Hak dan Kewajiban Seorang Anak dalam Pelaksanaannya

This post was written by Indra on Desember 30, 2019
Posted Under: Tak Berkategori

Hak adalah segala sesuatu yang menjadi keharusan untuk didapatkan seseorang setelah apa yang menjadi kewajibannya terpenuhi. Tidak semua orang dengan mudahnya mendapatkan hak. Karena hak harus diiringi dengan kewajiban yang telah dilaksanakan seseorang tersebut. Namun setiap individu di dunia ini atau di negara kita Indonesia memiliki hak, baik itu sebagai warga negara Indonesia maupun sebagai anak manusia.

Orang yang telah dewasa sekalipun ia tetaplah anak manusia, sehingga setiap individu di negara kita pasti akan mendapatkan hak sebagai anak. Untuk mendapatkannya tentu ada syarat tertentu yang harus terpenuhi, yaitu menjadi seorang anak yang melaksanakan kewajibannya. Baik itu taat terhadap perintah orangtua, tidak menjadi anak yang bandel seperti tidak sekolah dan lainnya.

Pengertian Hak dan Kewajiban Seorang Anak

Hak merupakan sesuatu yang mutlak dan harus dimiliki oleh setiap orang dari baik itu sejak lahir hingga ia telah meninggal dunia dan penggunaannya tergantung pribadi masing-masing. Sedangakan kewajiban dalam kamus KBBI, kewajiban adalah sesuatu yang diwajibkan, yang harus dilaksanakan; pekerjaan, tugas menurut hukum; segala sesuatu yang menjadi tugas manusia. Hak dan kewajiban selalu beriringan. Seorang anak yang meminta hak, berarti ia harus melaksanakan kewajibannya dalam fungsi dirinya sebagai anak.

Semisal, menjadi seorang anak memliki hak untuk mendapatkan uang jajan, maka dia harus mau sekolah lalu ia meminta uang saku. Atau contoh lain, seorang anak yang ingin mendapatkan haknya berlibur di hari Minggu, maka ia harus mau untuk sekolah dan belajar. Baru hak liburnya diberikan. Ini fungsu dasar seorang anak. Karena paa dasarnya pendidikan adalah hak, hanya saja dalam praktiknya anak juga memiliki hak untuk kebebasan berlibur.

Pengertian HAM Secara Dasar

Hak asasi manusia merupakan hal yang harus didapatkan oleh setiap individu yang ada di dunia ini. Pengertian HAM sangat tergantung dengan pemaknaan yang dilakuakn oleh suatu negara. Namun pengertian HAM dari banyak kalanga  para tokoh kuga berbeda-beda. Seperti di bawah ini:

Ada yang mendefinisikan Hak asasi manusia sebagai hak yang diberikan langsung oleh Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati. Oleh sebab itu tidak ada kekuatan di dunia ini yang bisa mencabutnya. HAM memiliki sifat yang mendasar dan suci. Namun ada pula yang mendefinikan dengan yang lainnya, HAM Menurut Jan Materson, yang menjabat sebagai anggota komisi HAM di PBB. Menurutnya HAM adalah hak-hak yang ada pada setiap manusia yang tanpanya manusia mustahil hidup sebagai manusia.

Pengertian HAM bagi seorang anak tentu memiliki pengertian yang sama, yaitu pada intinya setiap individu memiliki hak dasar untuk hidup yang sama. Ada beberapa dasar yang bisa dijadikan untuk mengambil hak.

Di dalam Pasal 28 B Mengatur Tentang Hak Berkeluarga, Pasal 28 A ayat 1 setiap orang berhak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan lewat perkawinan yang sah. Sedangkan pasal 28 A ayat 2 setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas pemberian berasal dari kekerasan dan diskriminasi.

Ada pula di dalam Pasal 28 C Mengatur Tentang Hak Memperoleh Pendidikan

HAM untuk Seorang Anak

Pasal 28 C ayat 1 berisi tentang mengembangkan diri lewat pemenuhan keperluan dasar, berhak mendapat pendidikan, dan mendapatkan fungsi berasal dari ilmu-ilmu dan teknologi, seni dan budaya, demi menambah mutu hidup dan kesejahteraan.

Demikian artikel mengenai HAM dan hak serta kewajiban sebagai anak Indonesia, dan hak serta kewajiban sebagai WNI ( warga negara Indonesia) yang baik, yang dapat membuat masyarakat Indonesia lebih paham ada hak sekaligus kewajiban yang harus dilaksanakan. Semoga artikel ini memberikan manfaat kepada pembacanya.

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address