Seni Tari Joged Bumbung

This post was written by putramahardika on April 29, 2019
Posted Under: Tak Berkategori
Hasil gambar untuk tari joged bumbung

Sejarah Seni Tari Joged Bumbung

     Tari Joged adalah suatu tarian pergaulan (sosial dance) yang sangat populer dan sangat digemari oleh masyarakat Bali hingga saat ini. Tarian ini tergolong tarian balih-balihan (seculer dance) yang pementasannya pada musim-musim panen, hari raya serta lannya. Pementasan tarian joged ini biasanya dilakukan disebuah kalangan yang berbentuk arena dan suasana pertunjukannya sangat meriah serta bergairah terutama saat mulainya paibing-ibingan. Tarian joged mempunyai banyak macam yaitu diantaranya : Joged Bumbung, Joged Pingitan, Joged Gebyog, Joged Pudengan, dan Joged Gandrung. Dibeberapa daerah di Bali terdapat jenis joged lain dari pada yang disebutkan disinimaka kelainan dari pada joged itu hanyalah terdapat pada sebutan saja. Ciri khas pada tarian jogd ini adanya paibing-ibingan yaitu bagian menari bersama antara penari dengan penonton. Lain dari pada itu perlengkapan kipas boleh dikatakan tidak pernah dilupakan pada tarian ini.

     Joged bumbung di Bali pertama kali muncul di daerah Bali utara sekitaran tahun 1940 yang kemudian berkembang dengan cepat keseluruh pelosok pulau Bali.Tarian ini dinamakan joged bumbung karena mempunyai gerakan tari yang aksentuasinya di ikat oleh aksentuasi gambelan tingklik bumbung yang belaraskanselendro. Barungan gamelan ini disebut gambelan gegrantangan. Gerak tari joged bumbung sangatlah lincah. Demostrativ, erotis dan dinamis ysng kadang kala cabul. Meskipun demikian  dalam joged bumbung ini masih ada unsur-unsur gerak tari bali klasik seperti ngeleyog, ngeleyer, gelatik mapah dan lain sebagainya namum sudah diterjemahkan kedalam unsur pejogedan.

Namun dengan perkembangan kesenian yang begitu pesat maka pada saat ini gambelan tersebut bias di tambahkan instrument-instrumen lainya sperti ceng-ceng kopyak, kendang sunda, kempul, bass, simbal dan instrument lainya. Tari Joged Bumbung merupakan tarian yang tidak berlakon. Ini dapet di jumpai hampir di seluruh bali. Dalam perkembangan kepariwisataan seperti sekarang ini fungsi joged bumbung sudah bertambah bahwa selain sebagai hiburan di rakyat desa-desa. Joged Bumbung kini sudah bias dipergunakan untuk mengibur para wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address