Etnomusikologi – Definisi; Arah; Masalah.

Posted in Karya, Tulisan on Februari 18, 2013 – 2:52 pm
Post a comment

ETNOMUSIKOLOGI

 

  1. A.    Definisi

Telah banyak definisi mengenai Etnomusikologi, namun tidak satu pun dari definisi tersebut yang dapat memuaskan. Etnomusikologi telah didefinisikan sebagai studi tentang musik yang ada dalam tradisi lisan, akan tetapi tradisi lisan tersebut juga merupakan komponen yang penting dari budaya musik yang menggunakan notasi. Banyak budaya yang tergantung pada tradisi lisan yang tetap menggunakan perangkat musik dengan notasi monemonik.

Etnomusikologi kadang-kadang juga didefinisikan sebagai studi tentang musik yang asing untuk diri sendiri. Akan tetapi ditemukan juga ulama yang menyebut diri mereka sebagai Etnomusikolog dan mempelajari musik dari kebudayaan aslinya. Definisi lain tentang Etnomusikologi, diantaranya bahwa Etnomusikologi adalah studi tentang sistem musik kontemporer.

Istilah Etnomusikologi telah ada sejak dua puluh lima tahun yang lalu, meskipun kegiatan dilapangn sudah dimulai jauh lebih awal. Kebanyakan individu yang menganggap dirinya seorang Etnomusikolog merupakan seorang musisi, mahasiswa Musikologi dalam arti yang lebih tradisional, dan beberapa Antropolog. Individu-individu yang mulai membuat Musikolog menjadi disiplin formal di akhir abad kesembilan belas, terutama di Jerman dan Austria. Para sarjana ini menyadari keberadaan musik di seluruh dunia dan mulai kenal dengan teori evolusi Biologis dan budaya.

Etnomusikologi tampaknya telah terpecah menjadi dua, yaitu kesatuan dasar umat manusia seperti yang diperagakan dalam musik dan perilaku musik dan berbagai fenomena musik tak terbatas yang di temukan di dunia. Ulama dalam bidang ini mencoba untuk menggambarkan daerah yang luas dari budaya musik seperti musik primitif, musik rakyat dan musik suku yang mencoba mengatakan hal yang sangat umum tentang cara dimana timbangan dibangun, arah umum gerakan melodis, dan cara dimana musik di seluruh dunia telah dikembangkan. Dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, dari vokal untuk isntrumental, dari eksklusif agama untuk beragam penggunaan dan fungsi, dari struktur universal yang sederhana untuk berbagai fenomena besar, namun dipersatukan oleh karakteristik dan interval melodis.

Banyak Antropologis yang mendukung definisi Etnomusikologi sebagai studi tentang musik dalam kebudayaan dan musik sebagai kebudayaan, studi tentang bagaimana orang menggunakan, mempertunjukan, menulis, dan berpikir tentang musik, dan sikap umum mereka ke arah itu. Penekanan dari definisi ini adalah pada struktur musik itu sendiri.

Definisi yang terakhir, yaitu Etnomusikologi adalah studi komparatif sistem musik dan budaya. Definisi ini mungkin kontroversial, beberapa ahli berpendapat bahwa kita tidak cukup tahu tentang budaya musik dunia untuk melakukan perbandingan yang bermakna.

Jadi, jelaslah kalau tidak ada definisi yang benar-benar dapat diterima Etnomusikologi. Hal ini sama pasti apakah Etnomusikologi adalah disiplin yang terpisah, yang membutuhkan pemikiran sendiri, metodologi, peralatan, kursus, kurikulum, dan masyarakat yang belajar, atau apakah itu memang hanya sebuah bidang minat dan aktivitas yang menarik pengikutnya.

 

  1. B.    Arah

Etnomusikologi bergerak di bidang penelitian lapangan untuk mengumpulkan informasi. Teknik khusus tertentu untuk  penelitian lapangan telah dikembangkan, dari perangkat rekaman film yang canggih untuk kontemplasi dari berbagai pendekatan. Teknik lapangan sangat bervariasi, mereka sangat pribadi, mereka melibatkan hubungan khusus antara penyidik, dengan latar belakang budaya dan pribadi, dan informannya. Pendekatan ini tentu saja sangat berharga dalam banyak hal, kita dapat belajar banyak tentang sistem musik dari proses belajar itu sendiri dan mengetahui bagaimana anggota menginternalisasi budaya musik mereka sendiri.

Etnomusikologi sadar bahwa fenomena musik dalam budaya yang berbeda mungkin tampak identik dengan orang luar, tetapi dapat diinterpretasikan dengan memperlihatkan perbedaan oleh anggota budaya ini. Misalnya, kesamaan irama India Afrika dan negara timur yang dapat mengaburkan, dimana struktur inidirasakan dalam konteks budaya mereka, akan tetapi mereka mulai merasa bahwa ada semacam struktur yang identik dalam fenomena musik itu. Pada saat yang sama, Etnomusikolgi masih tertari dalam menghadirkan keragaman yang luas dari suaran musik dan cara perilaku musik.

Notasi yang diberikan oleh seni musik Barat sering ditemukan tidak memadai untuk tujuan Etnomusikolgi. Dari awal sejarah mereka, Etnomusikologi telah menemukan berbagai cara menyalin musik non-Barat ke dalam notasi. Tiga pendekatan yang menarik untuk notasi, yaitu Solusi Seeger,  Hipkinds Solusi, dan Laban Solusi. Solusi Seeger, melibatkan pengembangan mesin yang kompleks untuk notasi musik secara otomatis melalui sirkuit komputer logika untk menghasilkan tampilan tiga bagian fotografi yang terdiri dari lapangan, kenyaringan, dan timbre (warna suara). Hipkinds Solusi didasarkan pada sistem notasi yang ditemukan di berbagai musik non-Barat, dengan asumsi bahwa seseorang tidak dapat menotasi segala macam musik. Ada fenomena yang signifikan dan tidak signifikan, jika ingin mencari dengan benar, kita mungkin melihat pernyataan sendiri mengenai budaya yang dipamerkan notasinya. Laban Solusi mengusulkan menggunakan jenis notasi untuk musik yang akan  menunjukan suara serta sikap, gerakan, dan hubungan dari musisi dengan sangat rinci.

Akhirnya, pemeriksaan publikasi Etnomusikologi menunjukan bahwa para ulama terdahulu mentranskripsikan musik hanya demi melestarikan, berpikir bahwa tugas  utama mereka memang untuk menulis, namun belum tentu dalam menganalisis. Ada banyak pendekatan yang termasuk golongan ekstrem, dan salah satu ciri malang Etnomusikologi adalah bahwa belum ada standarisasi prosedur analisis.

Kepedulian pertama yang menarik dalam sejarah musik dunia adalah pertumbuhan beberapa musik hadir dengan semua kompleksitas dari beberapa jenis sebelumnya. Perbandingan budaya di seluruh dunia, pencaraian universal, membawa kita hampir secara otomatis untuk pertimbangan kemungkinan bahwa fenomena yang paling luas di dunia juga cenderung menjadi tertua dan yang paling sederhana juga mungkin menunjukan sebuah lapisan kuno. Hal ini berlaku dari musik dengan nada sedikit dan singkat, dan instrumen sederhana seperti busur musik, seruling tanpa lubang jari, dan mainan kerincingan.

Etnomusikologi selalu tertarik denan musik sebagai fenomena yang dihasilkan oleh budaya. Jenis-jenis pendekatan yang Etnomusikologi telah lakukan untuk mempelajari hubungan musik ke budaya sangat bervariasi. Ada upaya untuk merangkum seluruh kebudayaan, ada juga afforts untuk membangun kerangka kerja untuk studi banding. Ada afforts untuk menunjukan korelasi antara jenis musik dan jenis budaya. Beberapa orang mencatat bahwa musik mereplikasi secara rinci sebagai sistem budaya yang dapat dipelajari baik sebagai mikrokosmos budaya.

Etnomusikologi juga mengambil minat besar dalam sejarah komposisi individu. Cara lain dimana Etnomusikologi mengejar kepentingan dalam proses ini. Peradaban Asia memiliki dokumen yang memberikan informasi tentang sejarah secara umum, tentang sejarah musik, dan dapat mempelajari dokumen sebagai suatu studi teoritis dan biografi dalam sejarah musik Eropa, misalnya ada dalam sejarah sastra, sejarah, atau filsafat jepang, Cina, Indonesia, India, dan Timur tengah. Selain itu, sebagai sejarawan dimasa sekarang, telah mulai memuat meningkatnya penggunaan tradisi lisan. Ahli musik telah mulai menggunakannya sebagai sumber untuk penelitian.

Ada suatu masa ketika Etnomusikologi berpikir bahwa mereka bisa menumukan musik seluruh dunia secara murni yang tidak tercemar. Mereka beranggapan bahwa musik dalam budaya lain tetap statis dibawah pengaruh musik Barat. Di negara lain, mungkin perubahan telah terjadi dengan cepat, sepertu pada periode tertentu dalam sejarah Indonesia dan Timur Tengah. Hal ini tergantung pada jumlah kontak dengan budaya lain, pada struktur masyarakat itu sendiri, dan pada nilai-nilai stabilitas dan kebaruan.

Ada ulama yang percaya bahwa Etnomusikologi dalam keadaan kritis. Ada panel dan publikasi yang membahas masa depan bidang ini, ada yang bertanya apakah Etnomusikologi memiliki legitimasi antara disiplin akademik. Etnomusikologi masih terus  mencoba untuk mencari definisi yang pas.

Tapi memang penelitian Etnomusikologi telah menumpahkan banyak cahaya pada masalah yang dihadapi musisi, guru musik, dan para sarjana. Ini adalah Etnomusikologi yang telah menyatakan dengan jelas bahwa tidak mungkin untuk mendapatkan perspektif musik pada umumnya tanpa mempertimbangkan keragaman dari musik dunia dan dari konteks budaya dimana mereka ada. Etnomusikologi telah membuat perhatian komposer kepada banyak fenomena musik di seluruh dunia sebagai inspirasi.

Etnomusikologi masih belum memiliki data mengenai semua musik dunia dan dengan demikian tidak dapat membuat pernyataan pasti tentang berbagai keragaman musik dunia. Etnomusikologi juga asih belum membuat apa yang merupakan musik, konsep analog dengan bahasa, sehingga kita secara ilmiah dapat menentukan unit yang bisa berfungsi sebagai dasar untuk memahammi keragaman ini. Kerja lapangan merupakan hal yang sangat penting, tapi banyak kesulitan yang dialami dalam mengajar.

Meskipun kita menerima manfaat transkripsi dan analisis, disini kami menenda diri secara konstan bekerja denga dua sisi mata uang, mencoba menyeimbangkan pengamatan orang luar terhadap mereka dari orang yang telah dibesarkan dalam budaya yang sedang dipelajari seorang yang dapat memberikan langsung semacam informasi yang dapat dipelajari. Kami belum tahu bagaimana cara terbaik untuk belajar musik sebagai bagian dari budaya. Ada bebrapa teknik, sebuah pendekatan beberapa sampel, tetapi kami hampir tidak mulai menggores permukaan. Kita tidak tahu apakah akan memperlakukan musik sebagai bagian yang benar-benar komponen budaya atau sebagai sesuatu yang entah bagaimana berada diluar budaya sendiri.

Dan akhirnya, kita masih frustasi oleh fakta bahwa sementara kita sangat tertarik dalam proses, dalam perkembangan musik sebagai individu, dalam keingintahuan bagaimana musik dibuat, diajarkan, belajar, diubah, dan dipertahankan. Kita menyadari bahwa kita jauh dari mengetahui jawaban dan bahwa kita mungkin tidak pernah memiliki data yang cukup untuk menemukan jawaban. Oleh karena itu, Etnomusikologi adalah bidang yang telah menyumbang banyak tapi harus berkontribusi lebih besar karena pendekatan yang sangat penting untuk memahami musik sebagai produk manusia.

 

  1. C.   Masalah

Para sarjana mulai mencari keragaman musik dunia dan mencoba memahami berbagai fenomena musik yang ditemukan dalam budaya yang dikemandagkan oleh umat manusia. Alasan untuk membahas identitas dan mengisyaratkan sejarah Etnomusikologi adalah untuk mengetahui musik yang sangat berbeda di dunia dan memberitahu mereka dari berbagai sudut pandang. Dalam beberapa kasus perbedaan ini berasal dari perbedaan antara budaya sendiri. Sebaai contoh, orang Amerika asli tidak menulis teori musik sehingga aspek musik mereka tidak dapat didiskusikan, tetapi hal tersebut tidak benar menurut musik klasik India. Selain itu, perbedaan esai juga berasal dari perbedaan jenis informasi yang tersedia untuk berbagai budaya di dunia. Bagi beberapa orang, materi musik banyak yang telah di catat, akan tetapi informasi tentang konteks budaya adalah jerawatan dan telah dikumpulkan tanpa sistem. Oleh karena itu, Etnomusikologi ini tidak hanya menyajikan berbagai macam budaya musik tapi juga menyediakan pembaca dengan panorama pendekatan untuk bidang Etnomusikologi.


This entry was written by baguskrishna, filed under Karya, Tulisan.
Bookmark the permalink or follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*