tari sekar sandat

Juli 18th, 2018

SINOPSIS TARI SEKAR SANDAT

Bunga sandat begitu terkenal di Bali. Selain karena baunya yang harum, warnanya hijaunkaelm, berbunga hamper tidak mengenal musim, juga bau harumnya mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan semakin layu semakin menebar keharuman

 

ASAL USUL TARI SEKAR SANDAT

             Kautamaan dari Bungan sandat (sekar sandat) nampaknya juga mengilhami pemerintah kabupaten Bangli untuk menjadikan bunga tersebut sebagai ikon, namun keagungan bunga tersebut dituangkan dalam bentuk garapan tari, yakni tari Sekar Sandat. Kini Tari Sekar Sandat dijadikan ikon tari untuk kota Bangli. Belasan penari yang menarikan tari Sekar Sandat, di depan monument patung Pahlawan Kapten Adi Putra. Gerakan yang indah, dengan kostum dominan warna hijau, putih, dan kuning, mampu memukau ribuan warga yang menyaksikan tari Sekar Sandat tersebut.

 

Instrument pengiring tari Sekar Sandat yaitu barungan Gambelan Gong Kebyar. Karena gong kebyar itu mempunyai rasa spserti Gender Wayang yang bersifat lincah, Goong Gede yang bersifat kokoh atau agung, dan Palegongan yang bersifat Melodis. Dalam tarian ini pada motif tabuhnya lebih dominan mengambil rasa Palegongan yang bersifat Melodis.

 

  1. Bagian pertama yaitu Kawitan

Pada bagian kawitan ini semua instrument gangsa bermain secara bersamaan dan mengeluarkan sifat kebyar yang dinamika. Kemudian dilanjutkan dengan pepeson dimana disini semua instrument bermain pada satu nada yaitu pada nada “NDANG” (1), da nada sedikit melodi penyali mencari ke pengawak.

Notasi

5713171754534543

.7.3.457.545713(1)

 

 

 

  1. Bagian kedua yaitu Pengawak

Dimana pada bagian ini merupakan inti dari gending tari Sekar Sandat ini. Pada bagian pengawak semua instrument bermain mengikuti alunan melodi jublag secara bersamaan. Pada bagian pengawak ini menggunakan pola Legod Bawa seperti iringan tari-tari yang sudah ada sebelumnya. Bagian pengawak ini diulang 3x lalu disambung pada bagian akhir terdapat 3 baris melodi dengan hitungan 16 ketukan yang mencari pengecet.

Notasi :

..345..754..457131713

.4535.3.1….5713.71

5713131.754377.77377.

7717545.7543.

  1. Bagian ketiga yaitu Pengecet

Pada bagian Pengecet ini merupakan gending akhir dari tari Sekar Sandat. Dimana pada bagian ini semua instrument pemade dan kantilan memainkan motif pukulan polos dan sangsih, dan pada bagian pengecet ini ada 4 baris melodi pokok yang diulang 3x dan pada bagian akhir yaitu bagian pekaad, yang merupakan ending atau akhir dari gending ada lagi 1 bari melodi pokok. Melodi pada bagian ini motifnya diambil motif bapang lalu ada aksen kendang atau angsel untuk menandakan kode bahwa gending pelan dan selesai.

 

Leave a Reply