TUGAS LITERATUR MUSIK NUSANTARA 1

Posted in Tak Berkategori on April 10, 2012 – 9:39 am
Post a comment

KEKAYAAN BUDAYA

Lebih dari ribuan tahun , kebudayaan-kebudayaan besar sepaerti Cina, India, Islam, dan Eropa mempengaruhi kebudayaan yang ada di wilayah Nusantara, atau Indonesia yang kita kenal sekarang ini. Tak salah bila kemudian sarjana-sarjana Barat dari berbagai bidang ilmu lebih memilih Nusantara sebagai lokasi risetnya. Ketertarikan terhadap Nusantara tidak dapat diartikan hanya sebatas kawasan budaya persinggahan, pertemuan, penampungan, kolonisasi, sekaligus konsumen dari empat kebudayaan besar tersebut. Lebih dari itu, sisi menarik dari kawasan ini adalah jaringan-jaringan yang menjalin hubungan kebudayaan antara pribumi dengan agen-agen budaya besar yang mempengaruhinya. Termasuk, kemampuan pribumi yang tidak bergantung pada salah satu dari keempat kebudayaan besar Cina, India, Islam, dan Eropa ini. Kekayaan budaya Nusantara ini terlihat dengan mudah dalam aneka tekstil dan kain adat.

RAGAM MUSIK INDONESIA

Para etnomusikolog yang melakukan riset di kawasan Nusantara hanya dapat menghasilkan sebagian kecil dari seluruh musik yang ada di Nusantara. Aneka ragam gong atau gamelan, musik vokal, musik membra, musik tiup, musik dengan instrumen yang dimainkan secara solo atau kelompok, tangga nada, idiom-idiom, repertoar, pengaruh Eropa/Amerika/Timur Tengah/India, Cina, bentuk-bentuk hybrid yang mencampurkan elemen-elemen tradisional dengan asing, adalah sejumlah bagian dari seuruh kumpulan gejala musik yang ditemukan di kawasan Nusantara.

ETNOMUSIKOLOG NUSANTARA

Etnomusikolog Nusantara mempunyai profil berbeda-beda mulai dari mereka yang berangkat dari latar musik-baik musik tradisional, musik rakyat, musik etnik, musik pop, dan kadang-kadang musik Barat sampai dengan yang berlatar bidang antropologi dan bidang ilmu lain.tetapi siapapun orangnya dan bagaimana caranya mempelajari musing tersebut mereka adalah orang-orang yang mengadakan penelitian tentang musik dalam konteks budaya. Jadi, mereka bisa saja berangkat sebagai bahan kajian, ‘alat pembuktian,’ dan analisis dalam kerjanya.

Di Indonesia, etnomusikologi juga mengalami permasalahan yang sama, yaitu merupakan bidang yang mempunyai cakupan wilayah beragam dan tidak sempit. Ini disebabkan karena musik memang mempunyai banyak dimensi dan aspek yang dapat dijadikan sasaran untuk suatu penelitian.

CIRI PERSPEKTIF ETNOMUSIKOLOGI NUSANTARA

Etnomusikologi Nusantara mempunyai perspektif khusus yaitu membentuk bangunan pikir dan landasan konseptual dari bahan-bahan dan untuk kehidupan musik Indonesia. Secara khusus bidang ini mencoba memberikan penjelasan tentang apa saja yang terjadi di wilayah ini sesuai dengan nilai dan konsep-konsep yang ada dan hidup di dalamnya.

ETNOMUSIKOLOGI DAN ANTROPOLOGI MUSIK

Etnomusikologi mempunyai perspektif khusus bila dibandingkan dengan antroplogi musik, karena walaupun dalam hal sasaran keduanya mempunyai kesamaan tetapi dalam penekanan dan fokusi kajian terdapat perbedaaan yang mencolok. George List menyadari perbedaan dan mencoba memberikan rumusan tentang etnomusikologi dengan cara yang sangat bebas tersebut sejak awal perkembangan etnomusikologi di Amerika Serikat. Ia mengungkapkan perbedaan tersebut dalam sebuah artikel ketika ia merumuskan definisi etnomusikologi pada tahun 1979. List sadar akan hal ini dan secara tegas dan gambling ia mengatakan bahwa: “Etnomusikologi hanya akan dapat didefinisikan apabila kita lihat bahwa etnomusikologi diberi peralatan yang baik untuk bekerja dibanding dengan antroplog, ahli folklor, ahli sejarah, ahli linguistik, ahi yang dikenal dengan musikolog histories, psikolog, dan sosiolog” (List,1979:1-5).

ETNOMUSIKOLGI DAN KARAWITAN

Di Indonesia etnomusikolgi dan karawitan bisa berada di dalam satu wadah jurusan (seperti yang terjadi di ISI Surakarta) atau dalam jurusan yang berbeda, tergantung tujuan dan kesiapan tenaga institusi yang mengelolanya. Bagaimanapun posisinya, etnomusikologi seharusnya dipandang sebagai sebuah disiplin yang berdiri sendiri karena cara kerjanya tidak seperti jurusan karawitan pada umumnya. Di satu pihak, jurusan karawitan muncul dari kebutuhan untuk menyediakan tenaga pemusik karawiatn, sehingga pelatihan diarahkan untuk menjadikan lulusannya pemain gamelan.

IMPLEMENTASI ETNOMUSIKOLOGI NUSANTARA

Ibarat mewarisi spirit awal pelahiran etnomusikologi-yang lahir dari kegiatan pengkoleksian, perekaman, sampai kepada pembelajaran, pertunjukan dan desiminasi-implementasi etnomusikologi adalah kegiatan operasional untuk menerapkan disiplin ilmu etnomusikogi ke dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi etnomusikologi tidak berkutat pada wacana-wacana teoritik tetapi wacana-wacana praktis , yaitu wacana-wacana terapan yang lebih mampu mengakrabkan disiplin etnomusikologi dengan kebutuhan masyarakat. Menjadikan etnomusikolgi sebagai disiplin ilmu yang memiliki pengaruh dan sumbangan bernilai untuk penguatan kehidupan berbangsa dan bernegara, maupun untuk pengembangan ilmu etnomusikologi.

ETNOMUSIKOLOGI NUSANTARA DALAM PERSPEKTIF DUNIA

Dalam konteks ini musik ( dan kesenian sejenis lain) dianggap menjadi ‘mesin penggerak’ yang berfungsi untuk mendorong terwujudnya tidak hanya toleransi di antara anggota masyarakatnya tetapi lebih dari itu dapat mengeluarkan enerji perekat yang mampu memberikan inspirasi bagi terbentuk identitas nasional. Hal ini bukan mustahil karena musik mampu menggerakan tekanan-tekanan bawah sadar anggota masyarakat untuk diaktualisasikan dalam wujudnya yang nyata yaitu situasi social yang mempunyai kohesi tinggi dalam menaggulangi berbagai anasir kebudayaan asing maupun untuk mengkristalisasikan elemen-elemen pokok dalam kehidupan social dan kultural.

MASA DEPAN ETNOMUSIKOLOGI NUSANTARA

Etnomusikologi Nusantara, meskipun spesifik dalam cara pendekatan dan kerja, mempunyai kekuatan dalam menga,bil sikap dalam budaya yang mempunyai dampak luas terhadap dialog antara musik yang satu dengan musik lainnya dan kehidupan masyarakat secara menyuluruh. Lebih luas lagi, etnomusikologi Nusantara (dan tentunya pada umumnya) akan memberikan warna terhadapa cara pandang masyarakat – baik masyarakat akademik maupun masyrakat umum yang secara tidak langsung berada di dalam wilayah kerja etnomusikologi – terhadap masyarakat dan kebudayaan lain. Hal ini disebabkan oleh karena dampak dari pengaruh etnomusikologi yang selalu berada di tempat (lokasi), berkomunikasi dengan para nara sumber di mana penelitian dilakukan, dan selalu memberikan pandangan dan inspirasi tentang kehidupan musik dalam masyarakatnya.

MEMBANGUN PERADABAN MELALUI ETNOMUSIKOLOGI

Etnomusikolog dalam setiap strateginya mencoba meberikan kondisi berdasar atas suatu prinsip yaitu bahwa kebudayaan manusia merupakan entitas yang bersifat relatif yang seharusnya tidak dapat dibandingkan satu dengan lainnya dengan maskdu untuk mencari keuunggulan suatu kebudayaan.

TANTANGAN-TANTANGAN DI MASA MENDATANG

Masa mendatang kehidupan etnomusikologi Nusantara (dan rekan-rekannya di seluruh dunia) bukanlah selalu menjadi semakin cerah dan mudah karena adanya dampak peubahan-perubahan keyaknan dan nilai yang dianut oeh warga dunia. Kehidupan di dunia menjadi semakin kompleks bukan semakin sederhana dan dengan demikian sangat mudah diduga bahwa kehidupan musikpun mengalami perubahan posisi,status, dan permasalahan yang semakin kompleks juga. Hal inilah yang perlu dicermati agar kita dapat memposisikan musik kita dalam dunia kini dengan tanpa mengurangi nilai yang terkandung didalamnya. Tantangan dem tantangan akan muncul dank arena sifatnya yang kompleks tersebut maka diperlukan berbagai strategi khusus untuk menghadapinya, apalagi kalai kita mengingat bahwa tantangan-tantangan tersebut bermacam-macam, berubah-ubah, penuh dengan “tipuan-tipuan” serta sarat akan segala kemungkinan yang semakin meyulitkan posisi kita. Menjadikan etnomusikologi sebagai salah satu khasanah budaya dunia tidak cukup mudah tetapi bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Kita perlu berorientasi secara bersama serta merefleksikan nilai yang unggul dan bermakna untuk mencapai tujuan bersama, kesejahteraan dan kedamaian abadi. Hanya dengan demikian etnomusikologi (baik yang bersumber dari Indonesia maupun dari tempat lain di dunia) mendapatkan kehidupan bersama.

 

 

 


This entry was written by baguskrishna, filed under Tak Berkategori.
Bookmark the permalink or follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*