PELAWAK BALI I LOLAK ANGGOTA DPR RI

 

Diantara empat anggota DPD RI asal Bali periode 2014-2019, seniman I Kadek Arimbawa alias Lolak menjadi satu-satunya petahana yang berhasil terpilih untuk kedua kalinya. 

Keberhasilan Lolak cukup luar biasa karena dia berhasil mendapatkan 161.607 suara dan menempatkannya sebagai peraih suara terbanyak kedua. Padahal, Lolak mengaku tidak membentuk tim sukses dan mempraktikkan politik uang. 

Siapakah Kadek Arimbawa? Pria kelahiran Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung 31 Desember 1976 ini awalnya diragukan mampu menjadi DPD mewakili Bali. 

Pasalnya, ayah tiga orang putra dan putri itu dikenal sebagai seniman bondres, yakni kesenian tradisional di Bali yang menampilkan tokoh-tokoh lucu menggunakan topeng dengan pakaian tradisional Bali. 

Dia sering tampil di panggung pedesaan, dan siaran televisi lokal dengan menyuguhkan humor lokal. Selain itu, penampilannya unik dengan gaya rambut disisir ke atas dengan warna keemasan, dan pakaian mirip anak punk. 

Karirnya sebagai pelawak dimulai saat bergabung dalam Paguyuban Lawak Bali. Suami dari penyanyi lagu pop Bali, Ni Made Suastini atau Dek Ulik itu juga sempat mengelola rumah rekaman dan penyewaan sound system. 

Kunci keberhasilan Lolak mendapatkan simpati masyarakat, karena dia sering tampil secara gratis untuk acara penggalian dana bagi pembangunan banjar, dan pura desa. Panitia akan mendapatkan dana dengan menarik tiket masuk kepada setiap warga yang datang menonton. YouTube Preview Image

MANCING DASARAN

Kita coba mulai mengenal teknik dasar mancing ini. Yang pertama dan paling penting adalah alat-alat dasar mancing itu sendiri, seperti mata pancing dan pemberat (timah). Mengenai pemberat atau timah ukurannya bisa  bermacam – macam, dan rangkaian mata kail yang pakai pemberat pun bervariasi itupun sesuai lokasi dan arus air waktu memancing.

Untuk lokasi mancing dasaran ini bisa di laut, kolam, tambak, waduk, muara ataupun di kali. Jenis ikan sasarannya pun bermacam – macam, kalau di kolam biasanya sejenis ikan mujair nila, ikan tombro (ikan mas), ikan patin, ikan lele, ikan bawal, sedangkan di tambak ada ikan mujaer cepret, ikan bandeng, dll. Lain pula jika mancing dasaran dilaut sasarannya adalah ikan kakap merah, kerapu, giant traveli, ikan putian, dll.

Jika anda ingin sukses mancing dasaran ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satu contoh adalah saat mancing di laut, paling tidak anda harus mengetahui teknik dasar dari bottom fishing. Teknik dasaran ini biasanya selalu menjadi pegangan oleh para angler professional hingga saat ini. Beliau-beliau yang sudah menjadi professional angler tentu awalnya adalah belajar dari dasar juga.

Yang perlu diingat juga meski sudah memiliki pengetahuan Teknik mancing dasaran, bukan langsung ada jaminan ngomset ikan hehehe…. Mengapa? Karena mancing di laut kadang butuh keberuntungan, dimana hoki bisa membawa kita ke tempat yang banyak ikannya atau bisa juga boncos (pulang tidak membawa ikan).

Dan perlu diperhatikan pula banyak hal seperti kuat lemahnya arus, angin, dan cuaca, dengan demikian keberhasilan harus dipengaruhi banyak hal, tetapi meskipun begitu paling tidak bila anda harus menguasai Teknik mancing dasaran yang harus dimiliki dan dipahami oleh para angler.

Beberapa hal dasar yang harus anda kuasai adalah sebagai berikut :

Kuasai Alat Elektronik GPS dan Fish Finder

Alat Elektronik ini adalah modal yang paling utama untuk mendapatkan hasil yang bagus. Anda harus memiliki dua alat elektronik yaitu GPS (global position system) dan Depth Sounder atau Fish Fender. GPS bisa juga dengan jenis handheld maupun stand up tentu saja sesuaikan dengan kemampuan budget kita. sedangkan Depth Sounder atau Fish Fender untuk jenis 300 watt sampai 600 watt sudah cukup baik.

fish finder go mancing teknik mancing dasaran
Salah Satu Tampilan Fish Finder
humminbird GPS teknik mancing dasar go mancing
GPS untuk Pemancing

Sesudah anda memiliki kedua alat tersebut cobalah untuk belajar mengoperasikannya agar saat memancing di laut anda tidak bingung. Pertama hidupkan depth sounder dan GPS bersamaan. Pada saat itu anda harus selalu memperhatikan Depth Sounder atau Fish Fender dan GPS mulai pada perairan di laut. Apabila sewaktu – waktu kapal berjalan menemui suatu struktur gambar atau kedalaman laut di layar Depth Sounder yang berubah dari datar kemudian menonjol ke atas seperti terumbu karang kecil (bukan karang besar), dimana terdapat benda-benda asing melayang di atas tonjolan maka Anda telah menemukan sarang ikan tersebut. Namun sarang ikan itupun bisa berupa batu – batuan, rumpon, kapal tenggelam,dan becak yang di tenggelamkan.

deeper-fishfinder teknik mancing dasaran go mancing
Contoh Tampilan Layar Fish Finder

Jika anda menemukan sarang ikan tersebut tindakan selanjutnya rekamlah segera koordinat atau tandai ke dalam GPS. Lakukan sekali lagi dengan memutari lokasi yang telah anda tandai atau tag tadi. Agar anda tahu cara ini untuk menentukan keberadaan sarang ikan yang sudah kita tandai tadi dan untuk melatih kejelihan pada saat memancing dilaut agar tepat pas di posisi sarang ikan tersebut.

Pastikan Posisi tempat Lego Jangkar

Untuk melego jangkar biasanya pekerjaan kru kapal,apabila anda ingin sukses anda harus juga mengetahui posisi matematis tentang lego jangkar tersebut. Untuk memperhitungkan pertama setelah anda menemukan sarang ikan terlihat dalam layar Fish Fender segeralah lempar plontang tersebut untuk menandai lokasi seeara akurat. Selanjutnya di plot ulang untuk mencari ketepatannya.

Cara untuk melego jangkar tersebut anda harus memperhatikan posisi plontang dan juga melihat apakah arus kencang atau arusnya lemah. Melego jangkar yang baik apabila umpan dari pancingan kita jatuh tepat pada muka arus yang berpatokan dengan plontang tersebut. Plontang pun ada 3 bagian yaitu plontang untuk penahan arus dan 2 plontang posisi dimana setelah kena arus sejajar dengan plontang pandu atau plontang utama.

Apabila jangkar sudah tepat di posisinya , kemudian anda tinggal memancing. Untuk umpan pertama yang anda turunkan dimakan ikan bertarunglah dengan hati-hati kawan. Usahakan jangan sampai pertarungan pertama anda kalah dengan senar atau benang PE putus. Apabila putusnya senar atau benang tersebut membuat ikan panik sehingga kawanannya pun kemungkinan dalam waktu pendek akan menjauh dan sarang atau rumpon tersebut kosong.

Faktor sinar Matahari dan Bulan juga sangat menentukan

Untuk matahari pada siang hari kadang bisa mempengaruhi kegiatan ikan tersebut .Untuk mancing yang baik adalah saat dinihari atau menjelang subuh sampai mau keluarnya sinar matahari,secara biologis ikan dalam keadaan fres baru keluar dari tidurnya untuk mencari makan di pagi hari. Dilanjutkan hingga siang hari sampai teriknya sinar matahari yang terus bersinar tanpa adanya gelap, mendungg dan hujan.

Untuk di waktu malam hari berpengaruh ada atau tidaknya sinar bulan .Untuk malam hari memancing ikan yang baik adalah saat tidak ada bulan atau dengan kata lain pada saat tidak ada sinar,apalagi saat bulan purnama usahakan jangan mancing di waktu bulan purnama. Karna air laut tersebut mengandung garam apabila ada sinar bulan pada malam hari akan menyebabkan senar pancing yang ada di dalam air laut akan terlihat seperti menyala sehingga ikan pun merasa takut, karna diakibatkan adanya sinar atau cahaya dari atas permukaan air laut.

Kondisi Awan, kecepatan angin dan besarnya ombak

Untuk kecepatan angin juga berpengaruhi dengan kegiatan ikan tersebut, karna besar tidaknya ombak tersebut akibat dari tiupan angin yang datang. Datangnya angin tersebut akan mengakibatkan adanya ombak dan juga bisa mempengaruhi ada atau tidaknya awan tersebut . Apabila terjadi ombak besar ikan-ikan yang lebih kecil biasanya akan menuju ke teluk karna air disekitaran tersebut lebih tenang sehingga mengakibatkan ikan-ikan besar juga ikut keteluk untuk mencari makanan dan ikan – ikan kecil pun menjadi mangsa ikan besar.

Untuk angin juga tergantung dari cuaca dan musim, usahakan jangan mancing di musim baratan juga. Apabila cuaca mendung dan matahari terhalang atau redup, ikan – ikan laut juga biasanya akan berenang ke dasar laut atau di karang – karang sarang ikan.

Untuk musim hujan, ikan laut cenderung lebih sedikit karena air laut atau kadar garam pada air laut berkurang ( salinitas ),ini disebabkan oleh banyaknya air tawar yang terbuang ke laut juga karna dari aliran sungai – sungai tempat air tawar yang menuju ke tengah laut dan mengakibatkan ikan ke dasar laut atau bersembunyi disarangnya. Apabila jika hujan terjadi di tengah laut dan hanya sebentar ikan akan bertambah lapar dan lebih agresif kawan.

Suhu air dilaut

Untuk temperature suhu air laut sangat berpengaruh terhadap ikan, apabila suhu terlalu panas ikan akan lebih cenderung ke dalam laut atau ke tengah laut untuk mencari suhu yang lebih dingin, apabila pada suhu yang agak tinggi ikan lebih agresif dalam mencari mangsa untuk dimakan.Namun jika suhu air laut terlalu dingin, ikan akan berkurang dalam selera makan dan kurang begitu agresif saat mencari makanan . Untuk suhu air laut didaerah indonesia berkisar antara 26 – 35 derajat celcius, di suhu tersebut yang baik untuk memancing di air laut.

Arus air dilaut juga perlu diperhatikan

Untuk arus biasanya air dipengaruhi oleh keadaaan laut ,Beberapa kejadian pada saat situasi angin kencang arus air dalam laut justru lemah sedangkan angin lemah, arus air dalam laut bisa kencang pada saat mancing . Jadi arus air tidak dipengaruhi oleh angin.

Sebenarnya arus air laut kencang dapat dilihat pada saat mancing dasar oleh miringnya senar atau benang pancing,pemberat apabila sudah menyentuh dasar laut. Kadang timah pemberat dapat bergeser jauh atau bahkan tidak dapat menyentuh dasar laut,sehingga keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberi ukuran pemberat yang lebih besar. Kondisi arus air laut seperti ini layaknya udara,air laut yang bergerak dari suhu dingin menuju ke suhu yang lebih hangat. Pada daerah pertemuan kedua arus inilah biasanya ikan banyak yang berkumpul.

Kejernihan air dilaut

Untuk kejernihan atau kekeruhan air laut juga patut diperhatikan kawan. Apabila kekeruhan air di laut yang buruk atau banyaknya sampah sehingga menimbulkan bau yang ta sedap bagi ikan dapat menyebabkan populasi ikan berkurang. Posisi yang baik memancing adalah keadaan air laut sekitarnya yang jernih dan berwarna biru terang yang terkena sinar matahari . Terkadang perbedaan warna airlaut bisa disebabkan oleh sinar matahari yang redup atau tertutup oleh awan mendung. Kadang pula diair yang keruh pun ada ikan jenis yang berbeda di air yang jernih asal di air tersebut tidak ada bau sampah.

Mungkin ini sebuah info artikel teknik mancing dasaran dari saya semoga bermanfaat bagi kawan – kawan angler, dan ini beberapa contoh dokumen dari teman – teman kami saat mancing di laut dengan teknik mancing dasaran atau bottom, dan mungkin dari kawan – kawan angler juga ada yang dapat lebih besar.YouTube Preview Image

MEANCING DENGAN TEKNIK TROLING

Teknik mancing pun banyak macam – macamnya mulai dari teknik mancing dasaran atau bottom,teknik casting, jigging, popping, rock fishing, trolling dll….untuk kali ini kita akan membahas atau bercerita tentang teknik mancing trolling.

Teknik mancing trolling merupakan teknik mancing yang dilakukan di atas kapal atau perahu dengan posisi kapal berjalan, teknik trolling ini harus di sertai dengan kecepatan kapal saat jalan sedang kan saat strike kecepatan kapal atau perahu harus di kurangi. Teknik trolling ini juga merupakan salah satu tehnik mancing yang tertua untuk memburu ikan game fishies semacam marlin, tuna, wahoo, tenggiri, barakuda, lemadang dan ikan-ikan besar di samudera lepas.

Teknik ini harus menggunakan reel khusus (open reel) yang cukup kuat dan joran khusus yang umumnya hanya terdiri dari 1 batang dan harus ditarik kapal dengan kecepatan 5-7 knot.trolling biasanya menggunakan umpan buatan yang dibuat dari fiber glass, kayu atau plastik. Umpan palsu yang paling populer adalah yang disebut rapala untuk memancing ikan ikan seperti tenggiri dan wahoo. Ada jenis umpan buatan lain yang disebut konahead yang berbentuk seperti cumi tapi berwarna menyolok untuk mancing ikan ikan sejenis marlin, layaran dan lemadang.

Peralatan Teknik Mancing Trolling

Reel trolling

Untuk memancing dengan teknik trolling memang membutuhkan reelyang khusus. Gunakan reel yang di lengkapi dengan level drag dan double speed.

reel teknik mancing trolling
Reel Teknik Mancing Trolling

Joran
Untuk joran, pilih joran yang dilengkapi dengan rollerhal ini bertujuan agar senar tidak tergencet/menjadi pipih disaat mendapatkan tekanan besar serta tidak mudah panas disaat long fight.

joran teknik mancing trolling
Joran yang dipakai dalam Teknik Mancing Trolling

Senar (kenur)
Senar monofilamentdengan ukuran 50-80lbs

Shock leader
Ukuran shock leaderbiasanya dua kali ukuran main line. Jika menggunakan senar ukuran 50lbs maka shock leader yang digunakan 100lbs

Barrel swivel, split ring dan sleve

Serat kabel baja/wire
Di gunakan untuk menyambung senar dengan mata pancing. Selain itu berguna untuk melindungi senar dari gigi ikan yang tajam. Panjangnya kira-kira 1 – 1.5m. Untuk umpan yang menggunakan konaheaddan umpan alami biasanya tidak memakai wirekarena untuk memaksimalkan kerja umpan tersebut.

Umpan
Ada dua alternatif untuk memilih umpan trolling, bisa dengan umpan alami ataupun umpan buatan. Untuk umpan buatan gunakan umpan yang berwarna terang, mengkilat dan kuat.keuntungan menggunakan umpan buatan adalah tidak mudah hancur saat terkena ombak . Umpan buatan yang biasa digunakan diantaranya; rapala atau konahead. Sedangkan untuk umpan alami ikan yang digunakan adalah ikan bandeng karena memiliki warna yang terang dan mengkilat sehingga dapat menarik perhatian ikan target.

umpan atau lure teknik mancing-trolling
Umpan atau Lure Teknik Trolling

Hook (mata pancing)
Jika menggunakan umpan alami mata pancing mutlak diperlukan. Gunakan mata pancing nomor 5 – 7, karena pada umumnya target pemancingan trolling adalah ikan besar, jadi mata pancing yang dipakai juga harus sesuai. Sedangkan jika memakai umpan buatan biasanya sudah terdapat mata pancing yang sesuai ukuran umpannya.

Pada saat kapal berjalan turunkan umpan ulur ke belakang sesuai yang di inginkan, untuk idealnya minimal 30m paling dekat. Umpan palsu yang sering di pakai dari jenis ikan selar atau cumi cumi yang diberi warna merah mencolok, atau bisa juga dari tali rapia di buat warna warni, dan juga bisa di buat dari bahan plastic bercorak mengkilat dll.

strike teknik mancing trolling

Saat kapal bejalan pelan umpan di turunkan sampai posisi umpan sudah ideal sesuai insting angler, katrol/kerekan/reel tahan akan tetapi jangan sampai terkunci ketat,biarkan sedikit longgar agar saat umpan di sambar ikan line secara otomatis terulur dengan sendirinya. Bilamana di kunci ketat pada saat umpan kita di sambar ikan di khawatirkan karena tidak kuat menahan beban ikan tersebut sehingga  line bisa putus. Joran trolling yang sering kali di pakai saat memakai teknik troling adalah overhead yaitu katrol/kerekan/reel berada di atas joran, sehingga pada saat kita melawan ikan lebih ringan.

Teknik ini merupakan teknik mancing termudah, karena angler disini hanya mengulur lure yang terkait pada senar dari joran dengan jarak sekitar 100-200 meter dari kapal, dan membiarkan lure tetap terseret di air yang mengakibatkan gerakan-gerakan akibat perubahan kapal sambil menunggu sambaran ikan.

Teman kami pun sempat mencoba teknik trolling ini di daerah pulau madura  dengan alat seadanya,untuk reel kami memakai type overhead beserta joranya dengan spesifikasi pe 3-5, kebetulan cuaca nya tidak begitu bersahabat sehingga ikan yang naik pun ukuran size kecil hehehe.., tapi teknik mincing trolling inipun bener – benar membawa kenikmatan tersendiri.YouTube Preview Image

JIGING MASTER

YouTube Preview Image

Agar hasil jigging maksimal kapal harus berada di spot yang tepat yaitu bisa disekitar karang ataupun rumpon. Kita juga harus mengetahui target ikan terlebih dahulu serta testing salah satu jig, untuk mengetahui berapa gram jig yang harus dipakai, sesuaikan dengan kondisi arus, jangan sampai jig melayang horisontal. Penggunaan joran juga harus seimbang agar gerakan menjadi nyaman dan tepat. Misalkan jig 40-120 gram cocok menggunakan joran ukuran 8 – 15 lbs, jig 400 gram untuk joran 40-80 lbs dan 500 gram untuk joran 50-100 lbs. Pemancing harus mengetahui karakter jig yang digunakan, agar memainkan jig tersebut dengan tepat.

Pilih jig berdasarkan arus laut, bukan berdasarkan kedalaman. Misalnya spot dengan kedalaman 150 meter yang arusnya kecil, bisa menggunakan jig 80-150 gram. Pemilihan warna jig tergantung selera dari masing-masing pemancing. Pemancing harus suka terhadap warna pilihannya tersebut, sehingga pasti ikhlas pada waktu menggunakannya. Pemilihan spesifik biasanya diketahui dari pemancing yang sudah sering jigging di spot tersebut.

Ada berapa macam tehnik memompa jig, slow jigging dan fast jigging. Tipenya ada short stroke dan long stroke. Pemancing pasti akan melakukan berbagai tehnik yang variatif agar jignya mampu menarik perhatian ikan hingga disambar. Jig yang disambar ikan pasti akan langsung terasa pada joran dan langsung melengkung. Karena aktivitas memompa jig yg aktif bisa membuat pemancing merasakan sambaran ikan. Kalau perbedaan slow (pelan) dan fast (cepat) jigging itu bisa dilihat dari cara memompa jignya.-

Memancing Dengan Teknik Casting

YouTube Preview Image  Dimulai dari teknik casting, Casting merupakan salah satu teknik memancing dengan cara melempar dan menarik kembali, dimulai dengan melempar lure, retrieving atau menggulungnya dengan reel sambil memainkannya sesuai dengan tipe lure yang digunakan. Ini dilakukan terus menerus hingga lure tersebut disambar oleh sang predator air. Peralatan yang digunakan untuk casting adalah, Joran casting (memiliki tingkat kelenturan yang sangat tinggi), reel baitcasting (bisa mengatur kecepatan retrieving dan spool saat melempar dan menarik lure), dan otomatis yang terakhir adalah lure itu sendiri.

  Casting cenderung digunakan untuk memancing di sungai dengan target ikan-ikan predator seperti; hampala, toman, gabus, dan sejenisnya. Lure-lure yang digunakan untuk casting adalah; Stickbait, Minnow, Spoon, Spinner, Pencil, Froggie, Casper, dan masih banyak lainnya. Tiap-tiap lure mempunyai action (gerakan umpan ketika dimainkan di air) yang berbeda-beda, dan tentunya tiap lure mempunyai teknik yang berbeda-beda pada saat retrieving.

video : https://youtu.be/OgZ2d7lxvIA