studi lapangan seni sakral

SENI SAKRAL

DALAM KEBUDAYAAN BALI

Judul               : FilsafatSeniSakralDalamKebudayaan Bali

Pengarang       : I MADE YUDABAKTI dan I WAYAN WATRE

Penerbit           : PARAMITA Surabaya

Tebal               : 120 halaman

 

SeniSakraladalahsebuahkesenian yang lahirnyadariperjuangan rasa baktimanusiauntukdipersembahkankehadapanTuhan Yang MahaEsa.Demikianbesar rasa baktimanusia, laludiwujudkandalambentukkaryasenisepertitari, tabuh, suara, senirupa, danpedalangan.Untukmenguatkanperjuanganbaktimerekapadaleluhurdan Ida Sang HyangWidhiWasa, hasilkaryaseni yang berhasilmerekawujudkandiperkuatdalamsebuahmetologiatausejarah.Sehinggaseniituselalumenjadisakralsepanjangmasa.Semuakaryaseni yang merekaanggapsakraldituangkandalambeberapalontarseperti : PurwagamaSesana, Barong Swari, Usana Bali, Japa Kala, Kala Purana, TantuPagelaran, Kecacar, Dharma Pewayangan, Siwanataraja, dan lain sebagainya. Lalu, bagaimanajikakalaukeseniansakraljikatidakbersumberpadatatwa agama?ApafungsiseniSakral? Apaterkaitdenganfilsafat? Hal-halituakandibahasdalambuku yang ditulisoleh I Made Yudabaktidan I WayanWatra, FilsafatSeniSakraldalamKebudayaan Bali.

Di dalambukuinitidakhanyamemberitahukantentangsenisakralpadapembaca.Namunjugamemberitahukanfilsafatseni, pengertianseni, fungsikesenian, sejarah/ sumbersenisakraldanjenis-jenissenisakral.Bukuinipatutdiacungijempolkarenaberkatbukuini, banyakpendapatdarimasyarakatatausipembaca yang mengakuibahwabukuini, bisamemeberikanpenegetahuanpadamasyarakatawammengenaisenisakral, mulaidarilatarbelakang,  sejarahdanseluruhkeseniansakral yang ada di Bali.

Meskipenulistidakmembuatsemuatentangseni, tapiada yang dijadikanbeberapapoin, makadariitujustrulebihmudahbagisipembacauntukmemahamiisidaribukutersebut, danmudahdicerna.  Kelebihanlaindaribukuiniyaitudilengkapijugadengangambarsenisakral. Seperti: gambar-gambartarian-tariansakral yang di pentaskanpadasaatupacara agama Hindu, danjugagambartokohpewayangan yang adapadaceritasakral (sapulegerdansudhamala) yang bisamembuatpembacamenjaditertarikuntukmembacanyadansipembacamengetahuitokoh-tokoh yang adadalamsenisakral. Jadi, pembacatidakmerasabosankalamembacabukuini.

Dalambukuinidisuguhkanbeberapapedomanmengenaisumberdarisenisakraltersebut.Seperti: diambildarilontar Barong Swaridisebudkanataudisinggunkantentangterjadinyatarian Barong, Telek, danTopeng. LontarKecacardanTantuPegelarandisebutkantentangmithologitariSanghyangDedari.LontarPrakempadisebutkansemuabarungan gamelan mempunyaifungsi yang berlainansesuaidengantempat, waktu, dankondisi.Dan lontar yang lainnya yang berkaitandengansenisakral.

Dalambukuinidijelaskanjugamengenaitigafungsiseni, yakniseperti: SeniWali, yaituseni yang dipentaskankhususpadaharisuci, tempatsucidanbagianseninyatelahditentukanolehsuatukeputusansastra, seperti :TariRejang, Pendet, Sanghyang, Baris, danWayangSapuleger. SeniBebali, yaituseni yang dipentaskanuntukmengiringiupacarayadnya di Pura-puraatau di luarPura.CirikhaskesenianBebaliadalahpentasseni yang memakailakon.Adapusenitersebutantara lain: SeniPewayangan, Topeng, sertaberbagaiseni yang diciptakanberlandaskanketigasenitersebut di atas. SeniBalih-balihan, yaituseni yang mutlakdiperuntukansebagaihiburanatautontonanmasyarakat. Adapunsenitersebutantaralainadalahsemuacabangseniselain yang tersebutpadabutir di atas (butirSeniWali, danBebali).

Bukuinipadabagianakhirnyajugadilengkapidengankesimpulantentangisibukudariawalsampaiakhirdirangkummenjadiduahalaman.Namun, di sisikekuranganpadabukuini, penuliskurangmenjelaskansecara detail tentangKarawitan yang mengiringipementasansenisakraltersebut.Penulishanyamenuliskantentangfilsafattersebut.

Denganmemahamifungsikesenian Bali secarabenar, makaakandiketahui pula beberapajumlahjenis-jeniskesenian Bali dalamsetiapcabangseni. Jenisseni di Bali sangatlahbanyakdanberanekaragam. Yang termasukjenistersebutadalahsepertiSeniTari (Pedet, Rejang, Sanghyang, Baris), Wayang (WayangLemah, WayangSapuleger, WayangSudamala), TopengSidhakarya (Pajegan), SeniKarawitan ( Gong, Angklung, Saron, Gambang, Selonding, SemarPagulingan, Gender Wayang), SeniRupa (LukisParba, Pratima, Senjata/ Keris/ Tombak).

Dari sekianbanyakdijelaskan, menurutpendapatsaya, sajian yang dijelaskandalambukuinisangatlahmenarik, di manadijelaskansenisakral yang ada di Bali, sejarah/ sumbersenisakral, fungsikesenian Bali,  jenis-jeniskesenian Bali di dalambuku “FILSAFAT SENI SAKRAL DALAM KEBUDAYAAN BALI”.

 

Leave a Reply