Bima Sena

Juli 2nd, 2018

Bima sena

Bima  adalah seorang tokoh protagonis yang gagah ,teguh,berani beribawa dan jujur dalam wiracarita mahabratha .Bima di kenal sebagai tokoh pandawa yang kuat bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuhnya ,walaupun sebenarnya  berhati  lembut .Bima  yang berarti pang lima perang.yang lahir dalam keadaan terbungkus yang baru dapat di buka setelah di injak oleh seekor gajah yang bernama gajah sena setelah keluar dari bungkus itu bima mengamuk kepada gajah sena yang telah menginjak – injak tubuh gajah sena itu lalu mati , menyatu dalam tubuh bima  sehingga Bima dijuluki dengan nama bima sena yang kuat tiadatara. Baleganjur kreasi ini penafsiran elemen elemen music seperti ritme,melodi dan dinamika di curahkan penuh dari gambaran watak bima sena.

 

Bali spirit festival

Juli 2nd, 2018

Pulau dewata adalah julukan dari pulau Bali yang menjadi surga bagi para wisatawan yang berkunjung ke pulau Bali. Selain terkenal dengan keindahan alamnya, pulau bali juga terkenal karena keberagaman kesenian dan kebudayaannya. Hal tersebut lah yang menjadi alasan mengapa wisatawan sangat menyukai Pulau Bali dan menjadikan Bali sebagai tujuan wisatanya.

Selain destinasi pariwisata yang beragam, di Bali juga terdapat banyak acara-acara festival yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah disetiap masing-masing daerah yang ada di Bali. Selain bertujuan untuk menambah wisatawan untuk berkunjung ke Bali, acara tersebut juga bertujuan untuk menyediakan wadah bagi para seniman untuk menampilkan sekaligus mempresentasikan karyanya.

Salah satu festival yang akan saya ulas pada kesempatan kali ini adalah acara Bali Spirit Festival. Bali Spirit Festival adalah salah satu festival yang diadakan di Gianyar, Bali. Acara tersebut sudah diadakan sejak tahun 2008. Pada tahun ini, acara tersebut diadakan di Batuan, Sukawati, Gianyar. Acara yang dihelat satu tahun sekali ini bertujuan untuk menyatukan banyak orang yang memiliki kesamaan dalam hal spiritual

 

  1. Deskripsi Bali Spirit Festival.

Bali spirit festival mulai diadakan sejak 10 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2008. Sejarah dari diadakannya festival tersebut bermula ketika industri pariwisata di Bali belum pulih dari dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan dari terjadinya pengeboman di bali pada tahun 2002 dan 2005. Dari hal tersebut lah yang memprakarsai lahirnya ide untuk membuat suatu acara yang inspiratif. Sehingga pada tahun 2008 diadakan lah perayaan yang pertama dari acara tersebut.

Bali Spirit Festival pertama kali dibuat oleh I Made Gunarta, Robert Weber dan Meghan Pappenheim pada tahun 2008. Dibangun berdasarkan cinta kasih terhadap pulau Dewata tercinta dan semangat kreatif untuk yoga, menari, dan musik, para pendiri mengumpulkan sumber daya mereka untuk mengembangkan acara tahunan yang berkelanjutan secara ekonomi dan lingkungan yang akan menjadi tonggak bagi perkembangan pariwisata yang ada di Bali khususnya Ubud. Pada perhelatan pertama, acara ini hanya mampu menarik venue sebanyak 150 orang. Dan kini, Pada 2017, festival ini menarik 7.000 tamu selama minggu perayaan, termasuk pengunjung dari 50 negara dan 1.000 orang Bali dan Indonesia. Untuk tahun 2018 belum ada data yang akurat mengenai jumlah pengunjung yang datang pada acara tersebut.

Tempat diadakannya Bali spirit Festival dari tahun ke tahun berubah-ubah. Pada perayaan tahun ini (2018), perayaan Bali Spirit Festival diadakan di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Dari tahun ke tahun, tema yang diusung pada perayaan ini adalah keseimbangan tiga pilar yaitu keseimbangan antara manusia dengan Tuhan Sang Maha pencipta, Manusia dengan manusia, serta manusia dengan lingkungan. Dari apa yang saya saksikan pada acara tersebut, kegiatan yang dilakukan pada acara tersebut diantaranya Yoga, dan Pentas musik serta Tarian dari daerah lain maupun Mancanegara. Bahkan menurut sumber lain, selain kegiatan diatas ada juga kegiatan lain yang dilakukan pada acara tersebut diantaranya bakti sosial seperti menanam pohon dan lain sebagainya. Dari diadakannya acara tersebut juga bertujuan untuk menyatukan segala elemen-elemen baik yang ada diseluruh penjuru Dunia. Bahkan dana yang terkumpul dari diadakan nya acara tersebut, kemudian akan didonasikan untuk mendanai segala kegiatan sosial seperti workshop, peduli sampah, peduli lingkungan, bahkan untuk kegiatan peduli HIV/AIDS. Dari tujuan kegiatan tersebut, sudah barang tentu kegiatan ini sangat konsisten dalam menjaga keseimbangan pada tiga pilar yang telah dijelaskan tadi.

  1. Biografi Artis Bali Spirit Festival.

Tina Malia lahir pada tahun 1978 (usia 40 tahun). Ia lahir di Denver, Colorado, Amerika. Dia pernah mengikuti kelompok paduan suara ketika masih berumur 15 tahun dan pernah juga mengikuti teater musikal di Sekolahnya. Berkat kegemarannya dalam mendengarkan musik rakyat dari wanita hebat diantaranya; Joan Baez, Joni Mitchell, Gadis Indigo, Ani Difranco, Alison Kraus, dan masih banyak lagi, membuat beliau tertarik dan mulai menulis lagi saat itu juga.

Album debut Tina yang diproduksi olehnya sendiri, Shores of Avalon, muncul pada tahun 2000. Mendalami misteri puitis Celtic, Pagan, dan Native American, beberapa hal tersebut mengumumkan bahwa bakat besar baru telah terlahir pada saat itu. Tidak lama setelah album itu dirilis, Tina bertemu dengan seniman perintis dunia perintis, Jai Uttal, yang kemudian merekrutnya untuk bernyanyi dalam ansamblenya yang inovatif-orkestra cinta pagan. Melalui Jai lah Tina memiliki pengantar mengikuti tradisi Spiritual  yang kaya akan mantra-mantra Sansekerta.

Ketika beliau pertama kali tampil dengan Jai, kata beliau “mantra belum cukup melekat pada dirinya”. Tetapi beberapa tahun kemudian Tina mengalami kesulitan hingga diyakinkan oleh Jai. Dari situ lah, Tina mulai melantunkan mantra-mantra setiap hari, dan hal tersebut benar-benar membawanya keluar dari rasa depresi yang dia alami. Dan kini Tina menjalani hari-harinya sebagai penyanyi, penulis lagu dan memproduseri karyanya sendiri.

  1. Analisa Musik Bali Spirit Festival.

Berhubung artis yang saya ketahui karyanya hanyalah Tina Malia, jadi saya akan paparkan hasil analisa musik yang ditampilkan oleh beliau dan kebetulan juga waktu itu saya menyaksikan penampilan beliau secara live. Pada penampilannya beliau tidak tampil sendiri, melainkan diiringi oleh beberapa alat musik yang saya ketahui diantaranya; gitar akustik (yang langsung dimainkan oleh beliau), Hang Drum, Ukulele, Bass Betot, cajon, marcacas, dan ada lagi satu alat berbentuk bulat berwarna kuning yang saya tidak ketahui apa itu namanya. Dalam penampilannya tersebut, beliau menyanyikan lagu yang sampai saat ini belum saya ketahui apa judul dari lagu tersebut. Dari saya mengamati lagu yang dinyanyikan oleh beliau, lirik yang dilantunkan oleh beliau terdengar di telinga saya mengatakan “wahai Guru”. Dari dimulai sampai berakhirnya lagu ini terus melantunkan lirik “wahai guru”.  Tempo dari musik sekaligus lagu yang saya dengar sedang dan kadang cepat, hanya saja saat memulai dan mengakhiri lagu tersebut temponya dominan lambat.

Etnomusikology

Juli 2nd, 2018

Judul Buku Etnomusikologi dan selonding dan dieditor oleh Rahayu Supanggah dan Imade Bandem,Tujuan dari buku ini untuk memberikan informasi tentang sejarah dan definisi Etnomusikologi yang di tunjukan kepada : Pengamat musik dan seniman musik.Istilah “etnomusikologi di buat oleh ahli music berasal dari belanda”Jaap Kunst” pada tahun 1950, Dan kata Etnomusikologi diadopsi oleh ahli dari cekoslowakia, prancis, italia, Belanda, Rumania dan negara lainnya.Etnomusikologin berurusan dengan musik-musik hidup termasuk instrumen musikal dan tari yang berbau tradisi, namun di era jaman sekrang Etnomusikologi dikenal dengan displin ilmiah di negara-negara yang ada di Eropa.Dan ada juga kecendrungan Etnomusikologi tahun 1950 yang pada perang Dunia ke II yang meliputi Tentang Koleksi dan Dokumentasi yang berisi rekaman-rekaman dokumentasi ,transkrip dan Analisi Akustika, Klarifikasi sistematisasi dan analisa, fungsi sosial, dimensi kesejarahan dan Etika.Latar belakang dari Barbara Krader adalah tokoh Etnomusikologi dari Eropa.yang sangat bepengaruh masuknya etnomusikologi tahun 1950.dia adalah tokoh dan memberi konsep Etnomusikologi. Dan George list (1911-2008)tokoh besar etnomusikologi penulis puisi dan musik dari Colambia Village, dan seseorang profesor dari cerita rakyat dan etnomusikologi yang pernah ada. Dan latarbelakang lagi satu yaitu Prof.Dr I Made Bandem lahir Gianyar 22 juni 1945 dari seniman Bali.Ayahnya penari arja. Setelah lulusan dari konservation di Bali dan melanjukan ke university Of California di Los angles Amerika Serikat tahun 1970-1980dan beliau mendapat gelar Doktor Ph D. DA . dan banyak karya tulis yang banyak di terbitkan di Luar Negeri.
Yang saya baca di definisi dan disiplinya(George List) Jaap kunst merasa tidak puas dengan istilah “Musikologi” yang di tambahan imbuhan ‘Etno’ karena ingin menunjukan bawah studi utuk musik berbagai ras manusia(1950:1)

 

• Etnomusikologi menurut Mantle Hood yang ada di buku editor Imade Bandem yang merupakan studi musik dari berbagi bangsa yang ditijau konteks sosial dan kebudayaan. Dan di pelajari peraturan-peraturan yang berbentuk kesenian yang lainya seperti tari,drma,arsitektur, dan kebudayaan seperti agama, dan filsafat.

– Dan tanggapan saya disini Kebudayaan,musik atau kesenian yang ada di masyarakat, bukanlah tidak ada sebuah peraturan tetapi ada sebuah pakem atau tradisi yang dimiliki, karena tidak semua jenis musik di dunia tidak bisa di jadikan studi musik.
Menurut saya argumen-argumen yang di tulis tidak mudah di mengerti karena bahasa yang digunakan sulit dipahami.
• Etnomusikologi adalah studi yang beurusan dengan musik-musik yang di hasilkan secara manusiawi berbau tradisi dan pola-pola yang dihasilkan.

– Tanggapan dari saya tentang argumen tersebut, sebuah bunyi yang di hasilkan secara manusiawi yang bersifat alamai seperti suara binatang dan suara alam.bila dari sisi difinisi semua musik itu menpunya sifat yang sangat penting karena sebuah produksi manusia itu tidak akan selalu sama karena perbedaan musikalnya.

Analisa musik keroncong jawa  ‘’keroncong persembahaniku’

April 9th, 2018

Pada umumnya  musik keroncong dapat di sajikan sebagai identitas musik bangsa indonesia ,karena mempunyai kekhasan tersendiri yang tidak di punyai oleh jenis musik lainnya .disisi lain perubahan bentuk musik keroncong dengan keaneka ragaman budaya dan perkembangannya di indonesia keberadaanya sangat di pengaruhi kebijakannya.bebrapa istilah keroncong yang sering di sebut oleh masyarakat ialah musik keroncong ,lagu keroncong ,irama keroncong ,arti kata istilah itu masing masing mempunyai pengertian berbeda beda sebagi dalam arti contoh dari musik keroncong ialah jenis musik khas indonesia hidup berkembang di tanah air.

Pada musik keroncong persembahaniku yang berasal dari jawa ini , menggunakan instrumen dan juga ada vocal manusia ,dan di dalam instrumen ini menggunakan semacam alat yang di gesek,dan di pukul dan suara (vocal) ini menggunakan 2 orang wanita yang nantinya bernyayi yang dalam arti bahasa jawanya adalah (sinden) ,dan yang saya dengar dalam musik keroncong ini ada beberapa kaum lelaki jika yang saya amati  yaitu ada 7 orang yang memainkan isntrumen, dan berikut  instrumen yang saya ketahui di dalam musik keroncong ini adalah : bass , biola ,cello ,serulling , ukulele ,chak,gitar melodi ,masuk ke dalam suana yang yang timbul dalam musik keroncong ini adalah sangat harmoni ,lembut dan mandayu dayu .

Yang saya dapat simpulkan,musik keroncong adalah musik asli di negara kita indonesia ,jenis musik ini telah begitu populer jauh sebelum musik populer yang ada di indonesia dan begitu populernya musik ini pada jamannya sehingga banyak group group bermunculan d kota kota maupun di plosok plosok daerah denagn begitu masyarakat pada waktu itu sangat  mengenal musik keroncong ,sekian yang bisa saya analisa di karenakan ini dalam kontek rekaman audio ,dan saya mengalami hambatan dalam proses menganalisa musik keroncong ini yang tidak bisa saya lihat dari pengngelihatan saya.

                    Analisa  tabuh  6  lelambatan Bangun Anyar                             

April 3rd, 2018

Adapun   tabuh  yang  saya  analisa  adalah  tabuh   pisan  bangun  anyar.  Saya

menganalisa  tabuh  ini  di  karenakan  di  desa  saya  yaitu  desa  adat  sibang  gede  terdapat tabuh

klasik  yang   di  ciptakan  oleh  i wayan barata.  Sehingga  tabuh  yang  saya  analisa  adalah  tabuh

yang  sering  di  gunakan  tabuh  pembukaan  pada  edisi  ngayah  di  seluruh  pura  desa  adat  sibang

gede  dan  di  sekitarnya. tabuh  pisan  bangun  anyar  dengan  instrumen  gong  kebyar  saya

mendapatkan  informasi  dari  kakek  saya  yang  bernama   i wayan  kantor  di  saat  berbincangan

saya.   Di  mana  saya  menanyakan tabuh  klasik yang  ada  di  desa  saya.  Kemudian  saya

menanyakan  apakah  dahulu   ada  komposer  di  desa  yang  mendapatkan  satu  tabuh  yang baru

atau  tidak.  Ternyata  beliau  mengatakan  tidak   Ada  dan  kurang  tahu saya  menanyakan  hal  ter-

sebut  kepada  kakek  saya  karena  beliau  lebih  dahulu  tahu  di  bidang  kesenian  yang ada  di

desa  saya

Kakek  saya  mengatakan  adanya  tabuh  klasik.  Yaitu  ciptaan  i wayan  barata.  Tabuh  ini

awalnya  pertama  kali  desa  adat  sibang  gede  memakai  tabuh  pisan  bangun  anyar ini

Pada  pesta  kesenian  bali  tahun  1978  sebagai  duta  kabupaten  badung  khususya  dan  tabuh

6  lelambatan  bangun  anyar  ini  di  pakai  tampil  lagi  oleh  gong  kebyar  anak-anak  desa  sibang

Gede  pada  tahun  2010 antar  kecamatan  se kabupaten  badung  dan  tabuh  ini  juga  udah  di

Kuasai  oleh  desa  adat  sinbang   gede.   Dan  tabuh  pisan  bangun  anyar  ini  pun  udah

Di  katakan  sebagi  maskot   sibang   gede  betapa  uniknya  desa  kami  membangkit  tabuh  yang

Sangat  lama  ini  yang  berdiri  pada  tahun  1978  hingga  sampai  sekarang  desa  kami  terus

Memperjuangkan  tabuh  pisan  bangun  anyar  ini.  Di  mana-mana  kita  misalnya  ada

Kegiatan  ngayah  kita  ini  pun  memakai  tabuh  pisan  bangun  anyar  ini  betapa  indahnya

Tabuh-tabuh   yang  lama  kita  bisa  bangkitkan  hingga  sampai  sekarang  ini.

Awalnya  atau  pengawit   tabuh  pisan  bangun  anyar  ini  di  awali  dengan

kekebyaran   tepatnya  di  instrumen  ugal.  Gangsa.  Dan  kantil.  Nada  awalnya  yang  di  pukul

yaitu  nada  ndeng  kemudian  ada  pukulan  ngengoncangan  dari  nada  ndung.  Nding.  Ndung.

Nding.  Ndang.  Ndong.  Nding.  Ndong   Dan  nada  terakhirnya  adalah  nding  setelah  ngengun-

Cangan  itu  langsung  di  turuni  kreasi  terompongan  kurang  lebih  selama  40 detik.

Kemudian  sehabis  kreasi  terompongan  di  lanjuti  lagi  dengan  kekebyaran  yaitu  dengan

Instrumen  ugal.  Gangsa.  Kantil.  Dan  jublag  tepatnya  kekebyaran  ini  di  awali  dari  nada  nding.

Ndong.  Dan  ke  ndung.  Habis  kekebyaran  itu  adanya  pukulan  ngotek  yang  sangat  lumayan

Rumit.   Itulah  bagian  pengawit  pada  tabuh  pisan  bangun  anyar  ini.

Kemudian  beralih  langsung  ke  bagian  pengawak.  Di  bagian  pengawak  ini  di  awali  dengan

Instrumen  kendang  lanang  yang   memukul nya  secara  dobel  sampai  10  kali.  Dan  pada

Pemukulan  kendang  wadon  itu.  Turunya  langsung  bersamaan / semua  instrumen.  Adanya

Ngenguncangan  di  bagian  pengawak  ini  seperti  tabuh  4 pada  umumnya.

Dan  di  bagian  pengawak  ini  seperti  instrumen  gong  nya  dalam  ketukan  8  baru  turunya

Instrumen   kempli.  Dan  4  ketukan  lagi  baru  turunya  instrumen  kempur.  Dan  4   ketukan

Lagi  baru turunya  instrumen  gong.  Seperti  itulah  pukulan-pukulan /gedigan  di  bagian

Pengawak  ini.

Kemudian  di  bagian  pengecet  adanya  langsung  naiknya  tempo  dan  kemudian  adanya

Gegebugan  bebaturan  dari  semua  instrumen  yaitu  dari  instrumen   kendang.  Instrumen

Kendang   yaitu  pukulanya  secara  batu-batu  seperti  tabuh  lelambatan  pada  umumnya  dan

Instrumen  ugal   pukulanya  istilah  nandan  kending  dan  intrumem  trompong   juga  nandan

Gegendingan   dan  seperti  penyacah  juga  itu  pasti  dari  bagian nandan  gegendingan.  Dan  juga

kantil  seperti  biasanya  di  bagian  bebaturan  ini.  Adanya  gegebugan  kantil  juga  ikut  nandan

gending  secara  norot  pelan  yang  di  bilang  pada  biasanya /yang  pernah  saya  dengar.  Dan

gegebugkannya  yang  lain  yaitu  pada  instrumen  gangsa .  instrumen  gangsa  ini  yang  pukulanya

secara  ngotek  dengan  sangsihnya  gebubkanya  seperti  orang  bilang  nyangsih  telu/nelu  dan

adapun  gegedigan  gongnya  ini  seperti  gegilakan.  Yang  dalam  ketukan  tempo  yaitu  dalam

ketukan  8  baru  turunya  pada  instrumen  gong. Dan  pukulan  pada  insrumen  riong  angsel-

ansel   pada  instrumen  kendang.  Ugal.  Gangsa.  Dan  kantil.  Baru  turunya  pada  instrumen  riong

dengan  cara  otek-otekan  seperti  riong  pada   biasanya  deperti  riong  tabuh  gegilakan  pada

biasanya.

awalan  nada  menuju  pengecet  dengan  pengawak  dan  pengisep  di  akhir  dari  pengecet

yakni  memakai  tabuh  pisan  bangun  anyar ini.

Demikian  hasil  analisa  yang  saya  buat  tabuh  pisan  bangun  anyar   yang  dulu

Sering  di bawakan  saat  pesta  kesenian  bali  pada  tahun  1978.  Dan  sampai  sekarang   tabuh  6

Lelambatan  bangun anyar  masih   berdiri  di  desa  adat  sibang  gede  ini.