Apr
17
2018

Perkembangan gaya kekebyaran bali selatan

Di Bali terdapat berbagai macam gaya karawitan di mana masing-masing memiliki karateristik serta identitas yang sangat kuat. Keberadaan gaya-gaya tersebut sangat eksis di masyarakat dan memiliki arti yang sangat penting sebagai sebuah identitas, sehingga kalangan masyarakat dan seniman khususnya dapat dengan mudah mengenali sebuah gaya music dengan memperhatikan idiom-idiom dari masing-masing gaya tersebut. Aspek fisik (pelawah) dari barungan gamelan, ornamentasi (ukiran), merupakan idiom non-musikal yang dapat mencerminkan identitas kedaerahan, sedangkan bentuk music pengungkapan dan pengolahan musikalitas serta expresi penyajiannya menjadi idiom musical yang mudah dikenal. Dewasa ini, sisi lain perkembangan seni karawitan Bali adalah sulitnya mengidentifikasikan gaya-gaya karawitan. Keberadaan gaya-gaya yang sebelumnya eksis dan mengakar dimasyarakat serta menjadi identitas personal dan regional menjadi kabur, bahkan ada di antaranya terancam punah karena mulai di tinggalkan oleh masyarakat pendukungnya. Tingginya intensitas kegiatan lomba yang terjadi di Bali, menimbulkan keinginan yang kuat dari para seniman untuk menampilkan gaya-gaya terbaik. Adanya keinginan ini terkadang para seniman meninggalkan gaya-gaya yang di miliki sebelumnya dan mengacu ke gaya yang lain yang terlah muncul sebagai karya-karya terbaik sebelumnya. Tingginya otoritas yang dimiliki seniman karawitan dalam bekarya seni, hal ini dimanfaatkan untuk memberikn sentuhan-sentuhan kreasi dalam komposisi lelambatan. Dari sentuhan-sentuhan tersebut seorang seniman ingin menonjolkan atau menguatkan personalitasnya sebagai seniman. Kuatnya pengaruh yang di miliki seorang seniman, gaya-gaya individu yang di ciptakan terkadang mampu memberikan perubahan terhadap gaya-gaya kedaerahan yang sebelumnya telah mengakar sangat kuat. Mengemukanya gaya-gaya individu tersebut memberikan dampak yang sangat signifikan dalam perkembangan dunia seni Karawitan Bali. Secara positif hak tersebut tentunya akan memperkaya khasanah seni Karawitan Bali, namu pada sisi lainnya semakin semaraknya muncul gaya individual tersebut gaya-gaya kolektif yang merupakan identitas kedaerahan mulai memudar. Sebagai fenomena umum yang terjadi dalam perkembangan seni Karawitan Bali, pergeseran gaya-gaya ini juga di alami oleh komposisi lelambatan gaya Badung. Berkembangnya daya kreatifitas para seniman, gaya lelambatan yang sebelumnya yang sudah mengakar akhirnya mengalami perubahan karena mengikuti arah perkembangan jaman. Terkait dengan perubahan gaya yang terjadi pada tabuh lelambatan gaya Badung, hal tersebut dilihat dari perkembangan yang terjadi tabuh-tabuh lelambatan yang digarap dan disajikan oleh para seniman-seniman Badung event Festival Gong Kebyar.

Written by in: Tak Berkategori |

Tidak ada komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply

Powered by WordPress | Theme: Aeros 2.0 by TheBuckmaker.com