Petuding

This post was written by ariswabawa on Juni 2, 2021
Posted Under: Tak Berkategori

Petuding berasal dari kata “tuding” yang artinya tunjuk. Dalam pelarasan gambelan petuding berarti petunjuk nada. Petuding terbuat dari bambu berbentuk segi empat panjang menyerupai bilah gangsa. Petuding biasanya memakai jenis bambu yang diBali disebut “tiing santong” dang „tiing jelempung”. Bambu yang harus kering untuk membuat nada tersebut, boleh mengunakan yang basah tapi harus yang tua(wayah) untuk mencari nada yang di inginkan oleh pemilik gamelan.
Petuding merupakan alat bantu pelarasan suara gamelan Bali yang bisa di gunakan pada instrumen Bali. Pelarasan basa ini di gunakan untuk nada pelog dan selendro. Petuding biasa di gunakan pada pembuat gamelan Bali atau di sebut pande gamelan yang berada di Bali. Dari pande gamelan disaana sudah terbiasa (peka) terhadap suara yang diinginkan oleh si pembeli, dimana petuding ini bisa di buat oleh si pembeli atau di buat oleh pande gamelan Bali.
Jenis-jenis yang bisa dilaras oleh pande gamelan

  1. Gong kebyar
    Gamelan gong kebyar merupakan tipe atau jenis musik gamelan paling umum yang ada dan paling sering dipentaskan di Bali. Secara fisik Gong Kebyar adalah penyederhanaan dari Gong Gede dengan pengurangan peranan atau pengurangan beberapa buah instrumennya
  2. Semar pegulingan
    Semar Pagulingan merupakan salah satu dari 26 jenis gamelan yang memiliki pola garap, warna suara, bentuk lagu, fungsi instrumen dan repertoar gending yang berbeda-berbeda
  3. Selonding
    Gamelan Selonding adalah alat Musik tradisional bali yang usianya lebih tua dibandingkan dengan gamelan-gamelan lainnya yang kini populer dalam kesenian maupun yang digunakan dalam upacara adat dan agama. Gamelan ini merupakan gamelan sakral yang digunakan untuk melengkapi upacara keagamaan di bali.
  4. Gender wayang
    Gender Wayang merupakan barungan alit yang merupakan gamelan Pewayangan Wayang Kulit dan Wayang Wong) dengan instrumen pokoknya terdiri dari 4 (empat) tungguh gender berlaras selendro (lima nada) (Dibia, 1999:108). Keempat instrumen tersebut terdiri dari 2 (dua) buah gender pemade dan 2 (dua) buah gender kantilan.
  5. Baleganjur
    Baleganjur adalah salah satu ensamble gamelan Bali. Istilah ini berasal dari kata Bala dan Ganjur. … Balaganjur kemudian menjadi Baleganjur yaitu suatu pasukan atau barisan yang sedang berjalan, yang kini pengertiannya lebih berhubungan dengan sebuah barungan gamelan.
  6. Gamelan angklung
    Gamelan Angklung Bali merupakan gamelan khas Bali yang sering digunakan untuk mengiringi upacara kematian di Bali. Angklung Bali adalah gamelan yang berlaras selendro dan tergolong barungan madya yang dibentuk oleh instrumen berbilah.
  7. Gamelan rindik
    Rindik merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Bali. Alat musik ini, terbuat dari potongan-potonga bambu pilihan yang sudah di proses untuk disiapkan menjadi bahan pembuatan Rindik. Potongan-potongan bambu tersebut kemudian disusun dengan jarak tertentu sehingga menghasilkan suara dan nada
  8. Gamelan gambang
    Gamelan Gambang adalah salah satu gamelan Bali yang tergolong langka. Dari pengelompokan gamelan Bali, gamelan Gambang termasuk kelompok gamelan tua. Ciri-ciri gamelan tua, yakni tidak terdapatnya instrumen kendang dalam barungannya. Gamelan Gambang merupakan salah satu jenis gamelan Bali yang terbuat dari bambu.
  9. Suling
    Suling sebagaimana dijelaskan dalam Kamus Musik adalah flute tradisional yang umumnya terbuat dari bambu. Secara fisik, suling yang terbuat dari bambu memiliki 6-7 lubang nada pada bagian batangnya dan lubang pemanis (song manis) pada bagian ujungnya.

Link https://youtu.be/BotuGF5IAvk

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address

Next Post:
Previose Post: