BIOGRAFI DEWA GEDE SUKAWATI

This post was written by dewamademerta on November 6, 2012
Posted Under: Tak Berkategori

        Desa adat Bambang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli menjadi lebih dikenal masyarakat luas di Bali dengan hadirnya seorang seniman karawitan bernama Dewa Gede Sukawati.  Dewa Gede Sukawati yang lahir pada tgl 1, desember 1981 besar dan hingga kini tinggal di desa tersebut bersama istri dan orang tuanya , sampai saat ini masih aktif dalam kegiatan kesenian, khususnya seni karawitan, dan kegiatan mengajar di sekolah mau pun di luar sekolah. Dewa gede sukawati bru mempunya 1 anak prempuan. Mengaku tak bisa lepas dari kehidupan adat Bali, sejak muda Dewa Gede Sukwati selalu terlibat dalam aktivitas adat dan keagamaan di daerahnya. Keterlibatan yang awalnya sebagai peserta upacara atau penonton pertunjukkan seni, menumbuhkan kecintaannya pada adat istiadat leluhur. Lebih jauh lagi, tertanam dalam benak Dewa Gede Sukawati untuk ikut serta dalam melestarikan adat istiadat leluhurnya. Hal itulah yang mendorongnya untuk mulai mempelajari seni karawitan sejak usia 10 tahun dengan arahan dari Dewa Gede Negara(Bangli) yang membimbingnya selama 5 tahun,  kemudian dilanjutkan dibawah bimbingan I Dewa Gede Darmayasa(Bangli). Setelah menguasai tbuh karawitan, Dewa Gede Sukawati kemudian bergabung dengan sekha Gong kebyar untuk mewakili duta kabupaten Bangli dalam ajang Pesta Kesenian Bali yang di lakukan setiap tahun sekali Di usianya yang masih muda kini, aktivitas Dewa Gede Sukawati tetap tidak bisa lepas dari seni dan adat istiadat Bali, ia juga tidak segan-segan membagi ilmu dan keahliannya kepada orang lain dengan memberikan pelatihan penguasaan tabuh (gending) karawitan bali . Telah banyak seniman karawitan yang lahir dan besar melalui arahannya; beberapa diantara yang bisa disebutkan yaitu Dewa Made Merta, Dewa Gede Putra yudha dan I wyn Hendra. Hanya saja waktunya kini lebih banyak mengajar di luar atau mengikuti kegiatan keagamaan.

Adapun karya-karyanya yaitu : Kreasi barong brutuk, baleganjur yoga yowana SMK N 1 Bangli , baleganjur yoga semeti Smp N 2 Tembuku kontemporer pongpongan .Berkiprah sebagai seniman karawitan yang di masa jayanya kerap berpartisipasi dalam pertunjukan seni di luar daerah maupun di luar negeri, Dalam menjalani segala jenis aktivitasnya tersebut, Dewa Gede Sukuwati berpegang teguh pada filosofi hidupnya yaitu bekerja secara ikhlas (ngayah). Konon menurutnya, jika dibarengi dengan ikhlas, maka ia bisa menjalani segala aktivitas dengan baik.Dibalik semua kiprahnya dalam dunia seni tabuh tradisional, khususnya seni karawitan Dewa Gede Sukawati senantiasa berharap seni kesenian tradisional bali dapat bertahan di tengah perkembangan jaman yang semakin cepat dan banyaknya pengaruh dari budaya luar Bali. sehingga masyarakat Bali khususnya maupun masyarakat dunia umumnya dapat mengenal kekayaan seni budaya Bali. Ia menyadari bahwa harapannya tersebut tidak bisa lepas dari peran serta pemerintah dalam memfasilitasi perkembangan seni Bali. Pemerintah, harapnya, tidak hanya harus rajin memfasilitasi pertunjukkan kesenian Bali ke luar daerah maupun ke luar negeri, tetapi juga menjamin kehidupan para seniman yang telah mengabdikan hidupnya demi menjaga, mengembangkan dan melestarikan kesenian Bali. sementara itu, di tengah kreativitas dalam mengembangkan kesenian bali sedemikian rupa, Dewa Gede Sukawati berharap kepada generasi muda untuk tetap mempertahankan seni tradisional Bali, sesuai dengan aturan-aturan dasar maupun pakem-pakem yang diwariskan leluhur secara turun termurun.

 

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address