Gangsa Dalam Barungan Gong Kebyar

 

Instrument Gangsa

Gangsa

instrument gangsa adalah instrument yang mempunyai jumlah bilah 10(sepuuh) buah dengan susunan nada sebagai berikut :
nada rendah :ndong,ndeng, ndung,ndang, nding
nada tinggi   : ndong,ndeng,ndung,ndang nding
Dalam barungan gong kebyar gangsa dapat dibedakan menjadi 2,yaitu gangsa pengumbang (polos) dan gangsa pengisep (sangsih).
Tehnik permainan gangsa

Gangsa dimainkan dengan tangan kanan dengan menggunakan panggul,kemudian bilah-bilahnya ditutup sesuai dengan suara yang di inginkan. Teknik ini juga digunakan pada instrument lain dalam gong kebyar  yang sifatnya menggunakan alat bantu seperti panggul,dll.
Tehnik pukulan pada gangsa disebut gegedig.
Keberadaan Instrumen Gangsa

Instrument gangsa digunakan tidak hanya dalam barungan gambelan gong kebyar saja, tetapi instrument gangsa juga dapat ditemukan dalam barungan semar pegulingan yang menggunakan 7(tuhuh) nada dan semarandana yang menggunakan 12(duabelas) nada yang terdiri dari nada tinggi dan rendah.
Nada gangsa dalam barungan  gong kebyar menggunakan laras pelog(selisir) dan nada gangsa dalam barungan semar pegulingan dan semarandana menggunakan laras pelog(selisir) dan selendro(tembung).
Gangsa dalam tabuh kreasi
Dalam memainkan tabuh kreasi yang di kemas secara modern, instrument gangsa menjadi instrument yang lumayan rumit  untuk dimainkan karena instrument gangsa kaya dengan teknik tetekep dan teknik pukulan yang menarik. Misalnya teknik pukulan ngempyung, yaitu teknik yang memainkan 3(tiga) nada secara bersama-sama. Teknik pukulan ini mulai dikembangkan kurang lebih dari tahun 90-an sampai sekarang dan menjadi teknik yang sangat susah untuk di pelajari
Tehnik Pukulan lain Dalam permainan gangsa
  • pukulan ngoret adalah memukul tiga buah nada yang ditarik dari nada yang rendah ke arah nada yang lebih Tinggi.
  • pukulan ngerot adalah teknik memukul tiga buah nada  yang  ditarik dari nada tinggi ke arah nada yang lebih rendah.
  • pukulan netdet adalah memukul dan menutup satu nada yang secara beruntun dari tempo yang pelan ke tempo yang lebih cepat.
  • Pukulan neliti adalah memukul kerangka atau bantang gending secara polos dalam arti tidak berisi fariasi
  • Pukulan oncang-oncangan adalah Pukulan yang melompati beberapa buah nada.
  • Pukulan ngantung adalahpukulan yang tidak mengenai tempo.
  • Ngubit yang dimaksud ngubit adalah kotekan
  • Nyogcag adalah pukulan yang tidak teratur.
  • Asu nuntun aji adalh pukulan yang mendahului melodi pokok gending.Nyekati adalah pukulan yang banyak melepas dari pukulan pokoknya dan bertemu pada akhir satu pada
  • Pukulan ngecek adalah memukul dan menutup satu nada saja, dimana biasa di mainkan oleh kesemua nada tersebut.
  • Pukulan gegejer  yang berarti bergetar artinya memukul satu buah nada dengan menambah variasi getaran saat memukulnya.

Fungsi Gangsa

  • Memberi angsel-angsel
  • Membuat jalinan motif-motif tertentu
  • Mengisi Rongga-rongga Antara Pukulan penyacah dan jublag

Tinggalkan Balasan