0

Tugas Book Review

Posted by rudyprattama on Jul 12, 2010 in Tulisan

1.         Pentas Seni Ritus Bali oleh Kadek Suartaya (2007). Buku ini diterbitkan oleh Arti Foundation.  Buku ini memberikan sebuah gambaran tentang definisi bale banjar secara umum dan fakta bahwa drama calonarang selalu diminati umat Hindu.

Buku ini juga memberikan apresiasi terhadap masyarakat di Bali bahwa pentas seni yang bernilai sakral maupun hanya sekedar pertunjukan sesaat itu memiliki perkembangan juga sesuai perkembangan jaman.

2.         Saput Poleng Dalam Kehidupan Beragama Hindu di Bali oleh I Ketut Rupawan (2008). Buku ini diterbitkan oleh Pustaka Bali Post. Buku ini memberikan pengertian bahwa sadar atau tidak disadari masyarakat Bali pada umumnya sangat memerlukan dengan yang namanya saput poleng. Tidak terlepas juga dari gamelan tektekan, unsur saput poleng memang sangat dibutuhkan.

Buku ini sangat menarik perhatian saya karena penelitiannya menurut saya sangat “berani” (berani untuk mencoba meneliti hal yang belum pernah diteliti). Buku ini akan sangat bermanfaat untuk penelitian-penelitian di Bali.

3.         Mendebat Bali oleh Putu Setia (2006). Buku ini diterbitkan oleh PT. Pustaka Manik Geni. Buku ini berisi tentang bermacam-macam permasalahan yang ada di Bali yang dirangkum sedemikian rupa. Salah satu permasalahan yang diuraikan adalah sekaa sebunan yang kaitannya dengan tektekan pada jaman dahulu.

Buku ini menceritakan tentang permasalahan perjalanan kebudayaan Bali hingga terjadinya bom kuta. Berbagai permasalahan yang diangkat dari permasalahan agama, adat istiadat disetiap desa, hingga permasalahan dengan alam niskala.

4.         Esensi Bunyi Gamelan dalam Prosesi Ritual Hindu oleh I Ketut Donder (2005). Buku ini diterbitkan oleh Paramita. Buku ini menceritakan tentang bagaimana bunyi gamelan itu sangat memiliki makna filosofis-teologis. Selain itu juga memiliki manfaat psikologis dan sosiologis.

Selain itu, buku ini berusaha untuk menguraikan ajaran Hindu secara rasional agar masyarakat luas tahu dan mengerti bahwa agama Hindu itu adalah agama yang rasional dan ilmiah. Ketidakmampuan untuk mengilmiahkan agama Hindu bukan berarti agama Hindu itu tidak ilmiah tetapi semata-mata kita belum memiliki pengetahuan ilmiah untuk hal itu.

5.         Ajeg Bali Sebuah Cita-cita oleh Bali Post (2004). Buku ini adalah buku terbitan Bali Post yang merupakan hadiah ulang tahun Bali Post kepada masyarakat Bali yang ke-55. Disini Bali Post menyuguhkan wacana-wacana yang telah terjadi beberapa tahun belakangan ini.

Sebuah sindiran kepada semua pihak yang hanya mengucapkan kata Ajeg Bali, namun pada kenyataannya tidak berbuat banyak terhadap apa yang diucapkan. Hal ini diangkat tujuannya agar masyarakat sadar dengan apa yang sering diucapkan.

 
0

Ketika susahnya kehidupan

Posted by rudyprattama on Apr 8, 2010 in Isi Hati

Ketika langit berselaput awan gelap
Membawa hujan ke pelukan ibu pertiwi
Bercampur amarah ku terdiam
Menatap air tersangkut dahan yang rapuh
Mengguyur jalan layaknya prajurit berseragamkan badai
Tak kunjung henti
Ku tinggalkan pergi
Melanjutkan perjalanan tuk mencari sesuap nasi

By : @joes

 
0

Ungkapan Hatiku

Posted by rudyprattama on Apr 7, 2010 in Isi Hati

Seorang pujangga cinta belum tentu sempurna dimata wanita

Setangkai bunga cinta belum tentu selamanya indah dihati mereka

Sepasang merpati putih belum tentu akan bersama selamanya

Namun,…

Walau hanya berbekal segenggam cinta yang tulus dari dalam hati,

Tak akan aku sia – siakan tali cinta kasih yang selama ini telah menghiasi lembaran kehidupanku dengan penuh cinta dan kasih sayang…

By :  @joes

 
0

Jati Diriku

Posted by rudyprattama on Apr 7, 2010 in Isi Hati

Ada yang kurang dalam diriku

Entah itu apa…

Ku tak tau…

Mencoba tuk berpikir sejenak

Tentang apa yang telah aku lakukan

Sangat rumit dan menjengkelkan

Terasa sangat gila

Huh,, dimana jati diriku yang sebenarnya…?

Dimana harus ku cari kawan?

Apakah salah ku bertanya?

Apa aku harus lari ke hutan, atau ke pantai?

Terbisik kecil sentilan kata dalam hatiku

Menjawab tanya yang ku beri

Jati diri tak lain dari dirimu sendiri kawan.

By :  @joes

 
0

Hei, Aku Bukan Seperti yang Mereka Kira

Posted by rudyprattama on Apr 7, 2010 in Isi Hati

Terdiam dalam suasana kegalauan dunia

Ingin tunjukkan diri tuk menjadi lebih baik

Namun seakan ku berteriak dan menjerit di antara banyaknya manusia

Yang ku harap hanyalah mimik sesosok wajah yang peduli akan kehadiranku disini

Tapi,… apa daya ku berteriak,..

Semua membisu seolah tak mendengar…

Ada apa dengan semua ini…???

Seraya bagaikan budak kecil yang tak berdaya dimata mereka

Tak ada yang menghiraukan diriku

Begitu menusuk dalam hati

Betapa sakitnya…

Rasa ini ingin brontak

Tuk menunjukkan bahwa aku tak seperti yang mereka kira

By :  @joes

Copyright © 2017 rudyprattama All rights reserved. Theme by Laptop Geek.