Archive for April, 2012

TUGAS LITERATUR 2

April 17th, 2012

KEKAWIN RAMAYANA “UTARA KANDA”

Tan kacerita kakawonin punika yadnya sang prabu maruta olih sang rawana. Meled raris kayun ipune, jage ngasoran sekatah pare agunge, ten wenten sane tan arep rsi punika sami-sami karauhin olih ipun. Wenten raris sang prabu, harania pesengan idane panggih ipun. Ida ketantangin jagi meperang tanding, nanging nenten kebukan pikayun ida sang prabu pageh ngajerihin medal sang prabu rsi wadue miwah palinggihanne, magutin pangamuk prajurit raksasane ane purusa, ane sakti, ade ane ngabe sompret, sungu. Semalihe sang prabu punika tusing pradnyan sakti purusa. Punika mawinane tanjangkenyang ring kapurusan wirosa niwakun panah wibekin telaga payudan nenten kirang ring kajumbuhan.

Ngeraris katamplak duur idane antuk telapakan tangan kiwe. Macepuk raris sang prabu tan sida malawanan raris ida. Karang sarang raris niwakan pemastu pangandikan idane: “e ibe sang rawana tuara pesan kalah di pasiatan ban kai ya diastun ban kesaktian ento dewane katiman mapikayun maileh lakar ngelawan ibe. Pagentosne seda ne sang prabu narania tuara len tuah dadi sarana arawatne kasinahannyane”. Tuara nyidayang ngalahang prebawan kai ne, mawinan ngewales manira ngardi pemastu kamatian ibane. Tuara katurunan manire dogen ngewales teken ibene pioleh ibene ngerusak tusing katurunan ibane.

Yen kasuecan sube ento pamuputan bacakan sunia, buine yen sube mekadi yadnya ajakian sube ngelarang tapa brata. Apa buin nia jakti-jakti patut baan manire ngerakse jagat, tuara pocol pemstune teken ibe. Ade sang rama putran sang dasa rata pesengan ide manian. Mangresti dittos ike siakune. Ide lakar ngematiang manian. Jakti-jakti tuara dadi lenyok pemastune kanyekan sapunika pengandikan ide sang prabu arania. Kapireng raris suaran langite marupe tatit lan grudugan, maduluran saber sekar nyiknayang pemargin sang prabu ngungsing ring suarga lokane.

TERJEMAHANNYA

Diceritakan ada upacara, ditinggalkan sebuah upakara yadnya sang prabu maruta oling sang sang rawana, kemudian malu perasaan dia, maunya menjajahi semua raja-raja yang ada diwilayah tersebut tidak ada yang tidak sapakat untuk tidak mengikuti ajakan mereka. Kemudian diceritakan seorang raja yang bernama raja Arania namanya dilihat oleh mereka, kemudian dia ditantang untuk beryudha Tapi tidak masalah bagi dia, dipikir oleh raja tersebut. Kemudian tanpa perasaan yang takut sedikitpun dari rakyatnya semua, mereka semuanya mau berperang melawan bala pasukannya.

Disana raja tersebut berbicara sangat keras sekali. “ hahaha, kamu rahwana, kamu ridak pernah mau mengalah ditempat bertempur mengadu kesaktian, walaupun kesaktiannya seperti dewata, iya mau bantai juga karena tidak ada yang bisa mewaspadai kesaktiannya dia. Disanalah seorang kekecewaan seorang pandita lebih-lebih ia mengutarakan kata-kata mengutuk. Ia berkata “ tidak akan nada keturunannya yang akan membalas, tetapi semua yang ada di negeri tersebut akan membalasnya juga. Tetapi kalau masih ada kasihsayangnya mereka kepada mereka semua niscaya dia mampu berbuat seenaknya, apalagi sudah berbuat yang baik yang disebut tapa bratha, apalagi sungguh-sungguh berbuat seperti kehendak alam dan tidak rugi dia mengutarakannya.

Ada raja yang bernama Sang Rama putra anak dari Sang Dasaratha dari ayodya. Menjelma kembali diwangsanya tersebut dia akan mau membunuh dihari-hari berikutnya, benar-benar tidak boleh lepas dari kutukannya, setelah lepas dia berkata demikian Sang Prabu Arania.terdengar kemudian suara Gambelan diangkasa diikuti hujan bunga, itu membuktikan bahwa perjalanan Sang Raja mengungsi ke suarga loka.

 

Posted in Lainnya | Comments (29)

Cengkok Gambang ( Wasitodiningrat )

April 17th, 2012

Judul buku : Cengkok Gambang ( Wasitodiningrat )

Dikutip oleh : Suyono

    Buku yang berjudul Cengkok Gambang ini sangat bagus untuk di baca kususnya bagi seniman-seniman karawitan yang ingin memperluas pengetahuannya tentang cara-cara memainkan instrument gambang. Di dalam buku ini banyak terdapat tentang pengertian gambang secara umum. Di dalam buku ini juga dimuat sistim pelarasannya juga. Intinya jika orang yang membaca buku yang berjudul Cengkok Gambang ini akan memperoleh banyak informasi-informasi secara mendetail tentang instrumen Gambang.

  1. 1.     Pengertian umum tentang Gambang

Gambang merupakan salah satu instrumen gambelan jawa yang tidak kalah penting peranannya dalam sajian karawitan jawa. Ditinjau dari bahannya, instrumen gambang dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni gambang gangsa dan gambang kayu. Tidak semua perangkat gambelan jawa terdapat gambang gangsa, dan sebaliknya semua perangkat gambelan ageng jawa terdapat gambang kayu. Gambang gangsa hanya terdapat pada gambelan jawa yang berasal dari keraton yogyakarta dan keraton surakarta. Gambang gangsa berbentuk bilahan yang terbuat dari bahan logam, sedangkan gambang kayu berbentuk bilah dan terbuat dari kayu.gambang gangsa kurang berkembang dan tidak banyak diketahui oleh masyarakat banyak layaknya seperti instrumen – instrumen gambelan yang lainnya. Hannya sedikit para pengerawit yang mampu memainkan gambelan gambang gangsa ini, bahkan dewasa ini tidak ada satupun para pengerawit yang mampu memainkan secara benar dan baik instrumen gambang gangsa ini. Gambang gangsa pada gambelan kraton terdiri dari dua rancak  yang masing – masing berjumlah 14v bilah.baek laras pelog maupun selendro.

  1. 2.     Bagian-bagian Instrumen Gambang

Instrumen gambelan pada gambelan jawa dibuat dari bahan kayu, baik rancakan atau bilahnya yang sebagai sumber bunyi. Untuk memperoleh suara yang baek, kayu yang akan digunakan sebagai bilah gambang hendaknnya dipilih bahan berkualitas. Pada umumnya kayu – kayu yang digunakan antara lain adalah kayu sawo, kayu jati lengki, kayu berlean dan kayu slangking. Diantara kayu – kayu tersebut, kayu yang paling bagus digunakan adalah kayu slangking dan berliyan. Instrumen gambang kayu terdiri dari bilah dan rancakan yang mempunyai bagian – bagian angtara lain : grobongan, bantalan,  plancak, tumbengan dan tabuh. Bagian – bagian tersebut merupakan kesatuan yang utuh, apabila ada salah salah satu yang rusak atau cacat akan mempengaruhi suara yang dihasilkan.

  • Bilahan dibuat dari kayu, berfungsi sebagai sumber bunyidan tempat untuk ditabuh.
  • Grobongan adalah nama rancakan instrumen gambang terbuat dari kayu berbentuk  e         mpat persegi panjang.
  • Bantalan adalah alas untuk ganjalan bilah di atas grobogan , terbuat dari ijuk.
  1. 3.     Fungsi instrument Gambang dalam sajian gending

v Penghias lagu

Masing – masing instrumen gambelan jawa dalam sajian gending pada dasarnya mempunyai tugas dan fungsi sendiri – sendiri. Tugas dan fungsi setiap instrumen menjalankan lagu sesuai dengan balungan gending. Rahayu Supanggah dalam makalahnya yang berjudul “balungan” yang disampaikan pada simposiun festival gambelan instrumental di vanccover Canada.

v Pengisi irama

Pengertian pengisi irama disini pada pelaksanaan jalannya gending yang menyangkut cepat lambatnya sajian gending. Soedarsono dalam buku kamus istilah Tari dan Karawitan jawa menyebutkan bahwa irama adalah cepat lambatnya pukulan balungan pada suatu gending. Salah satu instrumen yang paling penting berperan dalam pengaturan irama adalah kendang dengan menggunakan sekaran atau pupuh-pupuh tertentu. Namun jika diperhatikan secara seksama, sebenarnya instrumen gambang dalam sajian gending ikut berperan sertan dalam menegakan irama.

  1. Jenis-jenis cengkok
  • Cengkok umum ialah cengkok yang digunakan untuk menggarap susunan balungan gending berdasarkan seleh gatra (balungan ke empat pada gatra).
  • Cengkok khusus ialah cengkok pada susunan balungan tertentu yang menggunakan garap khusus,
  • cengkok gantungan ialah cengkok yang digunakan untuk menggarap susunan balungan gantungan (balungan kembar) dalam satu gatra.

Posted in Lainnya | Comments (1.104)