Pengenalan komunitas seni dalam bidang karawitan yang ada di Desa Pemecutan Kelod

This post was written by adityaperdana on April 25, 2018
Posted Under: Tak Berkategori

KOMUNITAS

CARAT COBLONG

Jalan Imam Bonjol Br.Tegal Agung Pemecutan, Denpasar Barat.

 

Sejarah singkat

Awal terbentuknya komunitas ini karena ada kegiatan ngayah, yang membuat anggota komunitas berkumpul dan saling mengajak temanĀ  teman yang lain untuk mengisi kekurangan pada suatu instrument. Awalnya komunitas ini bernama Ksatria Dwi Tunggal yang berada di bawah naungan Jero Gelogor Pemecutan, namun karena adanya masalah kepengurusan yang membuat komunitas ini merubah nama menjadi Carat Coblong. Nama Carat Coblong di dapat dari sarana upakara yang biasanya tidak bisa di pisahkan.

Tujuan

Adapun tujuan yang dimiliki dari komunitas ini adalah :

  • Untuk tetap melestarikan seni dan budaya Bali.
  • Membantu anggota komunitas untuk menjalankan upacara yadnya.
  • Mengisi waktu kosong anggota dengan hal yang positif.
  • Membantu anggota komunitas mencari uang tambahan ( pekerjaan sampingan ).
  • Mempererat tali persaudaraan sesama anggota komunitas.

Materi/modal

a.Secara fisik :

  • 30 set udeng dan saput batik.
  • 30 baju kemeja hitam.
  • 30 baju kemeja putih.
  • 30 set udeng putih tepi garis hitam.
  • 1 barungan gamelan semarandana.

b.Secara fisik :

  • Skill anggota yang cukup bagus dalam hal menabuh.

Proses

Proses pada umumnya sangat penting dilakukan untuk menunjang suatu hasil yang maksimal. Komunitas ini tidak memiliki jadwal latian yang tetap, namun pada saat akan ada suatu pagelaran atau acara ngayah yang membawakan materi-materi baru dan proses sangat dibutuhkan maka akan diadakan latihan sesuai kesepakatan dan kebutuhan. Di karenakan sebagian anggota punya prioritas kegiatan masing-masing dan komunitas ini hanyalah untuk menjalankan hobby dan menambah penghasilan ( pekerjaan sampingan ).

Produk

Komunitas ini tidak terlalu mementingkan sebuah produk untuk di pasarkan, tidak seperti komunitas atau sanggar lainnya, karena seperti yang di bahas di atas, komunitas ini berkumpul hanya untuk acara-acara ngayah dan event-event tertentu. Namun komunitas ini memiliki beberapa produk ketika ada kebutuhan untuk memproduksi, diantaranya :

  • Tabuh baleganjur bebarongan ( tanpa judul )
  • Tabuh baleganjur Prawireng Laga (diproduksi saat lomba balegajur yang di adakan pemkab badung tahun 2013)
  • Tabuh baleganjur Ksatriyang Mecutan (diproduksi saat lomba balegajur yang di adakan pemkab badung tahun 2014)

Pemasaran

Pemasaran dari komunitas ini dilakukan dari mulut ke mulut, tidak begitu memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk memasarkan jasa dari komunitas ini. Namun walaupun tidak begitu memanfaatkan kemajuan teknologi, komunitas ini sering medapat orderan untuk menabuh pada hari-hari tertentu ( rahinan ).

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address