Gamelan Angklung (Tabuh Deng Deng Lubak)

Gending ini merupakan gending yang berasal dari Sembung Belang, nama pencipta gending ini tidak di ketahui tetapi yang menuangkan pertama gending ini ke sekhe angklung Kembang Gita Kencana adalah sering akrab di panggil Pan Kempul, Gending ini di tuangkan pada tahun sekitar 1965, Gending Deng-Deng Lubak ini memiliki struktur yaitu : Pemungkah, Pengawak, dan Pengecet. Gending ini dapat di pakai dalam berbagai upacara yadanya seperti, upacara Manusa Yadnya contohnya metelu bulanan, mesangih/potong gigi, upacara Pitra Yadnya contoh Ngaben, upacara Pitra yadnya dan Bhuta Yadnya contohnya odalan dan mecaru.
Dalam membawakan gending ini sama seperti yang di bilang oleh petuah petuah angklung termasuk Kak Tantra, dahulunya penabuh gangsa pada gamelan angklung menggunakan panggul gangsa sebagai media pukul. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan tekstur bunyi yang halus/lembut pada gamelan angklung tersebut, tetapi seiring berjalannya waktu hal ini mulai ditinggalkan karena dianggap tidak efektif dalam mencari gending-gending lain yang bersifat kekebyaran.
Jumlah instrumen yang dipakai pada barungan gamelan angklung ini terdiri dari 6 buah gangsa angklung, 6 buah kantil angklung, 2 buah jegog angklung, 2 tunngguh reong yang berisikan 4 pencon pada satu tungguhnya, 1 buah kempul, 1 buah tawa-tawa, 1 buah klenang, 1 buah kecek atau ceng-ceng ricik, 2 buah kendang angklung, 1 buah suling.

Leave a comment

Your email address will not be published.