Gamelan Jegog

This post was written by ptyudiartawan on Agustus 28, 2014
Posted Under: Tak Berkategori

                                                                                         GAMELAN JEGOG

 

 

Gambelan jegog adalah salah satu jegogbarungan gambelan yang terdapat di daerah jembrana, yang terbuat dari bambu petung yang besar, di setiap tungguh terdapat empat buah nada yang menggunakan laras selendro. Instrumen barungan gambelan ini terdiri dari : Instrumen barangan yang brjumlah tiga tungguh, kancil atau kantil yang berjumlah tiga tungguh, suwir tiga tungguh, undir atau pemade tiga tungguh, satu tungguh jegog, kletuk atau kajar, kendang, gecek atau cengceng dan rebana. Mengenai istilah jegog sampai sekarang belum dapat diketahui dari mana istilah itu diambil, dan apa arti yang sebenarnya, walaupun demikian menurut IWayan Mudra salah satu penabuh dari gambelan tersebut, dan sebagai pencipta lagu – lagu jegog memberi penjelasan arti dari kata jegog. Berdasarkan penjelasan dari cerita –cerita orang tua dulu yang disampaikan secara lisan adalah “ kata jegog diambil dari kata jegog dengan bersuara pepet dan jegog artinya katak yang paling besar, jadi dengan pengertian katak yang paling besar itu dapat dilihat dari penabuh yang sedang bermain dimana penabuh duduk sama dengan katak yang sedang duduk.

 

Gambelan jegog di masa yang sekarang ini sangatlah popular di kalangan masyarakat luas, tidak hanya di daerah jembrana, meski asal barungan gambelan ini dari jembrana tetapi di daerah lain banyak orang yang ingin memplajari dan mengembangkan instrument jegog tersebut. Seperti misalnya di daerah Tabnan ada beberapa kelompok orang yang membentuk sanggar yang sring dipementasanya mementaskan kesenian jegog, para seniman itu mempelajari tentang lagu atau gending jegog dari orang yang berasal dari jembrana langsung, setelah beberapa kali latihan dan beberapa gending sudah dapat ditangkap, barulah jegog itu dipentaskan diberbagai tempat misalnya dihotel atau acara seni lainya. Selain itu instrument music jegog juga sering dipakai mengiri tarian dan tradisi makepung yang terdpat di daerah jembrana. Adapun tarian yang diiringi misalnya tari kreasi yang digarap para seniman – seniman muda masa kini, kesenian gambelan jegog merupakan instrument yang beraliran cadas atau keras, yang memberikan semangat bagi yang menonton, maka dari itu para penabuh gambelan jegog harus mempunyai tenaga yang kuat dan mempunyai semngat dalam menabuh gambelan jegog.

 

Instrumen barungan gambelan jegog sekarang juga sudah menjadi ajang yang bergengsi di kalangan masyarakat Bali, misalnya waktu PKB atau Pesta Kesenian Bali, di sekian banyaknya acara ada acara parade jegog jembrana, di situ para seniman jegog yang berada di masing – masing kecamatan yang ada di jembrana mengeluarkan segala kemampuanya untuk bisa menampilkan kesenian gambelan jegog secara maksimal, dan supaya bisa membuat orang yang menonton tidak bosan dan bisa menerima kesenian jegog tersebut. Di daerah penyaringan misalnya, gambelan jegog sangat dtrima didaerah tersebut, penyaringan adalah salah satu desa yang terletak di antara desa yeh embang dan desa tegal cangkring kecamatan mendoyo kabupaten jembrana, masyarakat pnyaringanlah yang sangat antusias dengan barungan gambelan ini dan masyarakat penyaringan tidak henti – hentinya untuk mengembangkan dan melestarikan gambelan ini dengan memperkenalkan tabuh – tabuh dari jegog yang dinamis ke daerah – daerah lainya.

 

Seiring perkembangan jaman, instrument gambelan jegog sekarang juga sering dipakai untuk membuat garapan baru yang digabungkan dengan dengan alat music modrn misalnya seperti gitar, drum dan alat – alat yang lain. Tujuan para seniman untuk menggabungkan instrument jegog dengan alat music modern tiadalah lain untuk mencari nuansa baru dan gebrakan baru.

 

Pada waktu ulang tahun kota jembrana,ajang kolaborasi ini telah dipentaskan oleh SMP 1 Mendoyo dengan salah satu band yang mengusung aliran rock alternative yaitu XXX band. Kedua insrumen yang mempunyai aliran yang sama yaitu keras dan energic sangatlah cocok, dua barungan instrument jegog dengan alat music modern yang lengkap dipadukan menjadi satu pagelaran yang memukau. Intrumen gambelan jegog pada dasarnya adalah gambelan yang sulit dimainkan, karena menggunakan dua tangan dengan panggul atau alat yang dipakai memukul itu lumayan besar dan berat, jadi para penabuh harus mempunyai keahlian khusus untuk bisa memainkan instrument jegog itu sendiri. Karena saking cintanya terhadap kesenian tradisional dan ingin mengembangkanya, anak – anak pun sekarang sudah pandai memainkan instrument jegog tersebut, hampir disetiap sekolah yang berada dijembrana memberikan para siswanya pelajaran tentang jegog dan melakukan praktek langsung dengan guru yang sudah berpengalaman. Dari situlah jegog dipercaya, setiap orang mendengarkan lagu –lagu dari gambelan jegog akan membawa semangat bagi yang mendengarkanya.

SUMBER : Sanggar SSS ( Seni Sana Sini ) Mendoyo , Jembrana

Nama : Arsa wijaya ( ketua sanggar )

 

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address

Next Post:
Previose Post: