Posts Tagged ‘penempatan mic pada semar pagulingan’

penempatan microphone pada barungan gamelan semara pagulingan

Tulisan | Posted by putudyantara
Nov 19 2013

Jenis serta penempatan microphone dalam tiap instrumen gamelan Bali adalah suatu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan demi kualitas suara yang maksimal dan sesuai harapan. Penempatan microphone dewasa ini sering disepelekan padahal hal ini sangat perlu diperhatikan karena dapat membuat penampilan atau perform menjadi lebih baik atau malah menjadi kendala yang membuat kualitas suara gamelan tidak bagus. Berikut ini adalah beberapa jenis microphone yang cocok untuk gamelan Bali.

 

  1. Condenser Microphone : mic ini mempunyai karakter yang sangat sensitive dan akurat dengan polarity yang diatur dengan kondisi ruangan. ECM atau Electric Condenser Microphone atau biasa juga disebut mic kondenser adalah microphone yang terbuat dari lempeng konduktor tipis membentuk sebuah kapasitor yang dapat berubah-ubah nilai kapasitasnya sesuai dengan getaran suara yang diterima. Jenis microphone ini bentuknya bisa sangat kecil sekali (sekitar 5-3mm) sehingga cocok digunakan pada peralatan elektronik kecil2 seperti ponsel, walkman, handycam, head set atau headphone yang dilengkapi microphone dan sebagainya.

 

 

  1. Dynamic Microphone dalam prinsipnya pemungut suara dynamic mempunyai sytem imbasan elektromagnetik dalam rangka menghasilkan suatu isyarat keluaran atau output, dengan mempunyai keunggulannya adalah tahan cuaca lembab, mampu untuk frekuensi yang mempunyai tekanan tinggi (spl tinggi), frekuensi respon baik, tidak memerlukan batrei

 

 

sangat populer dipakai untuk karakteristik akustik instrument yang mana mempunyai polarity yang terbatas dan bisa menerima signal yang sangat kuat seperti drumset, amplifires, dan beberapa vocal has atau tua serta unik

Dynamic Miccrophone dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu  ribbon microphone dan moving coil microphone.

a)      Ribbon Microphone cara kerja dan prinsipnya sama dengan Moving Coil, dalam hal ini yang berbeda adalah konstruksi dan bahan. Pada ribbon lipatan pita atau ribbon berfungsi juga sebagai membran/diaphragm.

b)      Coil Microphone ini terdiri dari kumparan kawat, membran/diaphragm, dan magnet. Jika membran bergetar akibat tekanan gelombang suara maka akan menggetarkan kumparan yang terpasang mengelilingi magnet, sehingga kumparan terjadi induksi medan magnet, dan menghasilkan tegangan listrik. Tegangan listrik yang dihasilkan sebanding dengan energi mekanik yang menggetarkan membran/ diaphragm.

Keterangan :

  1. Microphone untuk instrument jublag dengan posisi stand dengan batang yang tinggi diantara kedua instrument, dengan posisi microphone manghadap kebawah. Microphone yang digunakan adalah tipe kondensor.
  2.  Mic untuk jegogan dengan mic yang sama seperti jublag yaitu kondensor dengan posisi stand tinggi dengan mic mengarah kebawah.
  3. Mic untuk gong. Untuk Mic nya juga bisa menggunakan mic kondensor namun diletakkan di belakang gong dengan arah mic mengarah ke instrument.
  4. Dua microphone untuk kantil. Mic pertama diletakkan diantara kantil 1-2 dan mic kedua diletakkan diantara kantil 3-4. Mic yang digunakan adalah mic tipe kondensor.
  5. Sama halnya dengan microphone pada kantil, empat buah instrument pemade membutuhkan dua microphone, mic untuk pemade adalah mic kondensor.
  6. Mic untuk Suling. Karena suling khususnya suling berukuran besar cenderung bervolume rendah dan sering tidak terdengar secara keseluruhan, maka untuk suling dapat menggunakan mic kondensor maupun mic tipe audio technical . jumlah mic yang dipergunakan adalah satu mic.
  7. Mic untuk instrument rebab. Rebab juga sering tidak terdengar karena dihanyutkan oleh suara keras dari pemade dan instrument lainnya. Untuk rebab kita bisa menggunakan mic audio technical atau mic lainya seperti shotgun microphone, tentu saja dengan perbandingan setelan volume yang lebih tinggi, atau dapat menambah instrument itu sendiri, jumlah mic yang dibutuhkan adalah satu mic.
  8. Mic untuk instrument terompong. Untuk instrument yang satu ini gunakan dua mic karena ukuran instrument yang cukup panjang agar dapat menjangkau tiap suara yang dihasilkan dari pencon-pencon terompong. Mic tipe kondensor dan kedua mic di letakan di depan instrument seperti pada gambar.
  9. Microphone untuk muka kiri kendang, bisa menggunakan mic tipe tom maupun dynamic microphone.

Mic untuk muka kanan kendang bisa menggunakan microphone untuk drum set atau dynamic microphone. Untitled