinkan mereka untuk tekun, ulet dan latihan terus.
  • Latihan : latihan terus menerus sangat baik untuk perkembangan bakat anak agar bakat yang dipunyai anak lebih matang.
  • Penghargaan : memberikan penghargaan dan pujian untuk setiap usaha yang dilakukan.
  • Lingkungan : lingkungan juga ikut mempengaruhi perkembangan bakat anak karena itu usahakan anak selalu dekat dengan lingkungan yang mendukung bakat anak.
  • Kerjasama : teladan yang baik, mengingat sikap anak yang selalu meniru, maka teladan yang baik sangat diperlukan misalnya, kenalkan anak pada sosok yang terkenal.

 

 

 

 

 

  1. Bermain Peran Mengusir Rasa Takut

Drama disebut juga sandiwara. Kata ini berasal dari bahasa jawa,yaitu,sandi yang berarti tersembunyi dan warah yang berarti ajaran.dengan demikian,sandiwara berarti ajaran yang tersembunyi dalam tingkah aku dan percakapan .dinamakan tersembunyi,karena pemain sandiwara itu menunda penyelesaian penyelesaian sebuah drama kadang diserahkan kepada pendengar atau penikmat.  Drama dalam arti luas adalah suatu bentuk kesenian yang mempertunjukkan sifat atau budi pekerti manusia dengan gerak dan percakapan diatas pentas atau panggung.

Drama mencakup dua bidang seni, yaitu :

  • Seni sastra : untuk naskah dan drama.
  • Seni peran atau pentas

 

  1. Drama Radio : Antara Teater dan Lawak

Drama radio sebenarnya sudah berkembang lama. Hanya saja seiring perkembangannya amat seret. Belum lagi yang terkait dengan penulisan nakah drama,di Yogyakarta ini hampir dapat di hitung dengan jari. Padahal kalau di renungkan,di Yogyakarta ini sudah berkembang pesat radio negri dan swasta. Jauh sebelum memasuki dunia elektronika televisi, sastra jawa sebenarnya telah menjadi bagian dari media elektronika radio yang tumbuh di pulau jawa, khususnya di yogyakarta. Jika ada siaran musik, biasanya musik yang diperdengarkan adalah jenis hawaian (ada dua kelompok musik hawaian yaitu, mardi budaya pimpinan sri suprobo dan hawaian miseed ticles    pimpinan imam pamuja), serta musik keroncong (keroncong orkes cempaka putih pimpinan suprobo).

  • Drama baru adalah drama yang memiliki tujuan memberikan pendidikan kepada masyarakat yang umumnya bertema kehidupan manusia sehari – hari.
  • Drama lama adalah drama khayalan yang umumnya menceritakan tentang kesaktian, kehidupan istana atau kerajaan, kehidupan dewa dewi, kejadian luar biasa, dan sebagainya
  • Drama ialah kualitas komunikasi, situasi, action, (segala yang terlihat dalam pentas atau panggung) yang menimbulkan perhatian, kehebatan, dan ketegangan pada pendengar atau penonton.
  • Drama adalah cerita konflik manusia dalam bentuk dialog, yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dan gerak dihadapan penonton.
  • Seni Drama merupakan suatu tontonan hasil perpaduan dari cabang seni lainnya.
  • Dalam arti sempit/ khusus : kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan diatas pentas, disksikan oleh penonton, dengan media percakapan, gerak dan laku, dengan atau tanpa dekor, didasarkan atas naskah yang tertulis dengan atau tanpa musik, nyanyian, tarian.
  • Secara etimologis, teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
  • Dalam arti luas : teater adalah segala tontonan dipertunjukkan orang banyak.

Dalam arti sempit : teater adalah drama, kisah hidup dan kedidupan manusia yang diceritakan.

  • Lawak bisa diartikan dengan dagelan atau lelucon. Dimana sebuah drama radio yang isi ceritanya bisa berupa lawak atau dagelan memang bisa kita ketahui dari jenis-jenis drama tadi, yaitu ada drama komedi yang membuat hal-hal atau kejadian lucu dan dimainkan atau diperankan secara komedi.

 

 

Leave a Reply