Sejarah Gamelan Gong Kebyar Di Desa Adat Sumerta Kauh

Oktober 23rd, 2012

Sejarah Gamelan Gong Kebyar Di Desa Adat Sumerta Kauh

Pada tahun 1944 barawal dari gambelan “Gangsa Jongkok” yang biasanya digunakan mengiringi tari Pelegongan untuk dipersembahkan oleh raja – raja dulu. Pada tahun 1957 kemudian berkembang membeli gambelan Gong Kebyar besi. Mengingat semangat sekaa gong itu untuk dilatih, pada tahun 1960 maka selanjutnya berusaha membeli gamelan Gong Kebyar yang terbuat dari kerawang,mula-mula hanya “Gangsa Jongkok” .

Pada tahun 1978 terdorong akan keinginan mengikuti perkembangan saat itu yang sangat populer dengan adanya Gamelan Gong Kebyar maka berusaha untuk dapat memiliki Gong Kebyar lengkap, untuk melanjutkan pembinaan pengembangan seni tari dan tabuh dengan mengadakan pementasan di luar Dese Sumerta kauh dan di  lingkungan masyarakat. Pada tahun 1980 sampai dengan 1986 mengikuti perkembangan kepariwisataan di Bali dengan tujuan wisata masuk desa, maka mulai mengadakan pementasan di tempat yaitu di jaba Pura Desa Sumerta Kauh dan di jaba Pura Perajurit dengan materi pragmen tari Ramayana dan tari tari pelegongan.

Pada tahun 1996 mendapat kesempatan pementasan ke Singapura,Malaysia,dan Hongkong dengan rombongan kecil sebanyak 20 orang selama seminggu, atas kerja sama dengan para seniman seniman alam dari desa sumerta kauh yang sudah melalang buana, pementasan ini di lakukan di 3 negara di Singapura yaitu City Art Museum, Malaysia Art Museum, dan Hongkong Art Museum . Hingga sampai saat ini sekaa Gong Kebyar masih tetap eksis untuk memenuhi kegiatan adat dan agama serta terus mengadakan pembinaan pengkaderan secara berjenjang. Selain gong kebyar di pakai untuk memenuhi kegiatan piodalan di pura – pura yang berada di sekitar wilayah Dese Adat Sumerta Kauh yaitu di Pura Perajurit, Pura tangkas, Pura Manik Aji,  dan Pura Pasian, setiap 3 tahun sekali gamelan Gong Kebyar di Dese Sumerta Kauh digunakan untuk acara pementasan penyalonarangan di Pura Dalem Tungkub yang jatuhnya pada rahinan nemoning tilem kapat.

Instrumen Yang Ada Dalam Gong Gebyar Desa Adat Sumerta Kauh

Yang terdiri dari:

§Dua buah (tungguh) pengugal/giying
§Empat buah (tungguh) pemade/gansa
§Empat buah (tungguh) kantilan
§Dua buah (tungguh) jublag
§Dua buah (tungguh) Penyacah
§Dua buah (tungguh) jegoggan
§Satu buah (tungguh) reong/riyong
§Satu buah (tungguh) terompong
§Satu pasang gong lanang wadon
§Satu buah kempur
§Satu buah kemong gantung
§Satu buah bebende
§Satu buah kempli
§Satu buah (pangkon) ceng-ceng ricik
§Satu pasang kendang lanang wadon
§Satu buah kajar

Leave a Reply