ensambel rindik

April 21st, 2013

Ensambel rindik
Alat Musik dari Bambu Asli Indonesia – Bambu adalah tanaman yang sudah dikenal di masyarakat dunia. Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 60 spesies bambu yang dapat kita temui dari sekitar 1000 spesies bambu yang ada di dunia. Karena bahan bambu yang sangat mudah ditemukan di alam Indonesia dan sifat bambu yang mudah dibentuk, ringan serta awet, tidak heran jika bambu banyak dipergunakan untuk berbagai keperluan. Dari mulai senjata (bambu runcing), bahan bangunan, bahan kerajinan dan tidak sedikit yang dijadikan sebagai alat musik. Alat musik dari bambu asli Indonesia ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Contoh : alat musik rindik
Difinisi rindik

Rindik yaitu alat musik tradisional bali yang berbahan dasar bamboo dan menggunakan laras slendro. Pada dasarnya alat musik rindik sering di pergunakan dalam pementasan tarian jogged di bali dan juga sering di pergunakan dalam upacara pernikahan untuk penyambutan tamu- tamu undangan.
rindik barungan ini/ sering disebut juga rindik berpasangan, terdiri dari dua buah rindik yaitu rindik polos dan sangsih,dan ada instrument suling juga di dalamnya.
Komposisi dari ensambel rindik ini terdiri dari dua instrument rindik dan satu instrument suling sebagai pelengkap

Fungsi dan peranan instrument.

Untuk suling disini sbagai pelengkap sekaligus pemanis gending dalam memainkan alatmusik rindik. Dalam memainkan alat musik rindik terkadang membutuhkan 1 suling,tetapi ada juga yg menggunakan 2 suling,mungkin agar suaranya lebih jelas dan keras untuk di dengarkan.
Sedangkan untuk rindik,disini ada dua buah rindik yaitu rindik polos dan rindik sangsih. Dimana fungsi rindik polos dan sangsih ini berbeda,pada rindik polos bertugas membawakan gending dan pada rindik sangsih bertugas membuat variasi suara nada yang juga sering disebut dengan tehnik ngepat,ngebas,dan nyangsih. Pukulan- pukulan dari rindik sangsih ini akan berpadu dng rindik polos dan menimbulkan suara nada yang menarik.

Tehnik pukulan dalam rindik untuk tangan kanan dan tangan kiri.

Pada umumnya,permainan rindik ini menggunakan ke dua tangan kita untuk memukul/ memainkannya,yaitu tangian kiri dan tangan kanan. Ke dua tangan ini pun memiliki pukulan yang berbeda, untuk tangan kiri fungsinya untuk menjalankan melodi gending,dan tangan kanan berfungsi untuk membuat variasi pukulan gending agar menarik untuk di dengar.

Adapun tehnik – tehnik khusus dalam permainan rindik ini,seperti tehnik ngotek / norek,ngebas,ngulir,dan ngepat.
Istilah ngepat sering juga di gunakan dalam permainan rindik. Tehnik ngepat yaitu memukul dua buah nada yang berbeda secara bersamaan dengan jarak dua nada. Seperti memukul nada ndung dengan nada nding secara bersamaan dan menghasilkan nada nding,tehnik ini dilakukan oleh tangan kanan di dalam rindik sangsih. Jadi ngepat ini bertujuan untuk merapatkan pukulan dan juga sebagai pemanis variasi melodi pada rindik dengan tempo yang lambat mauput cepat. Tehnik ngotek/ norek yaitu tehnik pukulan yang saling bersahut-sahutan antara pukulan polos dan sangsih. Jika pukulan polos dan sangsih di padukan akan menghasilkan pukulan ngotek. Pukulan polos dan sangsih,bergerak naik- turun(sebaliknya),mengisi ketukan yang kosong dan akhirnya menimbukan bunyi yang dinamakan ngotek,tehnik ini di mainkan dengan tangan kanan didalam rindik sangsih. tehnik ngebas yaitu tehnik pukulan pada pukulan rindik sangsih yang memukul nada ndung besar sedangkan rindik polos memukul ndung kecil,sehingga menimbukan suara yang cukup besar,tehnik ini dimainkan oleh tangan kiri didalam rindik sangsih sebagai melodi. Tehnik ngulir yaitu tehnik memukul melodi secara naik turun antara rindik sangsih dan rindik polos dengan mengikuti alur melodi pokok yg dilakukan oleh melodi rindik polos,tehnik ini di lakukan pada pukulan tangan kiri rindik sangsih.
Sedangkan untuk rindik polos tetap menjalankan gending pokok. Tidak ada variasi pukulan di dalam rindik polos,semua variasi pukulan dilakukan oleh rindik sangsih

Setting rindik.

Untuk peletakan posisi rindik polos yaitu di sebelah kiri rindik sangsih dan sebaliknya,untuk peletakan rindik sangsih yaitu di sebelah kanan rindik polos dan suling posisinya di tengah- tengah kedua rindik.
Untuk posisi peletakan rindik ini berpengaruh kepada suara yang akan di dengar ketika posisi rindik salah. Karena rindik sangsih memiliki volume suara lebih rendah dari pada rindik polos.

Leave a Reply