gambelan selonding

This post was written by pandejuniawan on Maret 26, 2012
Posted Under: Tak Berkategori

SELONDING

 

Gambelan selonding adalah gambelan yang terbuat dari besi dan berlaras pelog tujuh nada dan termasuk dalam barungan gambelan alit yang langka dan sangat di sakralkan oleh masyarakat desa Tenganan Pegringsingan dan Bongaya (Kabupaten Karangasem). Gmbelan ini dimainkan untuk mengiringi upacara adat Bali Aga yang di laksanakan oleh masyarakat setempat dan untuk mengiringi tari Abuang,Perang Pandan dan lain-lainya. Di kalangan masyarakat Tenganan Pegringsingan gambelan slonding di beri nama BHATARA BAGUS SELONDING.

Sejarah munculnya gambelan selonding di kaitkan dengan sebuah mitologi yang menyebutkan bahwa zaman dulu orang-orang Tenganan mendengar suara gemuruh dari angkasa yang datang secara bergelombang. Pada gelombang pertama suara itu turun di Bongaya (sebelah timur laut Tabanan) dan pada gelombang ke dua suara itu turun di daerah Tenganan Pegringsingan. Setelah hilangnya suara itu di ketemukan gambelan Selonding (yang berjumblah tiga bilah). Bilah-bilah itu kemudian di kembangkan menjadi sebuah Selonding seperti yang ada sekarang. Di Tenganan gambelan selonding terdiri dari,yaitu: Delapan(8) tungguh yang berisi empat puluh(40) bilah-bilah,enam(6) tungguh yang masing-masing berisi empat(4) bilah dan yang dua(2) tungguh berisikan delapan(8) bilah.

Yang saya ketahui bahwa instrumen dari gambelan Selonding di Tenganan meliputi: 2 tungguh gong,2 tungguh kempul,1 tungguh peenem,1 tungguh petuduh,1 tungguh nyongyong alit,dan 1 tungguh nyongyong ageng.

Tabuh-tauh yang biasa di mainkan dengan patet yang berbeda-beda,yaitu dapat di kelompokkan menjadi:

  1. Gending-gending geruron/lagu-lagu upacara sakral,dengan tabuh-tabuh yang di berinama: Ranggatating,Kulkul Badung,Patet puja semara,Kebogerit,Dewa,Blegude ( Penutup upacara ),Ranggawuni (Untuk menyimpan Bhatara Bgus Selonding).
  2. Gending-gending petegak (sebelum upacara dimulai) terdiri dari: Tabuh sekar gadung,nyangnyangan,Rejang gucek,dan Reang Ileh.
  3. Gending untuk mengiringi tari (Rejang dan kare-karean/perang pandang) terdiri dari: Gending Rejang,Rejang Dauh Tukad,Duren Ijo,Lente,Embung Kelor,dan Kare-Kare.

Ada pula sejumlah gending Selonding yang di perkirakan berasal dari gambelan Gambang,karna suaranya sama seperti tabuh-tabuh yang di mainkan dengan gambelan Gambang,yaitu: Pemungkah,Selambur,Kesumba,Pangus,Malat,Pauh Raras Tanjung,dan Puh Orangkamal.

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address

Previose Post: