Gending Gilak “Gargita”

Ide karya 

Karya tabuh gilak ini memiliki ide dari terjadinya sebuah rasa gembira yang timbul dari suatu acara pesta. Karya ini lebih menonjolkan suasana bahagia , damai dan kesenangan.  Dari ketiga suasana tersebut kami mendapatkan inspirasi untuk menuangkan suasana ini kedalam tabuh gilak dengan judul “Gargita”. 

Gargita merupakan suatu ungkapan yang memiliki arti kegembiraan, kebahagiaaan dalam melakukan kegiatan yang kita senangi. Seluruh ide tersebut yang mendasari kami dalam membuat karya ini dengan penuh semangat dan tulus iklas. 

Konsep karya 

Karya ini memiliki konsep tabuh yaitu gilak. Ciri-ciri gilak ditandai dengan adanya pukulan gong, kempur, juga kendang dan instrumen-intrumen lainnya yang dapat mendukung untuk menandai gilak tersebut. Jatuhnya pukulan gong dan kempur juga penting dalam menandakan gilak. Di ide yang sudah kami dapatkan kami mencoba mentrasformasikan ide yang berjudulu “Gargita” tersebut kedalam suatu garapan tabuh gilak. 

Komposisi 

Komposisi tabuh gilak yang akan kami buat ini, baru memiliki bayangan mengenai komposisi struktur tabuhnya. Pada bagian kawitan yang diawali dengan instrumen kendang. Selain itu dalam tabuh ini kami akan memasukan beberapa teknik pukulan seperti teknik ngoncang pada gangsa, teknik norot pada reong, teknik megending pada jublag yang akan membawakan melodi secara utuh, teknik pukulan batu-batu pada kendang dan beberapa ornamentasi atau pepayasan lainnya dengan tetap terikat pola-pola gong gending gilak tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *