ORNAMEN KEKARANGAN

  • Jumat, November 1st 2013

ORNAMEN KEKARANGAN

Matakuliah: Ornamen I

Oleh: I Gusti Ngurah Agung jaya CK.,SSn.,M.Si

Institut Seni Indonesia (ISI-Denpasar),

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD),

Jurusan Kriya Seni

2013

Ornamen Kekarangan adalah sebuah hasil karya seni yang ide/konsep dasarnya diambil dari muka binatang yang hidupnya diari, didarat dan diudara dan muka manusia dan muka dewa-dewi. Bentuk muka ini kemudian distilir/dideformasi/dirubah dalam bentuk kekarangan. Bentuk kekarangan ini bertujuan menghias bagian-bagian pojok/sudut dan bagian tengah dari bangunan rumah pribadi, rumah adat dan bangunan suci. Makna yang terkandung pada ornament kekarangan adalah simbol-simbol kekuatan alam yang hidup didunia ini. Sehingga bangunan yang dihias dengan bentuk kekarangan menjadi kuat/kokoh dan dijauhkan dari kekuat-kekuatan gaib yang kiranya mengganggu kehidupan manusia, Hal ini dipercaya mampu menetralisir sifat-sifat negative di rubah menjadi sifat-sifat positif. Untuk lebih jelas dibawah ini akan ditampilkan kekarangan yang menghiasi bangunan rumah pribadi, rumah adat dan bangunan suci.

Contoh gambar tempat/letak  ornamen kekarangan diterapkan.

bandicam 2013-10-14 08-03-07-146

1. Ornamen Karang Gajah, ide/konsep dari binatang gajah yang mempunyai kekuatan besar di dunia, kemudain diambil bentuk kepalanya dan distilir/dirubah menjadi bentuk karang gajah yang ditempatkan pada dasar bangunan di bagian sudut dan ditengah, sebagai lambang kekuatan/kekokohan sebuah bangunan.Sebagai pelengkap dihias dengan ornamen keketusan dan pepatran.

KARANG GAJAH KARYA IBNPARTA ANGANTAKA P11-10-10_07-35Karang gajah 2IMGA0028IMGA0024IMG00284IMG00181IMG00047KARANG GAJAH   MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_09-01

2. Ornamen Karang Tapel, adalah ide/konsep diambil dari bentuk muka/ tapeng, sebagai penutup muka, dimana bentuk muka distilir/digubah menjadi bentuk karang tapel dan dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran, ditempatkan pada sudut dan tengah bangunan bagian pinggang bangunan.

P17-04-11_08-50 P05-01-13_12-05 KARANG TAPEL SIDEKARYA PURA PUSEH LUKLUK21-04-13_09-09 KARANG TAPEL PURI CARANGSARI PETANG P13-07-10_18-47[2] KARANG TAPEL PURA DALEM GEDE PELIATAN GIANYAR22-10-11_08-16[1] KARANG TAPEL MAMBAL BADUNG22-10-11_08-53

3. Ornamen Karang Goak, adalah ide/konsep diambil dari muka burung yang kemudian distilir menjadi karang goak yang dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran. Ditempatkan pada sudut dan tengah bangunan pada bagian atas bangunan dekat leher bangunan.

KARANG GOAK BANJAR SIGARAN SEDANG P11-10-10_09-28 karang goak 11 MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998 karang goak  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998  17-04-11_08-53 KARANG GAJAH  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_08-59 IMGA0042 16mei2013 pura puseh  batubulan gianyar P16-05-13_11-43[1] - Copy IMGA0085

4. Ornamen Karang Daun, adalah ide/konsep dari seikat daun berbagai macam ukuran, kemudian distilir menjadi bentuk karang daun, yang dikombinasikan dengan keketusan, pepatran dan kekarangan.

IMG00178 IMGA0096 IMGA0112 KARANG DAUN MAMBAL BADUNG22-10-11_08-56[1] KARANG DAUN PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_10-21  P17-04-11_08-58[3]

5. Ornamen Karang Bentulu, adalah ide/konsep dari mahluk raksasa yang mempunyai mata satu dan besar, kemudian distilir menjadi bentuk karang bentulu dan dikombinasikan dengan keketusan, pepatran.

16mei2013 pura puseh  batubulan gianyar P16-05-13_11-42 - Copy 16mei2013 pura puseh  batubulan gianyar P16-05-13_11-44 IMGA0039 KARANG BENTULU KAMPUS UNUD SUDIRMAN DPS P15-07-10_08-27 karang bentulu MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   3 karang goak  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998  17-04-11_08-53[1] KARANG GOAK PADMASANA BANJAR SIGARAN SEDANG P02-11-10_17-28

6. Ornamen karang dedari adalah ide/konsepnya di ambil dari kisah mahluk kayangan yang cantik, yang turun dari kayangan. muka dedari kemudian distilir menjadi bentuk ornamen dedari, dengan dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran.

IMGA0081 IMGA0127 KARANG DEDARI KARYA IBNPARTA ANGANTAKA P11-10-10_07-33 KARANG DEDARI PURA PUSEH BAHA, MENGWI P15-04-13_13-53 - Copy KARANG DEDARI SELAKARANG P11-10-10_10-23

7, ornamen Karang Rangda, adalah ide/konsep diambil dari cerita calonarang yang mempunyai kekuatan magis, simbol dari saktinya Ciwa yaitu Dwi Durga, kemudian distilir menjadi ornamen karang rangda, dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran.

IMG00183 IMGA0045 IMGA0111 IMGA0144 IMGA0933 KARANG RANGDA  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_08-55 KARANG RANGDA MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_08-56[1] KARANG RANGDA MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_09-00[2] KARANG RANGDA PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_10-19

8. Ornamen Karang Sai, adalah ide/konsep dari binatang kelelawar yang kecil dan muka yang seram dengan gigi yang tajam, keluar pada malam hari, kemudian distilir menjadi ornamen karang sai, dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran.

IMG00332 IMGA0107 IMGA0216 KARANG SAI  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998  17-04-11_08-56[4] KARANG SAI  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998  17-04-11_08-57[1] KARANG SAI  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998  17-04-11_08-57[2] KARANG SAI PURA DALEM GEDE PELIATAN GIANYAR22-10-11_08-55[2] KARANG SAI PURA PUSEH ANGANTAKA P28-07-10_17-30[1]

9. Ornamen Karang Singa, adalah ide/konsep diambil dari raja hutan/singa, kemudian distilir dan dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran menjadi ornamen karang singa.

16mei2013 pura puseh  batubulan gianyar P16-05-13_11-43[1] - Copy IMG00409 IMGA0161 IMGA0173 KARANG SINGA PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_10-16 SINGA KARYA IBNPARTA ANGANTAKA P14-07-10_15-07[1]

10. Ornamen karang Garuda, adalah ide/konsep diambil dari cerita sang jarat karu yang mempunyai putra seekor burung garuda, kemudian distilir dan dikombinasikan dengan keketusan dan kekarangan, menjadi ornamen karang garuda.

IMGA0177 IMGA0226 IMGA0915 KARANG GARUDA PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_10-22[1]

11. Ornamen Karang Barong, adalah  ide/konsep diambil dari cerita calonarang simbol kekuatan Ciwa untuk mengimbangi kekuatan Durga, kemudian distilir dan dikombinasikan dengan keketusan dan pepatran.

IMG00188 IMGA0119 KARANG BARONG DALEM GEDE PELIATAN GIANYAR 22-10-11_08-23 KARANG BARONG KARYA IBPUTU SURYAWANP22-07-10_11-48[2] KARANG BARONG PURA DALEM GEDE PELIATAN GIANYAR22-10-11_08-17

12. Ornamen Karang Boma, adalah ide/konsep diambil dari cerita Bomantara, tentang kelahiran boma sebagai pelindung hutan belantara. Adapun ciri dari karang boma adalah gabungan dari muka raksasa dengan ornamen keketusan dan pepatran.

01 KARANG BOMA DESA ABIANBASE BADUNG IMG00414 IMGA0202 KARANG BOMA  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_08-58[4] KARANG BOMA  MHSW SENI MURNI ANGKATAN 1998   17-04-11_09-00[1]

13. Ornamen Karang Batu, adalah ide/konsep diambil dari dasar dari bumi adalah batu dengan berbagai bentuk, kemudian di stilir menjadi karang batu yang dilengkapi oleh keketusan dan pepatran.

KARANG BATU PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_10-21[1] KARANG BATU PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_10-14 IMG00313 16mei2013 pura puseh batubulan gianyar P16-05-13_11-32 16mei2013 pura puseh  batubulan gianyar P16-05-13_11-35

14.Ornamen Karang Naga adalah ide/konsep dari cerita sang jarat karu yang mempunyai anak tiri berupa 100 seekor ular/naga yang diasuhnya, bersama anaknya seekor burung garuda, naga ini distilir menjadi ornamen karang naga yang tempatnya diatas sebagai simbol kemakmuran sandang, pangan dan papan.

IMGA0020 IMGA0115 IMGA0149 IMGA0175 KARANG NAGA KARYA IBNPARTA ANGANTAKA P08-09-10_11-36[1]

15. Ornamen Karang Empas/Kura-Kura Raksasa, adalah ide/konsep diambil dari cerita pemutaran mandara giri, simbol bumi dan tempat bumi berpijak/ dasarnya adalah seekor Kura-kura raksasa, yang di ikat oleh dua naga yaitu naga basuki simbol kesejahteraan sandang dan papan dan naga atantaboga simbol pangan. Bila empas bergerak maka akan terjadi gempa bumi, dengan di ikat oleh dua naga maka di harapkan bumi jarang terjadi gempa. karang empas dalam bangunan suci di Bali di letakkan pada bagian bawah/dasar  padmasana.

KARANG EMPAS KARYA IBPUTU SURYAWAN P22-07-10_11-47[1] KARANG EMPAS KARYA IBPUTU SURYAWAN P22-07-10_11-48[1]

16. Ornamen Karang Angsa, adalah ide/konsep dari binatang angsa yang disimbolkan sebagai bintang yang bijaksana, angsa ini kemudian distilir menjadi karang angsa yang ditempatkan pada bangunan padmasana bagian tengah padmasana bagian belakang padmasana.

IMGA0178 KARANG GARUDA SEDANG MVC-011S

17.Ornamen Karang Celeng/Babi adalah Ide/konsep di ambil dari cerita mencari ujung dan pangkal dari lingga Ciwa, yang pada intinya tidak pernah ketemu, atinya kekuasaan Tuhan tidak manusiapun yang mampu menyelaminya. Dewa Wisnu berubah menjadi seekor celeng/babi kemudian distilir menjadi karang celeng/babi.

16mei2013 pura puseh  batubulan gianyar P16-05-13_11-41 - Copy 16mei2013 pura puseh batubulan gianyar P16-05-13_11-28 16mei2013 pura puseh batubulan gianyar P16-05-13_11-29

18. Ornamen Karang Wilmana, adalah ide/konsep diambil dari wahana dari dewa Sambu, bentuknya raksasa yang bersayap, kemudian distilir menjadi karang wilmana.

IMGA0957 KARANG GARUDA PURA PUSEH ANGANTAKA P04-07-10_11-03[2]

Di harapkan kepada yang berminat belajar ornamen kekarangan, silahkan tuangkan kreativitas dalam ornamen kekarangan. tujuannya untuk melahirkan bentuk-bentuk baru ornamen kekarangan. selamat mencoba…..

 

Add your comment

Leave a Reply

Leave A Comment


Top