Mei
22
2012
2

Komentar video Kumara Bhakti Budaya Br.Teba, Jimbaran

YouTube Preview Image

Komentar  video Kumara Bhakti Budaya Br.Teba, Jimbaran

 

Setelah saya amati video ini dari mulai awal sampai selesai, dalam pementasan tabuh tersebut yang pertama yaitu, Kostumnya terlalu menjolok,Tata cahayanya kurang baik begitu pula gerakan atau gayanya kurang kompak dan masih juga ada yang tidak menjiwai dalam mementaskan tabuh tersebut, dalam artian kurang ekpresi. Begitu pula dalam barungan yang di gunakan suara jublag, jegogan,kempur,kempli dan melodinya tidak seimbang suaranya dengan pemade,kantilan dan reongnya.Tetapi setelah saya amati itu tidak terlalu menjadi kendala karna tidak terlalu menjolok tidak kedengaran. Tetapi dalam pementasan tabuh ini yang paling patal yaitu suara Rebabnya sama sekali tidak terdengar, apa gunanya kalau seperti itu, mendingan tidak usah memakai rebab, karna setiap semua  pementasan gong kebyar selalu rebab itu tidak kedengaran. Tetapi dari teknik permainanya penabuh anak-anak ini sudah sangat bagus dan layak di beri penghargaan.

Sekian komentar dari saya, Terimakasih.

 

Written by in: Tak Berkategori |
Mar
29
2012
53

INSTRUMEN GIYING/PENGUGAL

Instrumen Giying/Pengugal adalah suatu instrument yang mempunyai jumlah bilah 10. Dimana besar kecil nadanya diambil dari nada instrumen Jublag. Instrumen ini dapat dipukul oleh satu orang dengan memakai “ panggul “ pada umumnya dapat dipukul dengan satu tangan kanan sedangkan tangan kiri dipakai untuk menutupnya, kecuali orang itu/pemukulnya kidal ( ngedelin ) baru alat pemukul itu dipegang oleh tangan kiri.

 Jenis – Jenis Pukulan

 

  1. Pukulan Ngoret

Pukulan Ngoret adalah memukul tiga buah nada yang mendapat dua ketukan ditarik dari nada yang rendah kearah nada yang lebih tinggi.

 

  1. Pukulan Ngerot

Pukulan Ngerot adalah memukul tiga buah nada yang mendapat dua ketukan ditarik dari nada yang tinggi kearah nada yang lebih rendah.

 

  1. Pukulan Netdet

Pukulan Netdet adalah memukul dan menutup satu nada yang secara beruntun dari tempo yang pelan sampai tempo yang lebih cepat.

 

  1. Pukulan Ngecek

Pukulan Ngecek adalah memukul dan menutup satu nada saja, dimana bisa dimainkan oleh semua nada tersebut.

 

  1. Pukulan Neliti/Nyelah

Pukulan Neliti/Nyelah adalah memukul kerangka/bantang gending secara polos dalam arti tidak berisi pariasi.

 

  1.  Pukulan Ngucek/Bebelat

Pukulan Ngucek/Bebelat adalah pukulan bersama yang dilakukan oleh semua instrumen, dimana mempunyai satu motif/satu pola pukulan, kecuali instrumen kemong, kempul, sulung dan rebab. Yang lebih penting lagi adalah instrumen trompong sama sekali tidak dipakai.

 

  1. Pukulan Gegejer

Pukulan Gegejer adalah nama dari salah satu pukulan instrumen giying, pemade dan kantil yang memukul satu buah nada secara beruntun dan juga bisa dimainkan dimasing-masing nada.

 

  1.  Pukulan Oncang-Oncangan/Nyogcag

Nama salah satu pola pukulan gangse giying, pemade, kantil dengan menggunakan pukulan yang bergantian dengan memukul dua buah nada yang berbeda diselingi oleh satu nada. Hasil dari pada pukulan ini akan bisa terjalin searah, sehingga susunan nadanya kedengaran selalu berurutan. Pola pukulan ini biasanya digunakan pada gending-gending yang iramanya tanggu dan cepat.

 

  1. Pukulan Ngantung

Nama salah satu pukulan gangse yang dalam salah satu gangse terdapat empat ketukan. Dimana akan mencari ketukan yang ketiga ada suatu tekanan pukulan yang pukulannya mendahului ketukan ketiga sehingga pada akhirnya kembali kedalam ketukan keempat lagi.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH

Written by in: Tak Berkategori |
Mar
06
2012
0

Halo dunia!

Selamat Datang di Blog Institut Seni Indonesia Denpasar. Ini adalah post pertama anda. Edit atau hapus, kemudian mulailah blogging!

Written by in: Tak Berkategori |

Powered by WordPress | Theme: Aeros 2.0 by TheBuckmaker.com