RSS Feed
Jun 30

TARI LEGONG ANDIR

Posted on Minggu, Juni 30, 2013 in Tak Berkategori

TARI LEGONG ANDIR

Tari andir merupakan tarianan  yang ada di Desa Tista Br. Carik. Asal usul adanya tarian andir di desa Tista Br Carik adalah warisan leluhur mereka. Tari andir disaklarkan oleh masyarakat di desa tersebut dari  jaman nenek monyang mereka hingga sekarang anak cucu mereka yang mewarisinya.

Pementasan tari andir dilaksanaan tidak disembarang tempat hanya dapat dilaksanakan pada upacara-upacara Dewa nyadnya piodalan di pura pura.Tidak dapat diupah untuk upacara balih-balihan.  Dalam pemilihan penarinyapun juga tidak sembarang memilih,harus seorang perempuan yang bulum menikah serta pemilihannya dilaksanaakan dengan cara (nuur) pemilihan melalui perantara ida betara(pemangku)dan siapan yang terpilih harus melului upacara terlebih dahulu supaya dapat menarikan tarian andir tersebut. Penari Andir di Desa Tista Br carik berjumbelah 6 orang.Dalam pementasan tariannyapun tidak gampang  sebelum mereka menari serangkaian upakara dilaksanaakan. Para menari Andir dikasi banten oleh banjar tersebut ke rumah mereka masing-masing untuk dihaturkan kepada Ida Betara yang ada di merajan mereka masing – masing untuk memberitahu bahwa mereka akan menari andir supaya dikasi keselamatan dalam pementasannya dan berjalan dengan lancar.Busana perlengkapan tarian serta pernak-pernik tarian tersebut juga tidak ada yang menyewakan,mereka mempunya sendiri perlengkapan tarian tersebut yang ditaruh di bale banjar mereka.   Rangkaian  pelaksanaan tari andir di Desa Tista Br Carik dilaksanakan pada saat calonarang mesolah atau sebelum rangda mesolah, diiringi oleh gambelan yang dimiliki sendiri oler masyarakat di desa tersebut.Alunan gambelan yang mengiringi tarian andir adalan gambelan sejenis pelegongan  yang  dimainkan oleh masyarakat di desa tersebut.Gerakan tarian andir adalah sangat sederhana,ada suasana mistik,magis dan religious dan ditarikan secara kolektif dan isisnya menggugah emosional keagamaanyang menyebabkan para penari tersebut menjadi kesurupan(hilang kesadaran).Bila sudah  menginjak akan rangda mesolah penari andir menjadi kesurupan(hilang kesadaran)  dan diantara mereka ada yang sampek nebekin(menusuk) rangda tersebut. Bila  sudah selesai pertunjukan  penari andir bisa sadarkan diri seperti biasa.

Rangkaian pementasan tarian andir dan asal usulnya yang menjadikan tarian andir di Desa Tista banjar carik disaklarkan dan dipercayai ada unsur magicnya bagi kehidupan masyarakat di banjar tersebut.Tidak semua banjar mempunyai tarian saklar seperi andir di Desa Tista Banjar Carik maka dari itu generasi muda mereka terus mewarisinya supaya tidak terlupakan apalagi tarian ini merupakaan tarian sakral. Yang sudah kita ketahui tarian saklar yang dimiliki oleh suatu banjar/desa merupakan tarian yang patuh dibanggakan menjadikan banjar anatu desa dapat dikenal luas di sutu wilayah.

 

Sumber                : Pak wawan

Tanggal/jam       : 30 maret 2013 / 11.00 wita

 

 

 

TARI LEGONG ANDIR

Penari: Tarita
Bandung

Sebuah tarian klasik Bali yang memiliki pembendaharaan gerak yang sangat kompleks yang terikat dengan struktur tabuh pengiring yang konon merupakan pengaruh dari Gambuh. Kata Legong berasal dari kata “leg” yang artinya luwes atau elastis dan kemudian diartikan sebagai gerakan lemah gemulai (tari). Selanjutnya kata tersebut di atas dikombinasikan dengan kata “gong” yang artinya gamelan, sehingga menjadi “Legong” yang mengandung arti gerakan yang sangat terikat (terutama aksentuasinya) oleh gamelan yang mengiringinya. Sebutan Legong Kraton adalah merupakan perkembangannya kemudian. Adakalanya tarian ini dibawakan oleh dua orang gadis atau lebih dengan menampilkan tokoh Condongsebagai pembukaan dimulainya tari Legong ini, tetapi ada kalanya pula tari Legong ini dibawakan satu atau dua pasang penari tanpa menampilkan tokoh Condong lebih dahulu. Ciri khas tari Legong ini adalah pemakaian kipas para penarinya kecuali Condong.
 
Gamelan yang dipakai mengiringi tari Legong dinamakan Gamelan Semar Pagulingan.

Lakon yang biasa dipakai dalam Legong ini kebayakan bersumber pada:

  • cerita Malat khususnya kisah Prabu Lasem,
  • cerita Kuntir dan Jobog (kisah Subali Sugriwa),
  • Legod Bawa (kisah Brahma Wisnu tatkala mencari ujung dan pangkal Lingganya Siwa),
  • Kuntul (kisah burung),
  • Sudarsana (semacam Calonarang),
  • Palayon,
  • Chandrakanta dan lain sebagainya.

Struktur tarinya pada umumnya terdiri dari:

  • Papeson
  • Pangawak
  • Pengecet, dan
  • Pakaad

Beberapa daerah mempunyai Legong yang khas, misalnya:

  • Didesa Tista (Tabanan) terdapat jenis Legong yang lain, dinamakan Andir (Nandir).
  • Di pura Pajegan Agung (Ketewel) terdapat juga tari Legong yang memakai topeng dinamakan Sanghyang Legong atau Topeng Legong.

Daerah – daerah yang dianggap sebagai daerah sumber Legong di Bali adalah:

Sumber : Team Survey ASTI / Internet

Tanggal : 27 maret 2013

 

Be the first to comment.

Leave a Reply