SEKILAS TENTANG BANJAR SAYA

This post was written by ibputuyoga on April 7, 2014
Posted Under: Tak Berkategori

SEKILAS TENTANG BANJAR SAYA

 

Banjar eka dharma jati dusun 3 kelurahan/desa dharma agung,kecamatan Seputih Mataram,kab.lampung Tengah,prov. Lampung ini adalah banjar dimana saya di lahirkan.Banjar eka dharma jati ini adalah banjar yang sangat terpandang di antara banjar banjar lainya yang ada di desa kami karena di banjar sya ini banjar paling aktif dalam kegiatan apapun dalam program desa maupun dalam hal lainya dan mempunyai banyak organisasi di antara lainya seperti  organisasi muda mudi, ibu pkk,skhe bleganjur  dan banyak lagi lainya.Di banjar saya ini ada sekitar  185 kepala keluarga  yang mayoritas beragama hindu,di banjar inilah saya memulai blajar tentang banyak hal seperti kesosialan dan keorganisasian, di dalam organisasi pemuda saya mendapat kepercayaan sebagai wakil ketua pemuda , kegiatan kegiatan yang sudah saya lakukan dengan angota muda mudi antara lain ngayah setiap odalan di pura kahyangan desa,bertirta yatra setiap hari raya kuningan ,mengadakan penghijauan dan pemanfatan lahan kosong milik banjar,pembuatan ogoh ogoh setiap menjelang hari raya nyepi dan masih banyak kegiatan lainya dalam ke aktipan tersebut organisasi muda mudi ini mendapat penghargaan dari bapak camat sebagai organisasi karangtruna teraktip di kecamatan,bukan hanya di bidang ke sosialan di dalam perlombaan seperti olah raga sekecamatan muda mudi di banjar saya sering di tunjuk sebagai wakil dari desa dan selalu mendapat juara,saya menjabat sebagai wakil ketua muda mudi disini tahun 2012 dan belum masa akhir saya sudah mengundurkan diri karena saya akan melanjutkan pendidikan di bali,di dalam bidang kesenian banjar saya merupakan banjar pertama yang mempunyai seprangkat gambelan bleganjur dan skhenya pun anggota pemuda dari kami,prestasi yang pernah kami raih adalah juara 1 lomba bleganjur tingkat sekecamatan ,juara 1 lomba iringan ogoh ogoh,juara 2 bleganjur tingkat remaja sekabupaten ,ya walaupun bleganjur kami tidak ada apa apanya di bandingkan bleganjur yang seperti  ada di bali maklum karena minimya pengajar seni di daerah kami,dalam penyambutan hari raya nyepi jika ada pestival maupun lomba banjar ini khususnya para pemuda selalu mendapat kepercayaan untuk mewakili desa, di sini saya sangat berperan penting karena saya dan kakak saya menjadi tukang pembuat ogoh ogohnya,juara 2 ,juara harapan , juara 3, juara 4,pernah kami raih dalam parade ogoh ogoh tingkat anak anak maupun dewasa,jika sudah di tunjuk sebagai wakil dari desa dalam kegiatan apapun itu kami pasti jauh jauh hari sudah mepersiapkanya bisa sampai 2 bulan sebelum perlombaan pasti sudah melakukan kegiatan,bukan hanya itu saja setiap 1 tahun sekali ,tepatnya 1 hari setelah hari raya galungan,kami merayakan ulang tahun mudha mudhi di banjar kami,setiap hari minggu malam para pemuda mendapat tugas mejage/ronda karna hri seni sampai sabtu sudah para orangtua yang mronda, maklum di desa kami termasuk rawan dalam kasus kehilangan.mukin sekian tentang sekilas kemajuan organisasi kami.

Sekarang saya akan mencritakan tentang mata pencharian warga di banjar kami, sebagian besar masyarakat khususnya di lingkungan banjar kami dengan cara bertani dan berkebun ,dan kebanyakan berkebun karet,ada sekitar 60 ha kebun karet di lahan para warga banjar kami,setiap pagi mulai pukul 03.30 warga yang mempunyai kebun karet yang sudah di sadap memulai brangkat keladang masing masing dengan penerangan lampu led yang di taruh di kepala dan memulai mengiris kulit karet untuk mendapatkan getahnya,sehingga kilihatan sperti ada perkampungan di ladang karena cahaya lampu lampu senter menjadi kelihatan seperti itu,setiap pagi kegiatan itu slalu di lakukan dengan rutin kecuali jika malam harinya hujan maka tidak bisa menyadap karena batang karetnya masih basah,dan akan di sadap pada sore harinya,setiap seminggu sekali kami mengambil getah hasil sadapan hari hari yang lalu lalu di cetak dan di timbang oleh pengepul,rata rata sekali nimbang dalam 1 minggu di banjar kami keluar sekitar 20 ton karet basah dengan harga yang tak menentu rata rata harga mulai dari Rp.9000-1200/kg nya,, karena harga karet hampir setiap nimbang harganya berubah tergantung harga karet di pabrik.demikian sekilas tentang banjar asli saya dan selanjutnya saya akan membahas banjar saya sekarang / banjar domisili yang di bali

Banjar Adat Sampyang Gianyar  yaitu banjar Adat SAmpyang desa pekraman Gianyar,kecamatan gianyar ,kab.Gianyar ini terletak di sebelah utara puri gianyar di banjar ini saya sudah tercatat sebagai warga domisili banjar ini karena saya baru pindah tempat maklum saya bukan kelahiran asli bali banjar ini adalah banjar dari kakek saya jadi karna saya tingal dengan kakek saya juga masuk dalam banjar ini.menurut narasumber yang saya tanyai banjar ini berdiri kira kira pada tahun 1965 mulanya banjar ini adalah banjar yang warganya terbanyak di gianyar yang berjumlah 150 kepala keluarga waktu itu tetapi karena ada perbedaan paham sehingga banjar adat sampyang ini pecah menjadi dua yaitu br.adat sampyang dan br.adat sampyang kaje kelian pertama di banjar adat sampyang ini bernama I NYOMAN WENE (alm) pada saat kepemimpinan beliau semua kegiatan adat khususnya dalam upacara yadnya bisa berjalan dengan baikj dan lancer termasuk hubungan dalam konsep TRI HITAKARANA  juga berjalan dengan baik dan lancar. masa jabatan beliau sebagai kelian adat partama di banjar ini adalah dua periode yaitu dari tahun 1965 sampai tahun 1973 kemudian di lanjutkan oleh bapaak Ketut Danu yang meminpin selama 2 periode juga yaitu dari tahun 1973 sampai 1981 dan juga dalam kepemimpinan beliu ini aktivitas dan ktreativitas di banjar ini semakin baik dan dapat mempersatukan semua generasi pemuda yang ada di banjar adat sampyang ini sehingga terbentuknya organisasi muda mudi yang bernama  Eka Dharma Sastra yang berarti setiap pemuda mempunyai bermacam macam ilmu dan setiap Hari saraswati yang tepatnya jatuh pada hari saniscare umanis watugunung  pemuda maupun pemudi melakukan persembahyangan bersama untuk memohon perlindungan dari ide sanghyang widhi wase.sesudah masa jabatan beliau ini berakhir maka masyarakat banjar sampyang melakukan musyawarah untuk nmencari calon kelian adat yang baru sehingga terpilihlah I Dewe ketut mantra dari tahun 1981 sampai tahun 1985 masa berakhir jabatan beliau dikarenakan beliau di calonkan sebagai bendese desa Adat Gianyar selama kemampuan beliau banyak masyarakat yang memprotes karena tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat maka tokoh masyarakat kembali melakukan pemusyarahan  untuk mencari calon kelian adat baru akhirnya terpilihlah paman saya  Ida Bagus Suryadi sebagai pengganti beliau saat kepemimpinan beliau banyak mengalami pembangunan yang beliau lakukan bersma krame banjar adat sampyang  diantaranya membangun wantilan jabe pure Hyang Api membangun bale kukul,membeli seprangkat gambelan bleganjur  dan membuat program ngaben massal untuk krame banjar yang ekonomi menengah kebawah.selanjutnya karena beliau bertugas sebagai guru pengajian tentu beliau sibuk baik di sekolah maupun di banjar untuk itu beliau mengundurkan diri sebagai kelian, yang berakhir pada tahun 1990 kemudian terpilih lagi kelian baru yaitu I Dewe Putu Tagel sampai sekarang dalam kepemimpinan beliau banyak kegiatan kegiatan yang baik seperti  skhe pesantian, pencak silat, skhe angklung dan masih banyak kegiatan yang lainya yang bertujuan untuk memersatukan dan memdidik generasi muda yang ada di banjar adat sampayang ini seperti  mengajak muda mudi untuk mengadakan persembahyangan bersama setiap kajeng kliwon purname tilem dan hari hari baik lainya demi mendapatkan kerahayuan bersama,.demikian sekilas info banjar domisili saya jika banyak dalam penulisan ini salah ataupun kurang memuaskan pembaca saya mohon maaf sebesarnya,  MATUR SUKSME

Reader Comments

added internet site cannote not unblocked after erase the line

#1 
Written By Benny Vasiliou on Juli 15th, 2014 @ 10:44 am

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address