TABUH LELAMBATAN KREASI”Taru Kencana”

This post was written by karangsudiartha on Mei 29, 2012
Posted Under: Tak Berkategori

PENATA : I Wayan Jebeg Dan I Wayan Darya,S.Sn
SEKAA GONG PANDAWA
Br. Tarukan,Mas,Ubud,Gianyar

 DIFINISI TABUH LELAMBATAN KREASI”Taru Kencana”
Festival Gong Kebyar PKB-XXIX 2007 Duta Kabupaten Gianyar Tabuh Lelambatan ” Taru Kencana” merupakan tabuh kreasi baru yang di ciptakan oleh I Wayan Jebeg Dan I Wayan Darya,S.Sn .Tabuh ini dituangkan ke dalam barungan gong kbyar yang mengambil cerita ” Taru Kencana” yang artinya seorang yang mengagumi hadirnya seorang gadis.
 INSTRMEN YANG DIGUNAKAN DALAM TABUH LELAMBATAN KREASI”Taru Kencana”
 2 tungguh jegogan, yang sumber suaranya pada bumbungan.
 2 tungguh juglag, yang sumber suaranya pada bumbungan.
 2 tungguh penyacah, yang sumber suaranya pada bumbungan.
 2 tungguh ugal, yang sumber suaranya pada bumbungan.
 4 tungguh pemade, yang sumber suaranya pada bumbungan.
 4 tungguh kantilan, yang sumber suaranya pada bumbungan.
 1 tungguh reong, yang sumber suaranya terletak di bawah pencol reong.
 1 tungguh trompong, yang sumber suaranya terletak di bawah pencol trompong.
 1 pasang gong lanang wadon, yang sumber suaranya terletak di belakang pencol gong.
 1 pasang kendang lanang wadon, yang sumber suaranya di tengah badan kendang atau di muka kanan dan muka kiri kendang.
 1 kempur, yang sumber suaranya di belakang pencol kempur.
 1 bende yang sumber suaranya di belakang pencol bende.
 1 kemong, yang sumber suaranya terletak di belakang pencol kemong.
 1kempli, yang sumber suaranya terletak di bawah pencol kempli.
 1 kajar, yang sumber suaranya terletak di bawah pencol kajar.
 1 tungguh cengceng ricik, yang sumber suaranya pada pertemuan bilah cengceng yang di pukul.
 Suling kurang lebih berjumlah 6, yang sumber suaranya di tanggkai atas suling atau sering disebut lubang pe manis.
 2 buah rebab , yang sumber suaranya pada kulit rebab, bila di gesek menggunakan alat penggesek rebab.

 KOMENTAR DARI TABUH LELAMBATAN KREASI
“Taru Kencana”
1) Sound System :
Dari Segi Sound System, dalam video ini kita bisa melihat keseimbangan suara antar instrumen digunakan. Sound System sangat berpengaruh dalam pengaturan suara dalam video ini, jadi apabila dalam pengaturan sound system orang yang mengaturnya kurang handal atau menguasai teknik – teknik dalam pengaturan ini, maka akan sangat berpengaruh dalam pengaturan suara instrumen yang bisa membuat sebuah pertunjukan tidak baik dan kurang enak didengar. Dalam video ini, instrument gong sangat kurang kedengaran. Sebaiknya microphone diletakkan dekat instrument tersebut agar nanti suaranya bisa seimbang dengan instrument yang lain. Selain itu juga suara riong saat tergabung dimainkan dengan semua instrumen jadi kurang begitu kedengaran,maka dari itu,setiap adanya kelemahan suara yang kurang jelas masuk ke sound sistem maka seorang yang mengawasinya harus jeli dalam hal-hal seperti itu.contohnya yang saya amanti pada menit ke 13 suara riong dari nomor satu sampai tiga kurang begitu jelas ditangkap oleh soundnya namun di riong yang nomor empat ( pemetit) suaranya terlalu menonjol,maka dari itu seorang pengatur sound sistem agar menambahkan beberapa sound lagi di sela-sela tungguhan riong itu.
2) Lighting :
Dari segi Ligthing, video ini terlihat sangat kurang sinaran yang terang. Karena saya lihat pada video ini, hanya menggunakan satu sumber cahaya. Dan dalam saat ending atau pementasan gebyar saat tabuh mau berahir itu kurang adanya efek-efek cahaya yang lain. Kalau disertai efek-efek cahaya yang lain, kemungkinan pementasan ini akan terasa lebih kelihatan hidup.
3) Pengambilan Gambar :
Dari segi pengambilan gambar, dalam video ini terlihat kurang bagus. Sebab kurang fokusnya gambar yang mau diambil. Misalnya mengambil gambar antar pemain gamelan. Di samping itu juga si pengambil gambar kurang kreatif untuk menyoroti wajah-wajah si pemain. Saya lihat pada video ini si pengambil gambar hanya diam di satu tempat Dan untuk kedepannya alat yang digunakan mengambil vidio tidak ditempatkan hanya satu titik saja agar tampak gambar samping dan depan jelas kelihatan.

 Saran –Saran
Kami sebagai masyarakat pengamat seni,untuk nantinnya agar hasil video lebih baik lagi maka kedepannya seorang yang menjadi pengatur sound sistem sebelum melakukan rekaman atau pementasan itu dimulai, diharapkan soundnya di cek dengan baik dan dalam penempatannya juga diperhatikan.Namun untuk penatatan lampu juga jangan satu arah saja.
Sekian komentar video tabuh lelambatan kreasi “Taru Kencana “ yang saya sempat hamati.apabila ada kesalahan kata dan kekurangan dalam penyampaian ini,saya sebagai pengamat mohon maaf sebesar-besarnya.

Terima Kasih.

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address