andinasuldastyasa


Sejarah Gamelan Kembang Kirang di Banjar Tangkup Tegalalang

Timbulnya barungan gambelan kembang kirang suci di Banjar Tangkup Tegalalang ,dimulai dari dibuatnya barungan gamelan Angklung Klentangan yang merupakan satu-satunya kesenian yang menjadi kebanggaan masyarakat di Banjar Tangkup,sampai sebelum tahun 1940.

Tidak dapat diketahui dengan pasti,kapan gambelan Angklung klentangan tersebut tumbuh.Namun hanya dapat diungkapkan bahwa,Gamelan Angklung ini pernah menjadi kegemaran bagi warga Puri Agung di Gianyar.Hal tersebut dapat dibuktikan bahwa,setiap kali pihak Puri Agung Gianyar menyelenggarakan suatu upacara yadnya,maka sekaa Angklung dari Banjar Tangkup tidak pernah luput untuk “ngaturang ayah” guna memeriahkan suasana upacara tersebut.

Lebih lanjut informan I Wayan Wiri asal dari Banjar Tangkup mengatakan bahwa, pada tahun 1940 di Puri Agung Gianyar sedang diselenggarakan serangkaian upacara yadnya yang cukup besar.Pada kesempatan tersebut sekaa Angklung dari Banjar Tangkup turut pula memeriahkan upacara itu dengan kebolehannya menabuh gamelan.Pada pelaksanaan upacara tersebut selain telah dimeriahkan oleh suara angklung klentangan,turut pula ditabuh beberapa jenis barungan gamelan yang lain seperti Gong Gede,Gender Wayang,Gambang,serta gamelan Kembang Kirang dari desa Kamasan Kelungkung.

Penampilan barungan gambelan kembang kirang dari desa kamasan kelungkung, adalah betul-betul sempat memukau para peserta upacara tersebut. Demikian pula halnya dengan para sekaa angklung dari banjar tangkup, selain merasa kagum akan penampilan gamelan kembang kirang itu, pada kesempatan itu pula mereka mulai memperbincangkan keinginan mereka untuk dapat memiliki barungan gambelan kembang kirang. Dalam pikiran mereka membayangkan, betapa lebih mantapnya apabila mereka dapat memainkan gambelan angklung panca nada yang berbilah sepuluh itu.

Demikianlah hal tersebut senantiasa menjadi angan-angan serta menjadi bahan perbincangan setiap kali berkumpul dengan teman-temannya. Sampai pada akhirnya tercetuslah idenya untuk menambah beberapa jenis instrumen angklungnya untuk bisa di jadikan barungan gambelan kembang kirang.

Oleh : Bapak Wayan Wendra. S.sn.


is | Topic: Lainnya | Tags: None

No Comments, Comment or Ping

Comments are closed.