Tabuh Bebarongan Dongkrak.

Gamelan Bebarongan merupakan salah satu bentuk karawitan Bali yang sangat populer saat ini. Gamelan Bebarongan merupakan suatu barungan madya berlaras pelog (lima nada). Dalam lontar Catur Muni-Muni gamelan ini disebut dengan semara ngadeg. Gamelan ini sering digunakan dalam upacara ritual keagamaan.tabuh petegak bebarongan, yaitu tabuh instrumental yang dimainkan sebelum dipentaskannya tari barong ket maupun drama tari Calonarang, dengan pola-pola ataupun kebiasaan-kebiasaan dari ciri-khas pola permainan gending tersebut dan ketukan yang genap, seperti contoh : satu gong finalis terdiri dari delapan ketukan, masing-masing terdiri dari empat ketukan, empat ketukan satu pukulan klentong dan empat ketukan satu pukulan gong. Dari sini penata membuat suatu ketukan yang tidak konstan atau bisa dibilang tidak tetap ataupun ganjil dari pukulan klentong maupun gong serta diikuti dengan permainan instrumen pendukung lainnya di dalam memainkan gamelan Bali khususnya dalam konteks bebarongan. Kejadian ini menginspirasi penata bagaimana nuansa Bebarongan dengan ketukan genap tersebut dirubah dengan ketukan ganjil dan genap di dalam satu gong finalis. Penata terinspirasi untuk mengolah kebiasaan-kebiasaan konstan menjadi sesuatu petegak bebarongan yang tidak konstan dengan mengolah tempo-tempo genap dan ganjil, namun tetap berpijak pada kebiasaan-kebiasaan tradisi yang sudah ada. Tabuh Bebarongan Dongkrak karya I Wayan Widia S.Skar koleksi pribadi rekaman audio menambah pengetahuan penata sebagai acuan di dalam membuat sebuah karya tabuh bebarongan, di mana tabuh bebarongan Dongkrak masih kental terhadap pola garap tradisi dengan unsur jalinan melodi yang ditonjolkan, sehingga mampu dan mudah untuk dipahami di dalam membentuk sebuah karya tabuh bebarongan. pementasan tabuh bebarongan dongkrak ini di pentasakan pada acara puja wali Pura Sakti Manuaba .Sindu ,Seksari, Lombok.