Nov
06
2012
0

BIOGRAFI I WAYAN RENDA

I WAYAN RENDA

I wayan renda adalah seorang seniman alam yang lahir di banjar tanguntiti, tonja denpasar utara pada tanggal 12-04-1947

I wayan renda hanya menempuh pendidikan sampai kelas enam sd saja di keranakan tidak memiliki biaya

Keseharian bliau adalah seorang petani, namun kegiatan yang selalu dilakoni adalah kegiatan yang menyangkut tentang seni karawitan, bliau sangat dikenal di beberapa banjar di tonja maupun di kota madya Denpasar sebagai seniman alam (non akademik) yang sangat gemar mengembangkan seni karawitan .

Perjalanan seni I Wayan Renda

Seniman kelahiran 1947 dikenal sebagai pelatih tabuh di br. Pengukuh, di banjar tega desa tonja dan di kota Denpasar. bliau pernah mementaskan suatu pertunjukan di atas kapal pesiar pada thn 1992 bersama ska gong wirajana br. Tangguntiti tonja, dan bliau pernah juga mengikuti festifal tarian tradisional di Jakarta mewakili bali membawakan tarian sakral di pura kebon boni untuk di pentaskan di festifal tersebut bersama ayah bliau alm  I Wayan kebut pada tahun 1988.

Demikan biografi singkat dari seorang seniman alam yang menurut saya sangat berperan dalam perkembangan seniman di kota Denpasar khususnya pada Desa Tonja.

Written by in: Tulisan |
Nov
05
2012
0

SEJARAH GAMBELAN SEMAR PEGULINGAN DI BANJAR BANTAN POH PENATIH DENPASAR TIMUR

 

       Semar Pagulingan adalah sebuah gamelan yang berasal dari Pulau Bali,   gamelan ini adalah tergolong barungan madya. Semar Pagulingan merupakan gamelan rekreasi untuk istana raja-raja zaman dahulu. Biasanya dimainkan pada waktu raja-raja akan kepraduan (tidur). Gamelan ini juga dipergunakan untuk mengiringi tari -tarian dan Gandrung yang semula dilakukan oleh abdi raja-raja kraton. Semar Pagulingan memakai laras pelog 7  nada, terdiri dari 5 nada pokok dan 2 nada pamero.

          Sejarah Keberadaan gambelan Semar Pagulingan di Banjar Batan poh Penatih  sudah ada sejak tahun 2000 tepatnya pada tanggal 23 – 09 – 2000. Pada awalnya di Banjar Batan Poh tidak memiliki barungan gambelan sama sekali di keranakan saat itu sedikit orang yang bisa memainkan gambelan di Banjar sedangkan jika ada keperluuan agama ( dewa yadnya) Banjar selalu mencari gambelan di Banjar sebelah yaitu di Banjar Paang Kelod untuk sedianya ngayah di Banjar Batan Poh pada suatu saat Banjar Batan Poh membuat proposal kepada pemerintah provinsi Bali agar sudi membrikan bantuan sebuah barungan gong untuk membuat generasi pemuda agar bisa memainkan gambelan di Banjar  dan bisa di fungsikan untuk keperluuan upacara adat di Banjar Batan Poh maupun di Desa penatih.

         Pemerintah provinsi Bali pada tahun 2000 membrikan sebuah barungan gambelan semar pagulingan di Banjar Batan Poh  masyarakat sangat antusias menyambut barungan gambelan semar pagulingan, menariknya pada gambelan semar pagulingan yang  ada di Banjar Batan Poh tungguh ( PLAWAH ) gambelan sangat ringan, gambelan ini terdiri dari empat gangsa, empat kantil, dua jublag, dua jegog, satu trompong,satu buah klenang, satu buah klentong,  dua buah gender rambat, dua buah gong ( lanang-wadon  ), satu buah kempur, satu buah gajar krentengan, satu buah kecek, satu buah gentorang, dan duah buah kendang prumpungan (lanang- wadon). Menurut I Gde Arsana s.sn pelatih gambelan semar pagulingan di Banjar Batan Poh pada gong wadon dan kempur dulunya adalah instrument gambelan yang berada di pura panti sebuah gong dan kempur yang di anggap sakral oleh masyarakat pada waktu odalan gong dan kempur ini selalu berbunyi sendiri tanpa ada orang yang memainkan . maka dari gong dan kempur dijadikan satu pada gambelan semar pagulingan oleh kerana  itu pada barungan gambelan semar pagulingan di Banjar Batan Poh memiliki dua buah gong dan satu buah kempur.

Gambelan Semar Pagulingan yang ada di Banjar Batan poh Penatih di fungsikan sebagai sarana kegiatan upacara adat (dewa yadnya dan manusa yadnya) yang ada di lingkungan banjar atau desa. sedangkan jika ada keperluan untuk ngayah di luar desa barungan gambelan sangat bisa atas persetujuan dari Bendesa adat Batan poh

Demikian sejarah dari gambelan semar pagulingan yang ada di Banjar Batan Poh Desa Penatih Denpasar timur.

 

Written by in: Tak Berkategori |
Mei
28
2012
0

komentar video tabuh kreasi angklung kebyar banyumas

TABUH KREASI ANGKLUNG KEBYARBANYUMAS DI DESA MAS UBUD GIANYAR

YouTube Preview Image

TABUH KREASI ANGKLUNG KEBYAR BANYUMAS

DI DESA UBUD GIANYAR

Tabuh kreasi Angklung kebyar Banyumas adalah merupakan salah satu gending tabuh kreasi yang ada di Desa Mas Ubud gianyar. Tabuh kreasi ini di pentaskan dalam rangka pesta kesenian bali yang di laksanakan di art center denpasar. Tabuh kreasi Banyumas yang di buat oleh bapak I wayan Darya adalah suatu tabuh kebyar angklung kreasi duta kabupaten gianyar untuk PKB.

 

Komentar video Tabuh kreasi Angklung kebyar Banyumas

 

Dari suara sound system, dalam video ini suara jegog tidak kedengaran dengan jelas, suara gong juga tidak kedengaran, suara kendang  pun juga tidak jelas kedengarannya dan suara gangsa terlalu keras.

Kemudian penaruhan instrument kurang kreatif . Selain itu dari segi pengambilan gambar juga kurang bagus dan tidak merata pemainnya kelihatan, setingan lampunya kurang bagus dan kualitas gambar kurang bagus.

Dari segi kualitas gambar yang saya liat sudah bagus dan terang kemudian suara instrumen reong terlalu keras menutupi suara jegog yang ada di belakang

Penempatan mikrofunnya kurang bagus, mikrofunnya cuma diletakan di instrumen suling, reong , gangsa oleh kerana itu instrumen ini yang paling jelas kedengaran dalam video ini.

Dalam video tabuh angklung ini saya dapat membrikan solusi penaruhan mikropun kurang memadai kurang ditambah lagi, kualitas penampilan gambar sudah bagus akan tetapi orang-orang yang menabuh pada video ini kurang merata yang kelihatan pada gambar video ini.

 

Sekian komentar saya, yang bisa saya ungkapi kalau ada kesalahan atau kekurangan kata-kata yang tidak cocok di hati anda saya mohon maaf dengan sebesar-besarnya, Ini cuma murni dari analisa saya mungkin pendapat orang lain berbeda-beda jadi saya mohon maaf. Tidak lupa saya ucapkan trimakasih.

 

Written by in: Tak Berkategori |
Apr
02
2012
0

barungan gambelan geguntangan

BARUNGAN GAMBELAN GEGUNTANGAN

 

 

    Gambelan Geguntangan adalah sebuah barungan gambelan kecil atau sebuah barungan gambelan alit yang terdiri dari 7 – 10 instrumen-instrumen gambelan. Awal munculnya gambelan geguntangan ini sendiri pada tahun 1970 dengan seiringan kemunculan gambelan semarpagulingan, gong suling dan geguntangan ini.

Pertamanya gambelan geguntangan ini sendiri menjadi satu dengan gambelan gong suling, akan tetapi seiringan dengan perkembangan pakem atau fungsi gambelan-gambelan yang ada di pulau bali gambelan geguntangan ini pun menjadi sebuah gambelan pengiring darma githa atau sesantiaan pupuh kekidungan untuk mengiringi upacara dewa yadnya. Jadi fungsi utama dari barungan gambelan geguntangan ini sendiri adalah sebagai pengiring darma githa.

Menurut kasifikasai barungan gambelan geguntangan diatas ada  beberapa instrument-instrumen gambelan yang di mananya terdapat instrument gambelan perkusif atau di pukul mennggunakan alat ( panggul) dan ada pula instrument gambelan yang di tiup. Intrumen- istrumen gambelan geguntangan ini pun terdiri dari 7-10 instrumen gambelan.

Instrumen –instrumen gambelan perkusif atau di pukul dengan menggunakan alat (panggul) yaitu sebagai berikut : instrumen kendang prumpungan ( lanang-wadon), gajar tiying (guntangan), gajar krentengan, kecek, klenang, tawe-tawe dan jegogan ( gong pulo) sedangkan kan instrumen gambelan yang berupa di tiup yaitu : suling atau seruling yang terdiri dari 2 macam jenis yaitu suling kecil dan suling besar.

Mengikuti teknik permainnanya instrument-instrumen gambelan geguntangan di atas mempunyai teknik-teknik permainan yang berbeda-beda pula. Teknik-teknik tersebut akan menyebabkan setiap kelompok instrument memiliki bunyi atau warna suara yang berbeda dari setiap istrumen.

Klasifikasi dari teknik-teknik permainan dari setiap instrumen gambelan geguntangan adalah sebagai berikut :

Instrument kendang perumpungan yaitu sebuah instrument yang terbuat dari kulit yang di cencang. Kendang pada umumnya di pulau bali ada beberapa jenis kendang dari ukuran yang besar sedang sampai kecil, sedangkang instrument kendang perumpungan ini sendiri termasuk dalam ukuran kendang sedang, kendang prumpungan ini sendiri ada 2 jenis yaitu kendang perumpungan lanang dan kendang perumpungan wadon, cara memainkan kendang perumpungan ini sendiri dengan menggunakan tangan sendiri warna suara yang di hasilkan dari kendang perumpungan ini sendiri adalah pak,peng,pung,dit, dll.

Instrument gajar tiying ( guntangan) yaitu sebuah instrument yang terbuat dari bambu yang di lubangi menyerupai kulkul yang ada di bali. Cara memainkan instrument ini sendiri dengan menggunakan alat (panggul) yang menyerupai panggul rindik. Fungsi dari instrument gajar tiying(guntangan) ini sebagai pembawa tempo di setiap gending atau lagu.

Instrument gajar krentengan yaitu sebuah instrument yang terbuat dari krawang yang sama dengan gajar di barungan gambelan palegongan. Cara memainkan instrument gambelan gajar krentengan ini sendiri dengan menggunakan alat (panggul). Fungsi gajar krentengan ini adalah sebagai memperkaya irama gambelan.

Instrument kecek atau ceng-ceng yaitu sebuah instrument yang terbuat dari krawang seperti lempehan-lempehan yang berbentuk seperti piring. Cara memainkan kecek atau ceng-ceng ini sendiri dengan cara di pukul menggunakan cakup kecek itu sendiri. Fungsi dari kecek ini sendiri memperkaya irama gending pada gambelan,

Instrument klenang yaitu sebuah instrument gambelan yang terbut dari krawang yang berbentuk seperti pencon-pencon yang ada pada riyong maupun trompong. Instrument ini pada umumnya bernada ndang. Cara memainkan klenang ini dengan cara menggunakan alat (panggul) yang seperti panggul reyong. Fungsi dari instrument klenang ini yaitu untuk memperkaya irama pada gending geguntangan.

Instrument tawe-tawe yaitu sebuah instrument yang terbuat dari krawang yang menyerupai tawe-tawe pada umumnya yang dipkai pada barungan gambelan beleganjur. Cara memainkan tawe-tawe ini dengan cara di pukul dengan alat ( panggul ). Fungsi dari tawe-tawe ini sendiri yaitu untuk memperkaya irama gambelan.

Instrument jegogan( gong pulo) yaitu instrument yang berbilah seperti jegog gong kebyar pada umumnya tapi pada instrument jegogan (gong pulo) pada gambelan geguntangan Cuma mempunyai bilah nada 2 yaitu ndang dan ndung. Cara memainkan instrument jegogan (gong pulo) yaitu dengan menggunakan panggul jegoggan pada umumnya akan tetapi di jadikan satu. Fungsi dari instrument jegogan ( gong pulo ) yaitu  sebagai finalis pada gambelan geguntangan

Instrument suling yaitu instrument yang terbuat dari bamboo. Cara memainkan instrument suling ini yaitu dengan cara di tiup (ngupin). Suling dapat di bedakan menjadi 2 macam yaitu suling besar dan suling kecil. Fungsi utama dari instrument suling ini yaitu sebagai pemanis sebuah gending (lagu) pada barungan gambelan geguntangan.

 

 

 

 

Written by in: Tak Berkategori |
Apr
02
2012
0

Barungan Gambelan Geguntangan

BARUNGAN GAMBELAN GEGUNTANGAN 

         Gambelan Geguntangan adalah sebuah barungan gambelan kecil atau sebuah barungan gambelan alit yang terdiri dari 7 – 10 instrumen-instrumen gambelan. Awal munculnya gambelan geguntangan ini sendiri pada tahun 1970 dengan seiringan kemunculan gambelan semarpagulingan, gong suling dan geguntangan ini

       Pertamanya gambelan geguntangan ini sendiri menjadi satu dengan gambelan gong suling, akan tetapi seiringan dengan perkembangan pakem atau fungsi gambelan-gambelan yang ada di pulau bali gambelan geguntangan ini pun menjadi sebuah gambelan pengiring darma githa atau sesantiaan pupuh kekidungan untuk mengiringi upacara dewa yadnya. Jadi fungsi utama dari barungan gambelan geguntangan ini sendiri adalah sebagai pengiring darma githa.

       Menurut kasifikasai barungan gambelan geguntangan diatas ada  beberapa instrument-instrumen gambelan yang di mananya terdapat instrument gambelan perkusif atau di pukul mennggunakan alat ( panggul) dan ada pula instrument gambelan yang di tiup. Intrumen- istrumen gambelan geguntangan ini pun terdiri dari 7-10 instrumen gambelan.

       Instrumen –instrumen gambelan perkusif atau di pukul dengan menggunakan alat (panggul) yaitu sebagai berikut : instrumen kendang prumpungan ( lanang-wadon), gajar tiying (guntangan), gajar krentengan, kecek, klenang, tawe-tawe dan jegogan ( gong pulo) sedangkan kan instrumen gambelan yang berupa di tiup yaitu : suling atau seruling yang terdiri dari 2 macam jenis yaitu suling kecil dan suling besar.

        Mengikuti teknik permainnanya instrument-instrumen gambelan geguntangan di atas mempunyai teknik-teknik permainan yang berbeda-beda pula. Teknik-teknik tersebut akan menyebabkan setiap kelompok instrument memiliki bunyi atau warna suara yang berbeda dari setiap istrumen.

 Klasifikasi dari teknik-teknik permainan dari setiap instrumen gambelan geguntangan adalah sebagai berikut :

         Instrument kendang perumpungan yaitu sebuah instrument yang terbuat dari kulit yang di cencang. Kendang pada umumnya di pulau bali ada beberapa jenis kendang dari ukuran yang besar sedang sampai kecil, sedangkang instrument kendang perumpungan ini sendiri termasuk dalam ukuran kendang sedang, kendang prumpungan ini sendiri ada 2 jenis yaitu kendang perumpungan lanang dan kendang perumpungan wadon, cara memainkan kendang perumpungan ini sendiri dengan menggunakan tangan sendiri warna suara yang di hasilkan dari kendang perumpungan ini sendiri adalah pak,peng,pung,dit, dll.

            Instrument gajar tiying ( guntangan) yaitu sebuah instrument yang terbuat dari bambu yang di lubangi menyerupai kulkul yang ada di bali. Cara memainkan instrument ini sendiri dengan menggunakan alat (panggul) yang menyerupai panggul rindik. Fungsi dari instrument gajar tiying(guntangan) ini sebagai pembawa tempo di setiap gending atau lagu.

            Instrument gajar krentengan yaitu sebuah instrument yang terbuat dari krawang yang sama dengan gajar di barungan gambelan palegongan. Cara memainkan instrument gambelan gajar krentengan ini sendiri dengan menggunakan alat (panggul). Fungsi gajar krentengan ini adalah sebagai memperkaya irama gambelan.

           Instrument kecek atau ceng-ceng yaitu sebuah instrument yang terbuat dari krawang seperti lempehan-lempehan yang berbentuk seperti piring. Cara memainkan kecek atau ceng-ceng ini sendiri dengan cara di pukul menggunakan cakup kecek itu sendiri. Fungsi dari kecek ini sendiri memperkaya irama gending pada gambelan,

          Instrument klenang yaitu sebuah instrument gambelan yang terbut dari krawang yang berbentuk seperti pencon-pencon yang ada pada riyong maupun trompong. Instrument ini pada umumnya bernada ndang. Cara memainkan klenang ini dengan cara menggunakan alat (panggul) yang seperti panggul reyong. Fungsi dari instrument klenang ini yaitu untuk memperkaya irama pada gending geguntangan.

           Instrument tawe-tawe yaitu sebuah instrument yang terbuat dari krawang yang menyerupai tawe-tawe pada umumnya yang dipkai pada barungan gambelan beleganjur. Cara memainkan tawe-tawe ini dengan cara di pukul dengan alat ( panggul ). Fungsi dari tawe-tawe ini sendiri yaitu untuk memperkaya irama gambelan.

           Instrument jegogan( gong pulo) yaitu instrument yang berbilah seperti jegog gong kebyar pada umumnya tapi pada instrument jegogan (gong pulo) pada gambelan geguntangan Cuma mempunyai bilah nada 2 yaitu ndang dan ndung. Cara memainkan instrument jegogan (gong pulo) yaitu dengan menggunakan panggul jegoggan pada umumnya akan tetapi di jadikan satu. Fungsi dari instrument jegogan ( gong pulo ) yaitu  sebagai finalis pada gambelan geguntangan .

          Instrument suling yaitu instrument yang terbuat dari bamboo. Cara memainkan instrument suling ini yaitu dengan cara di tiup (ngupin). Suling dapat di bedakan menjadi 2 macam yaitu suling besar dan suling kecil. Fungsi utama dari instrument suling ini yaitu sebagai pemanis sebuah gending (lagu) pada barungan gambelan geguntangan.

 

 

 

Written by in: Tak Berkategori |

Powered by WordPress | Theme: Aeros 2.0 by TheBuckmaker.com