FUNGSI DAN TEKNIK PERMAINAN INSTRUMEN SULING PADA GONG KEBYAR

This post was written by gedepradnyana on Februari 14, 2017
Posted Under: Tak Berkategori

Barunan gong kebyar adalah adalah salah satu barungan yang memiliki banyak instrument dan memiliki fungsi masing-masing pada setiap instrumennya.Salah satu instrumen pendukung daripada gong kebyar adalah suling.Instrumen suling berfungsi sebagai pemanis gending atau tetabuhan.Tanpa instrumen suling tabuh-tabuh kurang manis dan berwibawa,apalagi dalam tabuh lembut atau melo,sebagai contoh tabuh untuk mengiringi tari-tarian,misalnya tari topeng tua.Tabuh tari topeng tua kalau tidak isi instrumen suling sebagai pemanis,maka tabuh itu kurang cocok untuk mengiringi tari tersebut,karena tabuh tari topeng tua itu temponya sangan lambat atau pelan,sehingga sangt diperlukan instrumen suling sebagai pemanis.Dalam Seni karawitan kekebyaran,hingga saat ini belum diketahui secara pasti kapan instrument suling masuk sebagai bagian dari pada barungan gamelan tersebut.Suling yang terbuat dari bambu biasanya memiliki 6 sampai 7 lubang nada pada bagian batangnya dan lubang pemanis (song manis) pada bagian ujungnya.Sebagai salah satu instrumen di dalam gamelan bali,terdapat berbagai bentuk ukuran dari yang panjang,menengah dan pendek.Dilihat dari ukurannya tersebut suling dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok yaitu Sulung Pegambuhan,Suling Pegongan,Suling Pearjan,Suling Pejangeran dan Suling Pejogedan.Masing-masing mempunyai fungsi,baik sebagai instrumen pokok maupun sebagai instrumen pelengkap.Teknik permainan suling bisa simetris dengan lagu atau memberikan ilustrasi gending baik mendahului meupun membelakangi melodi geding pokok.Tetekep dan cara meniup akan berubah tergantung kebutuhan dari pada nada lagu yang dimainkan sebagai melodi atau ilustrasi lagu atau ketika ada suling yang dipakai memiliki saih gamelan lain,sehingga harus menyesuaikan dengan nada gamelan dengan mengubah tetekep,seperti menggunakan tetekep ding,dong dan tetekep yang lain.Sebagai salah satu dari alat musik tradisional,suling tergolong alat musik tiup (arophone) dimana dalam permainan Karawitan Bali dimainkan dengan teknik “Ngunjal Angkihan ” yaitu suatu teknik permainan tiupan suling yang dilakukan secara terus-menerus dan memainkan motif “wewiletan” yang merupakan pengembangan dari nada-nada pokok atau melodi dari sebuah kalimat lagu.Mengamati perkembangan dari pada Seni Karawitan Bali khususnya Seni karawitan kekebyaran dewasa ini,telah terjadi pergeseran atau perubahan fungsi dari beberapa instrumen yang terdapat dari barungan Gamelan Gong Kebyar.Salah satu perubahan tersebut adalah semakin berkembangnya fungsi instrumen suling dalam barungan gamelan tersebut.Sebagai salah satu tonggak penting dalam perkembangan fungsi suling dalam komposisi kekebyaran,dapat disimak dari salah satu komposisi yaitu Tabuh Kreasi baru Kosalia Arini yang diciptakan oleh I Wayan Berata dalam Mredangga Utsawa pada tahun 1969,dimana dalam komposisi tersebut mulai diperkenalkan adanya penonjolan permainansuling tunggal.Terjadinya perkembangan fungsi suling tersebut merupakan salah satu fenomena yang sangat menarik dimana suling yang pada awalnya memiliki fungsi sekunder yaitu sebagai instrumen pendukung,kemudian berkembang menjadi instrumen primer yaitu instrumen utama.Suling memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan komposisi kekebyaran dimana melodi yang dimainkan tidak hanya terpaku pada permainan laras pelog lima nada,tetapi sudah dikembangkan oleh para composer sebagai penghubung hingga mampu menjangkau nada-nada atau melodi menjadi lebih luas melingkupi berbagai patet seperti tembung,sunaren, bahkan mampu memainkan nada-dan selendro.Dari pengembangan fungsi tersebut komposisi tabuh kekebyaran yang diciptakan pada dua decade balakangan ini menjadi lebih inovatif dan kaya dengan nada atau melodi.Adanya pengembangan fungsi suling dalam komposisi kekebyaran terkadang menimbulkan fenomena yang lebih ekstrim dimana dalam sebuah karya komposisi instrumen ini muncul sebagai alat primer dan vital,tanpa kehadiran instrument instrument tersebut,maka sebuah komposisi tidak akan dapat dimainkan dengan baik sebagai mana mestinya.Bunyi suling dihasilkan melalui sebuah teknik pernafasan dari proses pemompaan dari rongga perut kemudian udara disalurkan melalui rongga mulut yang diatur pengeluarannya oleh perubahan bentuk bibir yang seterusnya udara masuk melalui sebuah lubang suling yang telah dibingkai oleh seutas tali rotan kemudian masuk ke dalam rongga bambu (resonator),yang akhirnya suara atau bunyi dapat didengar melalui lubang-lubang nada,serta lubang pembuangan.Untuk menghsilkan warna-warna suara baik yang rendah,sedang maupun tinggi,itu sangat tergantung pada tekanan udara yang disalurkan melalui lubang sumber pada suling.Selain itu posisi mulut dan bibir memiliki peran untuk memiliki peran untuk menghasilkan perbedaan dinamika atau warna suara.Dengan demikian teknik tiup yang dilakukan dengan baik dan benar akan sangat berpengaruh terhadap kalitas bunyi yang dihasilkan dengan baik pula.Kalau dilihat secara umun suling tradisional bali memiliki 3 bentuk yakni suling keci atau disebut dengan suling cenik,suling menengah atau juga disebut suling sedang,dan suling besar atau disebut suling gede.Di dalam permainan gong kebyar tutupan atau yang sering disebut tetekep suling yang digunakan adalah tetekep Deng : deng,dung,dang,ding,dong (laras pelog).Tetekep Deng yakni Nada Deng yaitu jari menutup semua lubang nada.Kalau nada Dung membuka lubang 5 dan 6 saja.Nada Dang yaitu membuka lubang 4,5,6 saja.Nada Ding menutup lubang 1 dan 3 saja yang lainnya dibuka.Dan yang terakhir nada Dong yaitu membuka lubang 1 dan 4 saja yang lainnya ditutup.Lubang satu dimulai dari lubang atas suling.Dengan instrumen suling maka gending-geding tetabuhan baik gong kebyar maupun yang lainnya akan semakin manis dan merdu.selain yang sudah dijelskan di atas maka suling juga memiliki keunikan lain yaitu suara dan aura bunyinya khas karena suaranya sangat menjolok dari pada instrumen lainnya sehingga instrumen suling memiliki suara paling menonjol pada tabuh-tabuh terutama gamelan tari.Instrumen suling mempunyai kelebihan dengan instrumen lainnya yaitu sebagai penghubung atau menjembatani dari pada tetabuhan-tetabuhan yang ada,baik gong kebyar dan lain sebagainya.Selain itu instrumen suling dapat diorkestrasi oleh banyak orang sehingga akan menambah meriah suasana tetabuhan yang dimainkan oleh para pemainnya.Suara instrumen suling bambu dapat meliuk-liuk dengan cengkok dan warna bunyi yang sangat khas dan alamiah.Liuk-liukan instriemen suling itulah yang menambah keindahan dan kemerduan daripada suatu tabuh itu.Dari pemaparan di atas maka bisa disimpulkan bahwa di dalam sebuah barungan Gong Kebyar ada berbagai instrumen seperti,kendang,gangsa,ugal,gong,reong,kempur suling,dan masih banyak lagi instrumen-instrumen lainnya yang mendukung barungan gong kebyar,karena tanpa ada instrument-instrumen tersebut maka baruangan gong kebyar tidak akan lengkap dan antara instrumen satu dengan instrumen lainnya saling mendukung atau saling berhubungan.Maka kita sebagai seniman bali kita harus bisa memainkan semua instrumen yang ada pada barungan gong kebyar,supaya kita tidak malu kepada orang-orang kita sebagai orang bali harus melestarikan budaya bali.Karena budaya bali merupakan warisan dari pada leluhur kita,dan kita bertugas dan wajib untuk melestarikannya.Itulah sedikit penjelasan tentang teknik permainan dan fungsi instrumen suling pada barungan gong kebyar.Semoga dengan ini bisa menambah wawasan atau pengetahuan para pembaca dan seluruh masyarakat yang ada di Bali pada khususnya.Semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat bagi semua orang dan bisa mempelajari taeknik-teknik permainan suling terutama dalam gamelan gong kebyar,dan juga supaya bisa kita membagi ilmu tentang pengetahuan kita terutama tentang seni yang ada di daerah bali pada khususnya bahkan sampai ke manca Negara,supaya pulau bali ini bisa ajeg dan lestari terutama dalam bidang seni yang dimiliki,dan menjadi suatu pelajaran yang bisa berguna pada setiap orang yang ada di Bali.
Sumber : Blog.isi-dps.ac.id

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address