Archive for June 2011

You are browsing the archives ofJune, 2011 | Blog Institut Seni Indonesia Denpasar - Part 2.

Hubungan Hari Raya Nyepi Dengan Kesenian

Hubungan Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Umat Hindu Di Bali dengan Kesenian Hari raya suci Umat Hindu yang umum dirayakan adalah : Nyepi, Galungan, piodalan, Sarasvati puja, Sivaratri puja dan sebagainya. Diantara pelaksanaan hari raya suci tersebut yang paling menonjol adalah hari raya Nyepi jatuhnya dalam periode waktu satu tahun sekali tepatnya pada tahun baru saka. […]

Gamelan Sebagai Orkestra fleksibel dalam konteks globalisasi

Gamelan sebagai Orkestra Fleksibel Dalam Konteks Globalisai Pementasan seni pertunjukan dengan medium ungkap bunyi-bunyian atau suara dari instrumen dan suara manusia (vocal) termasuk paduannya disebut karya seni musik. Hal ini dapat terasa atau terdengar ke dalam satu paduan yang harmonis dan tidak dapat dipisahkan jalinannya antara bunyi satu instrumen dengan instrumen lainnya yang menjadi satu […]

Gambelan Gong Kebyar

1. Bentuk Fisik Gambelan Gong Kebyar Gamelan Gong Kebyar sebagai perangkat/barungan yang berlaraskan pelog lima nada, secara fisik dapat dibedakan menjadi dua model. Pertama, bentuk fisik daun gamelan yang berbentuk bilah dan berbentuk pencon terbuat dari kerawang. Kerawang adalah campuran antara timah murni dengan tembaga (Rembang, 1984/1985 : 8). Kadang-kadang gamelan Gong Kebyar juga dapat […]

TARI BARIS KETEKOK JAGO

v Iwayan Agus Darmayasa Menurut informasi para sesepuh dan penglingsir yang ada di wilayah Br.tanggun titi,tonja, menyebutkan sekitar tahun 1938 masyarakat/krama Br.tanggun tii,akan mengadakan upacara memungkah,pemlaspas dan pedudusan agung di Pura Kebon Boni, Maka pada saat itulah,awal terbentuk nya sekaa Baris ketekok jago,dan untuk lebih cpatnya para pnari memahami tarian baris ketekok jago,maka diadakan upacara […]

BANJAR TANGGUNTITI

A.visi dan misi Banjar Tangguntiti tonja denpasar Banjar Tangguntiti adalah organisasi adat yang didasari oleh konsep tri hita karana agar bisa mendapatkan atau menemukan tujuan-tujuan adat antara lain : mensejahterakan warga Banjar Tangguntiti tonja (karma banjar),menjaga keseimbangan sekala dan niskala dan menemukan kesejatraan lahir maupun batin maka dari itu dibuatlah awig-awig (aturan) untuk mengikat semua […]

Tentang saya

NAMA :IPUTU ADI MAHARTA KUSUMA NIM : 201002046 JUR   : SENI KARAWITAN AGAMA : HINDU STATUS  : MAHASISWA ISI DENPASAR UMUR  : 19 TH. TTL : 26 03 1992

Tentang saya

adimaharta

Asal mula berdirinya suatu Br TATASAN.

Lurah kepandean menurunkan putra 3 orang antara lain adalah: I Tatasan (Jenak) di Tatasan Badung. 2.    I Tusan    (Jenak) di Tusan Klungkung. 3     I Putih Dahi (Jenak) di Budaga Klungkung. Dari disinilah I tatasan disebutkan dalam prasasti Pura Kawitan Dalem Pande Majapahit menyebutkan warganya yang ada di sekitar lingkunggan pura tersebut membuat suatu bale banjar […]

TRADISI UPACARA MAKOTEK BAGI MASYARAKAT HINDU DI DESA MUNGGU KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG

Istilah makotek muncul karena terjadinya parade senjata yang diselingi perang-perangan dengan tongkat yang dipukul atau dikotekkan kepada tongkat yang lain, sehingga menimbulkan suara yang berbunyi tek, tek, tek … yang ramai. Dari suara tersebut serta cara memukulkannya dengan “ngotek” maka timbullah istilah makotek. Upacara makotek dianggap suatu upacara yang paling pokok dalam pencapaian keselamatan. Adapun […]

TRADISI UPACARA MAKOTEK BAGI MASYARAKAT HINDU DI DESA MUNGGU KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG

Istilah makotek muncul karena terjadinya parade senjata yang diselingi perang-perangan dengan tongkat yang dipukul atau dikotekkan kepada tongkat yang lain, sehingga menimbulkan suara yang berbunyi tek, tek, tek … yang ramai. Dari suara tersebut serta cara memukulkannya dengan “ngotek” maka timbullah istilah makotek. Upacara makotek dianggap suatu upacara yang paling pokok dalam pencapaian keselamatan. Adapun […]