Identitas Diri

This post was written by putrasanjaya on April 28, 2014
Posted Under: Tak Berkategori

GoeZzz PuTraaa(381)NAMA : I Made Putra Sanjaya saya lahir di Dusun Branjingan, Desa Tegal Mengkeb, Selemadeg Timur, Tabanan  Bali, saya lahir tanggal 8 January 1996, saya adalah anak kedua dari dua bersaudara kakak saya bernama I Putu Gede Widaryana S.sn dan orang tua saya bernama I Wayan Mudana S.sn dan I Gst A.A Sriwijayanti S.sn. Bapak saya berasal dari Ds.Branjingan Desa.Tegal Mengkeb Selemadeg Timur Tabanan Bali, dan Ibu saya berasal dari Tampaksiring Gianyar. Saya tinggal dengan dua keluarga, keluarga saya dan keluarga adik bapak saya dan kakek nenek saya adik bapak saya keluarganya ada empat orang anak yang pertama sekolah di SMA Surya Wisata Kediri Tabanan dan adiknya sekolah di SD 2 Tegalmengkeb Tabanan.

Saya dulu sekolah SD di SD 2 Tegalmengkeb yang tempatnya tidak jauh dari rumah saya yang berada di Dusun Munduk Ulan Desa Tegalmengkeb , saya dulu sekolah jalan kaki atau kadang-kadang di antar sama orang tua saya, tapi saya lebih suka berjalan kaki agar saya dapat bersama-sama dengan teman-teman saya, sekolah saya terbilang cukup ngeri karena sekolah saya berada di bawah pohon beringin dan banyak teman-teman saya mengatakan bahwa sekolah saya dulu bekas kuburan Dusun Munduk Ulan teman saya banyak melihat penampakan-penampakan  saya sebenarnya tidak percaya tetapi ketika saya bertanya kepada salah seseorang yang tinggal di Dusun itu ternyata memang benar sering  terjadi penampakan-penampakan,pengalaman terburuk saya ketika sekolah di sana adalah saya mencari air ke sungai untuk menyiram taman-tanaman yang ada di sekolah saya, jalan menuju sungai cukup jauh jaraknya dan jalannya pun sedikit menanjak saya kualahan ketika mencari air, karena dulu di sekolah saya belum ada sumber air atau air pam seperti sekarang ini. Sekolah SD saya dulu terbilang cukup sederhana tidak seperti SD yang lainnya msalnya seperti fasilitas meja dan tempat duduk sangatlah terbatas dan sekolah saya pun tidak terlalu luas, tetapi saya sangat bangga bisa sekolah disana dengan sekolah saya dulu walaupun fasilitas yang sederhana di sekolah saya tidak mengurangi niat guru-guru  untuk memberikan ilmunya kepada saya, setelah saya tamat dari SD 2 Tegalmengkeb saya melanjutkan ke sekolah menengah pertama atau SMP saya sekolah SMP di Dusun Tangguntiti Desa Tangguntiti jaraknya lumayan jauh ada sekitar 3 kilo saya memilih sekolah disana karena cuma di sana sekolah SMP yang tidak terlalu jauh SMP lainnya kebanyakan sudah memasuki daerah perkotaan sedangkan jarak rumah saya menuju kota juga jauh saya dulu menuju sekolah membawa sepeda gayung bersama teman-teman saya ketika saya pertama sekolah di sana perasaan saya sanggat bahagia akhirnya bisa melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi saya banyak mempunyai teman dari desa-desa lain seperti desa  Beraban,Tangguntii,Jakatebel dan Batan Buah, tiga tahun saya menempuh pelajaran hingga akhirnya ujian nasional terasa takut menghadapi ujian tersebut,dan setelah saya selesai ujian tinggal menunggu hasil ujian tersebut dan tak saya sangka bahwa saya telah lulus perasaan saya pun sangat bahagia akhir selama tiga tahun saya menuntut ilmu di sekolah mengah pertama, Setelah saya lulus dari sekolah menengah pertama akhirnya saya melanjutkan ke SMK N 3 Sukawati atau yang seriang di bilang KOKAR yang tempatnya di Batubulan Gianyar saya melanjutkan sekolah ke KOKAR karena minat saya ingin menjadi seniman dari situlah saya mulai belajar memahami tentang Karawitan Bali berbagai macam instrumen yang saya pelajari setelah saya mulai sekolah disana saya sudah lebih dulu mencari tempat tinggal atau kos di kemudian hari banyaklah pangelaran-pagelaran seperti baleganjur, gong kebyar  yang di adakan oleh sekolah tersebut disanalah saya mulai mencari pengalaman. Setelah tiga tahun saya sekolah di KOKAR mulailah saya membuat suatu garapan untuk ujian UKK teman sekelas saya dulu memilih barungan gong semarandana untuk di pakai sebagai alat untuk kami ujian dan setelah kami ujian UKK dengan hasil yang cukup memuasakan tinggal kami menunggu mengahadapi ujian nasional yang jumlah paketnya adalah 25 saya pun takut mengahadapi ujian tersebut karena soal dalam satu kelas itu berberda-beda saya pun merasa kesulitan ketika mengerjakan ujian tersebut dan  pada akhirnya saya selesai uijan dan tinggal menunggu hasil dan akhirnya  saya pun lulus dan perasaan saya sangat bahagia sekali, karena saya merasa ilmu karawitan saya kurang dan saya ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi  Institut Seni Indonesia Denpasar yang sangat terkenal dengan berbagai bidang seni misalnya seni karawitan,tari,pedalangan,sendratasik dan seni rupa lainnya, banyak lulusan institut seni indonesia denpasar menjadi seniman-seniman hebat, Keinginan saya kuliah di institut seni indonesia denpasar ini agar bisa menjadi seniman seperti seniman-seniman yang sudah banyak menciptakan gending-gending atau tabuh kreasi yang sekarang paling di gemari para remaja, banyaknya pecinta seni yang kuliah di institut seni indonesia denpasar karena pusat perguruan seni di Bali yang saya tahu hanya ada di institut seni indonesia denpasar. Saya menyenangi seni yang ada di bali khususnya seni karawitan yang banyak terdapat intrumen-instrumen yang amat saya senangi khususnya kendang saya suka bermain kendang karena pemain kendang adalah pemimpin dari semua instrumen-instrumen yang ada dalam setiap barungan gambelan bali,bukan berarti saya tidak suka dengan instrumen-instrumen yang lain tetapi saya lebih ke suka dengan kendang,banyaknya instrumen barungan gambelan bali yang menpunyai suara-suara atau nada dapat di katakan sebagai  nada-nada berikut nada ndang,nand nding,nada ndong,nada nden dan nada ndung,ketika kita memainkan nada-nada tersebut banyaklah ide-ide yang kita dapatkan dimana suatu garapan di buat dari kehidupan nyata,bayaknya barungan gambelan Bali yang ada di kampus institut seni indone sia denpasar dapat kita ketahui gambelan-gambelan dahulu seperti gambuh,selonding dan gambang jadi kita bisa tahu bahwa intrumen-instrumen dahulu masih bisa kita ketahui dan bisa kita pelajari. Banyak juga dosen dosen di institut seni indonesia denpasar yang amat hebat bisa membuat mahasiswa bisa menjadi seniman-seniman seperti dulu motivasi saya ingin kuliah di institut seni indonesia denpasar agar mendapatkan ilmu-ilmu kesenian yang dapat kita kembangkan dan bisa kita beri kepada adik-adik yang masih menyukai kesenian-kesenian di Bali khususnya seni karawitan.demikian identitas yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya sperti ini bila ada kata-kata atau tulisan yang kurang jelas mohon maaf tetapi hanya ini yang dapat say sampaikan.terimakasi

sumber : I Made Putra Sanjaya , umur : 18

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address

Previose Post: