Mei
22
2012

Seni Musik dalam BHAGAVAD GITA Oleh : Sri Srimad

 

A.C.Bhaktivedanta Svami Prabhupada

PEMBAHASAN

Bhagawadgita adalah bagian dari Mahabrata yang termasyur, dalam bentuk dialog yang dituangkan dalam bentuk syair. Dalam dialog ini, Kresna, Keprebadian Tuhan Yang Maha Esa adalah pembicaraan utama yang menguraikan ajaran-ajaran filsafat vdanta, sedangkan Arjuna, murid langsung Sri Kresna yang menjadi pendengarannya. Secara harfiah, arti Bhagavat-gita adalah “ Nyanyian Sri Bhagawan” ( Baga= kehebatan sempurna, van = memiliki, Bhagavan = memiliki kehebatan sempurna, ketampanan sempurna, kekayaan yang tak terbatas, kemasyuran yang abadi, kekuatan yang tak terbatas, kecerdasan yang tak terbatas, dan ketidak terikatan yang sempurna, yang dimiliki sekaligus secara bersamaan)

Syair ini merupakan inter polasi atau sisipan yang dimasukan kepada “ Bhismaparwa”. Adegan ini terjadi pada permulaan Baratayuda, atau perang di Kurukshetra. Saat itu Arjuna berdiri di tengah – tengah medan perang Kurukshetra diantara pasukan Korawa dan Pandawa. Arjuna bimbang dan ragu-ragu berperang karena yang dilawannya adalah sanak sodara, teman-teman dan guru-gurunya. Lalu Arjuna diberikan pengetahuan sejati mengenai rahasia kehidupan (spiritual) yaitu Bhagawadgita oleh Kresna yang berlaku sebagai sais Arjuna pada saat itu.

Adapun Sloka yang terdapat dalam Bhagavad Gita

DRUPADO DRAUPADEYAS CA SARVASAH PRTHIVI PATE

SAUBHADRAS CA MAHA BAHUH

SANKHAN DADHMUH PRTHAK PRTHAK

Artinya :

Sanjaya menyebut dastrasta sebagai penguasa bhumi dengan maksud,mengingatkan sebagai seorang Raja yang seharusnya menjaga ketentraman negerinya dalam kedamaian dan bukan membawanya dalam keruntuhan dalam peperangan yang tidak seharusnya terjadi.Dan kini bayangan kemusnahan sudah ada di dalam mata dan mala petaka akan menimpa seluruh rakyat,Sanjaya seakan akan mempertanyakan keputusan yang akan di ambil oleh penguasa bhumi ini sekarang.

Di dalam Sloka tersebut terdapat alat music Terompet,mengapa…?

Trompet adalah alat musik tiup logam. Terletak pada jajaran tertinggi di antara tuba, eufonium, trombon, sousafon, French horn, dan Bariton.

Di dalam sloka tersebut terompet hanya di pergunakan pada saat,datang nya sang Raja,pada saat pertemuan,dan pada saat mengawali peperangan.

 

Written by in: Tak Berkategori |

25 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply

Powered by WordPress | Theme: Aeros 2.0 by TheBuckmaker.com