GAMELAN LEKO DI DESA PINGE

This post was written by nyomansudarmika on November 5, 2012
Posted Under: Tulisan

GAMELAN LEKO DI DESA PINGE

      Pulau Bali kaya akan warisan budaya yang tidak bernilai

harganya.Hal ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita sebagai

masyarakat Bali yang dominan mencintai seni budaya sebagai cirri

khas masyarakat pulau seribu Pura.Perlu adanya kesadaran kita

bersama untuk melestarikan warisan dari leluhur agar tidak nantinya

diklaim oleh orang lain yang notabene tidak ada sangkut pautnya

dengan warisan budaya yang kita miliki.Begitu juga warisan yang

terdapat  di Desa Adat Pinge yang berada di Kabupaten Tabanan yang

ditetapkan bersdasarkan keputusan Bupati Tabanan no.337 tahun

2004.Desa Pinge terletak di Banjar Dinas Pinge,Desa Baru,Kecamatan

Marga,Kabupaten Tabanan.Desa Pinge juga memiliki potensi

kesenian yang cukup banyak.Ini bisa dimaklumi karena kehidupan

beragama(hindu)pada masyarakat  Bali memiliki integrasi dengan

kebudayaannya.Karena ada kaitan antara kesenian dengan

kehidupan beragama maka akan didapat pengklarifikaisan kesenian

kesenian,ada yang sifatnya sakral,dan kesenian yang sifatnya profane

sebagai tontonan.

 

 

Leko adalah sebuah gamelan yang bersifat kuno dan sakral,tidak

satupun masyarakat Desa Pinge  yang mengetahui secara pasti

tentang munculnya gamelan leko ini.Gamelan Leko biasanya

dipentaskan  pada saat odalan dan Leko ini juga untuk mengiringi

tarian leko dan bumbung gebyog tarian ini menyerupai tarian joged

dan legong keraton dan keberadaan leko dan bungbung gebyog

sangat berkaitan dengan Pura Natar Jemeng yang terletak disisi utara

di Desa Pinge.Dari segi fisik,Leko ini agak mirip dengan gamelan rindik

atau jegogan,namun disisi lain,Gamelan Leko mempunyai keunikan

tersendiri,seperti dilihat dari segi fisik,gamelan Leko berdaun nada

12,namun setiap 2 nada,dipisahkan dengan kayu yang

membentang,dibawah daun(don)leko terdapat bumbung yang

fungsinya mengatur nada,bentuk dan plawahnya diukir,

yang terbuat dari kayu-kayu kuno yang sampe sekarang masih terjaga

keasrianya.Didalam barungan instrument leko,terdapat yang

namanya bumbung gebyog.

Adanya semangat dari generasi-generasi yang ada di desa pinge

untuk tetap mewarisi koleksi-koleksi tabuh petegak serta tabuh-

tabuh  leko pengiring tari-tarian,bisa menjadi acuan bagi generasi

muda yang ada dibali untuk tetap memplajari seni-seni budaya yang

kita meliki.

 

Instrument-instrument pada gamelan Leko:

1.Pemade

2.Kantilan

3.Kecek Ricik

4.Kajar

5.Jegogan(Unir)

6.Gong Pulu

7.Bumbung Gebyog

 

Dalam permainan gamelan Leko ini,para pemain diwajibkan memakai

pakaian leko,karena gamelan leko ini tidak boleh dimainkan secara

sembarangan.Namun para pemain(penabuh)leko sampai sekarang

hanya satu yang masih hidup.Dan gamelan Leko ini sudah menjadi

gamelan sakral yang tidak sembarang orang boleh memainkannya.

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address