Lawar Bali

Lawar adalah suatu makanan khas Bali yang masih populer saat ini,di Bali biasanya membuat hidangan lawar pada hari raya galungan dan kuningan. Jadi sekarang sudah ada banyak pedagang yang menjual nasi lawar dan bisa di temekan di daerah Sukawati dan Ketewel.

Tari Sekar Ibing

Latar Belakang Tari Sekar Ibing

Sekar Ibing merupakan tari pergaulan yang sangat popular di Bali, tari ini memiliki pola gerak yang agak bebas,lincah, dan dinamis, yang diambil dari Legong maupun Kekebyaran dan dibawakan secara improvisatif. Semula tarian yang menggambarkan kehidupan yang penuh keakraban dan suka ria ini lahir sebagai tari ibing-ibingan. Tarian yang ditarikan oleh 10 penari (5 laki-laki dan 5 perempuan) diihami oleh tari jogged. Ngibing adalah tarian bebas dalam tari Joged Bumbung (tari pergaulan) yang dilakukan bersama-sama penari jogged. Tarian ini merupakan ciptaan bersama antara I Nyoman Suarsa (piñata tari) dan I Ketut Gede Asnawa (penari iringan) yang mendapat kepercayaan dari pemerintah Kabupaten Badung untuk menciptakan sebuah tarian baru yang ditampilkan dalam Festival Gong Kebyar se Bali pada tahun 1983. Perubahan nama ke Sekar Ibing terjadi ketika tarian ini dikembangkan di SMKI Denpasar, setelah tarian ini mendapat sambutan yang cukup baik dari penonton.

Pencipta Tari Sekar Ibing

Tarian ini merupakan ciptaan bersama antara I Nyoman Suarsa (penata tari) dan I Ketut Gede Asnawa (penata iringan) yang mendapat kepercayaan dari pemerintah Kabupaten Badung untuk menciptakan sebuah tarian baru yang ditampilkan dalam Festival Gong Kebyar se Bali pada tahun 1983. Perubahan nama ke Sekar Ibing terjadi ketika tarian ini dikembangkan di SMKI Denpasar, setelah tarian ini mendapat sambutan yang cukup baik dari penonton

Gerakan Tari Sekar Ibing

Pemeson

Perempuan :

Nyerekseg dengan posisi badan kesamping lalu memutar ke depan ,piles kanan, agem kanan.

Laki-laki :

Gerakan palpal maju dengan irama cepat dan lambat. Kemudian gerakan maju dan menyilang-nyilangkan kaki, dengan irama cepat dan lambat. Gerakan ngotes ke belakang, kemudian maju dengan gerakan kijang garang muring. Kemudian, gerakan ngotes ke belakang, ngicig sambil mundur dan mengambil posisi di belakang penari perempuan.

Pengawak

Perempuan

Gerakan ngotes ke depan mjau 4x mundur 4x. kemudian gerakan tadi diulang ke samping maju 6x dan mundur 4x. kemudian kebelakang dan ke samping kanan dilakukan dengan gerakan yang sama. Gerakan ngukel dengan tangan kanan memanjang ke depan, kemudian ngukel dengan gerakan tangan kiri panjang ke pojok, dan diulang kembali dengan gerakan tangan kanan panjang memutar ke depan.

Piles kaki kanan putar ke kiri, angkat kaki kiri kemudian ngeseh tanjek, tangan kiri panjang. Ngicig ke depan, piles kanan, agem kanan, ngelo ke kiri kemudian ke kanan, agem kanan, sledet 3x, cegut 1x. Piles kanan, agem kanan, memutar ke belakang dengan posisi tangan kanan memanjang dan memutar kedepan dengan posisi tangan kiri panjang, nayung 2x dengan posisi kaki kiri di depan. Piles kanan, agem kanan, nyeleog kekiri ambil selendang, ngegol.

Putar kiri, nyalud kiri agem kiri. Ngelo kanan dan kiri, piles kiri agem kiri, sledet 3x, cegut 1x. Piles kiri, agem kiri. Memutar ke belakang dengan posisi tangan kiri memanjang dan memutar kedepan dengan posisi tangan kanan memanjang. Nayung 2x dengan posisi kaki kanan di depan. Piles kanan , agem kanan, nyeleog kiri ambil selendang,ngegol. Putar ke kiri, piles kanan, agem kanan arah mata ke pojok. Posisi kaki kiri jinjit. Sledet 3x cegut 2x. Ngeseh ke

depan dan ke belakang, yang diulang 3x, angkat kiri ngeseh, lalu ngepik dengan posisi kaki kiri didepan hitungan 1×8, dan kaki kanan di depan dengan hitungan 1×8.

Laki-laki

Gerakan metayung ke depan, ke kanan, ke depan, dan ke kiri. Piles kanan, agem kanan, putar ke kanan dan ke kiri dengan cepat. Ngumbang ke kiri, piles kanan agem kanan. Ngicig, piles kanan, agem kanan.

Kemudian gerakan ngelo ke kanan dan ke kiri, lalu agem kanan, tangan kiri panjang dan mengangkat kaki kanan. Turunkan kaki, ngoyod, tanjek kanan. Kemudian mengulangi gerakan tersebut 2x.

Putar kiri, piles kanan, agem kanan, ngalih pajeng ke kiri, agem kiri, ngelo, tangan kanan panjang, kaki kiri di angkat. Turunkan kaki kiri, ngoyod, tanjek kiri. Ulangi gerakan diatas 2x.

Putar kiri, piles, agem kanan, posisi tangan di depan dada dan digetarkan. Ngoyod, angkat kaki kanan, ngoyod angkat kaki kiri, ngoyod, piles, agem kanan, kemudian metayung ke kiri dengan hitungan 1×8 dan ke kanan dengan hitungan 1×8.

Pengecet

Perempuan

Putar kiri, agem kanan. Gerakan metimpuh, dengan posisi tangan disilang. Melakukan gerakan ngukel ke belakang 3x. Kemudian ngumbang, nyalud kiri, agem kiri. Nayung kaki kanan 3x. Gerakan ngumbang, nyalud kanan, agem kanan. Kemudian melakukan gerakan tangan dan kaki bervariasi. Ngumbang, bersimpuh dnegan posisi tangan di silang dan melakukan gerakan ngukel ke bawah. Bangun, dan berputar ke kiri.

Piles kanan melakukan gerakan ngelo dengan posisi tangan di lutut, gerakan di ulang ke kanan dan ke kiri. Kemudian ngelo dengan posisi tangan ngelo, Lalu bersimpuh dan ngelo, menoleh ke pasangan ke kiri dan kanan. Melakukan gerakan ngelo dengan posisi tangan di lutut dan bersimpuh, kemudian bangun dengan gerakan tangan ngelo, piles kiri, kemudian menoleh pasangan ke kanan dan kiri. Gerakan mutar ke kiri, nyalud kiri, agem kiri, ulap-ulap 2x.

Nyalud kiri ambil selendang, ngegol. Tayung kiri ngegol dengan posisi tangan kiri di atas dan tangan kanan di pinggul, gerakan itu di ulang ke kanan , kemudian gerakan glatik nut papah ke kanan dan ke kiri dengan ekspresi wajah kesal. Putar ke kiri, ulangi gerakan diatas 1x.

Laki-laki

Putar ke kiri, piles, kanan, agem kanan. Kemudian gerakan tangan menadah ke samping atas, gerakan ngalih pajeng ke kiri. Lalu gerakan tangan menengadah ke samping atas, ngalih pajeng ke kanan, agem kanan, putar ke kiri. Melakukan gerakan variasi diulang 3x. Berputar, piles, agem kanan, gerakan variasi diulang 2x. Berputar, gerakan variasi diulang 3x.

Putar ke kiri, piles kanan, agem kanan, melakukan gerakan gandang-gandang, ngoyod, ngelo, berhadap-hadapan dengan pasangan dimulai dari hadap kiri, diakhiri dengan hadap kanan. Piles, agem kanan, gerakan menaikkan tangan, ngelo. Putar kiri, piles, agem kanan, ulap-ulap 2x.

Piles, agem kanan, tutup tangan, kemudian gerakan kijang garang muring. Melakukan gerakan ngibing 2x. Putar kiri, ngicig ke kiri, ulap-ulap, ngicig ke kanan, ulap-ulap. Mencolek pasangan 2x, putar ke kiri, piles kanan, agem kanan. Mengulang gerakan di atas 1x.

Pekaad

Perempuan

Ngumbang, piles kanan dorong lalu bersimpuh dengan posisi tangan kiri di lutut dan tangan kanan di pinggang. Kemudian di pegang oleh pasangan dan menoleh. Bangun dengan gerakan ngotes dengan irama cepat dan lambat.

Laki-laki

Putar kiri, piles kanan, agem kanan, putar kiri, piles kanan, agem kanan. Gerakan mencari pasangan, gandang-gandang, lalu memegang pasangannya. Gerakan ngotes, dan memutari pasangannya, diulangi 3x dengan iringan cepat dan lambat.

Tata Rias Penari Sekar Ibing

Tata Rias Penari Laki-laki

Tata rias penari laki-laki pada tari sekar ibing adalah irisan yang digunakan adalah Riasan Bebagusan. Dimana tat arias tarian ini hampir sama pada tat arias tarian laki-laki pada umumnya. Rias penari laki-laki bebagusan meliputi pembersih wajah,pelembab,foundation/alas bedak,bedak tabor,sedikit merah pipi,pensil alis,dan menggunakan kumis.

Tata Rias Penari Perempuan

Pembersih wajah (untuk membersihkan wajah)
Pelembab
Alas bedak
Bedak tabur
Bedak padat
Alis- alis
Eye shadow
Eye liner
Blush on
Lip stick merah
Srinata
Gecek merah
Tata Busana Penari Sekar Ibing

Busana Penari Laki-laki

Celana Pendek
Kain menggunakan kancut
Stagen pendek
Ampok-ampok
Baju pendek tak berlengan
Badong lancip
Gelang kana
Udeng petites
Sumpang (bunga)
Busana Penari Perempuan

Kain
Ankin
Selendang
Tutup dada
Pending
Baju pendek
Kalung
Kamben prada
Antol
Bunga imitasi/Bunga emas
Bunga mawar
Bunga cempaka
Subeng
Badong
Iringan (ritme) Tari Sekar Ibing

Pada saat pementasan, Tari Sekar Ibing diiringi dengan Gong Kebyar. Gong Kebyar berlaras pelog lima nada dan kebanyakan instrumennya memiliki 10 sampai 12 nada, karena konstruksi instrumennya yang lebih ringan jika dibandingkan dengan Gong Gede.

Tari Sraman

Salah satu tari WALI (sakral) yang khusus terdapat di daerah Karangasem : misalnya didesa Kebon Bukit (Kecamatan Karangasem), Galiran dan Saren (Kecamatan Bebandem) Seraman dilakukan oleh penari peria dengan memakai senjata tombak dan ditarikan secara berpasangan (duet). Seraman disebutkan pula lontar Malat (kurang lebih pada abad XVI) Biasanya ada beberapa pasang tergantung dari banyaknya orang-orang yang berpartisipasi dalam upacara odalan atau hari ulang tahun dari sebuah tempat peribadahan dan biasanya jatuh tiap-tiap enam bualn (210) sekali.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai bentuk tarian ini maka perlu dijelaskan hal sebagai berikut :

Tari ini dilakukan oleh sepasang taruna atau orang dewasa dengan berpakaian adat (upacara).
Masing-masing penari Seraman menari disekitar sebatang tombak yang telah di tancapkan.
Setelah beberapa lama menari dengan jalan ajeg, polos, sederhana serta banyak improvisasi.
Dengan sikap menari-nari mereka kembali pada tempat tombak masing-masing.
Setelah beberapa lama tombak itu ditarikan maka dengan sebuah syarat masing-masing tombak diacungkan kepada lawan dan mulailah adegan peperangan.
Kemudian setelah sama-sama puas dengan rasa kalah atu menang mereka mundur selanhkah demi selangkah dan mengakhiri pertempuran. Dan pada saat itu pulalah mereka menunjukan rasa damai pengambdian dan segera memancangkan tombak kembali pada tempatnya semula, untuk pasangan lain yang akan meneruskan.

Demikianlah secara singkat mengenai tari Seraman yang terdapat khusus di daerah Karangasem.

Deskripsi Tentang Buku
Buku Ensiklopedi Tari Bali sangat bagus bagi kalangan mahasiswa dan masyarakat, karena terdapat banyak ilmu-ilmu yang sangat bagus.

Argumentasi Penulis
Untuk lebih meningkatkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kesenian Bali di bidang pemakaian ceritra, pemakaian busana, dan perbendaharaan gerak dalam tari, penulis yakni DR. I Made Bandem merangkum dan merangkai informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesenian tersebut menjadi sebuah buku “Ensiklopedi Tari Bali”.

Saran Dan Kritik
Saran saya pada buku ini adalah buku ini harus disebarluaskan khususnya dibali maupun luar bali dan internasional.

This entry was posted on Senin, April 9th, 2018 at 12:20 am and is filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site. Edit this entry.

KARAWITAN

1.Apakah yang di sebut dengan gamelan ?

Gamelan ialah sebuah orkestra Bali yang terdiri dari bermaam-macam instrumen seperti gong,kempur,reyong,trompong,ceng-ceng,kendang,suling dan rebab yang mempunyai laras pelog dan slendro.
2.Coba jelaskan pengertian dari barungan ?

Barungan adalah untuk menyebutkan satu kelompok atau alat gamelan yang terdiri dari berbagai jenis-jenis instrumen dengan jumlah tertentu.
3.Pada tahun berapa gamelan Gong Kebyar mulai muncul di bali utara ?

Diperkirakan pada tahun 1914
4.Apakah yang di maksud dengan “GILAK” ?

Gilak adalah sebuah bentuk gending 8 ketuk dalam satu baris hitungan ke 4 adalah jatuhnya pukulan gong dan hitungan ke 5 dan ke 7 adalah jatuhnya pukulan kempur dan hitungan ke 8 terakhir adalah gong pengulangan.
5.Di sisi lain gamelan Gong Kebyar juga berfungsi sebagai ?

Sebagai alat seni pertunjukan
Sebagai sarana pendukung upacara
Sebagai sarana pendidikan
6.Di dalam pembuatan tabuh dalam gamelan Gong Kebyar ada istilah yang di sebut dengan

Uger-uger,menurut anda apa yang di maksud dengan uger-uger ?

Uger-uger artinya peraturan atau ketentuan tentang Tabuh lelambatan dapat ditinjau dari segi komposisi instrumen penentu orkestrasi.
7.Pengertian dari Karawitan yaitu ?

Sebuah musik instrumental yang menggunakan 2 laras yaitu laras pelog dan laras selendro
8.fungsi gamelan Angklung yang ada di bali ?

Untuk mengiringi upacara pitra yadnya
Upacara dewa yadnya menurut daerah masing masing.
9.Gamelan Gong Kebyar kalau dilihat dari dari segi bahannya dibuat dari pada “KERAWANG”

maksud dari kerawang itu adalah ?

Campuran antara timah murni dan tembaga kadang-kadang gamelan Gong Kebyar dapat di buat dari besi atau plat.
10.Menurut anda ada istilah Kebyar atau Makebyar dalam gamelan Gong ,Angklung,semara

Pegulingan,Semarandana dan masih banyak lagi gamelan yang ada di bali,coba kalian

uraikan penjelasan tentang kebyar atau makebyar dalam gamelan bali ?

Menurut saya Makebyar atau Kebyar adalah suatu istilah yang artinya suara keras yang datangnya secara tiba- tiba.

MENGENAL SEJARAH TARI MARGAPATI
Tari Margapati merupakan salah satu tari lepas yang kategorinya merupakan tari kekebyaran. Tari Margapati diciptakan oleh Alm Nyoman Kaler pada tahun 1942. Kata margapati berasal dari kata (mrga = binatang, pati = raja) adalah sebuah tarian yang melukiskan gerak-gerak seekor raja hutan (singa) yang sedang berkelana di tengah hutan untuk memburu mangsanya. Tari ini termasuk tari putra keras. Di Bali, kata marga adalah sebutan dari kata “jalan” atau “margi” seperti “Marga Tiga” yaitu jalan simpang tiga dan “pati” merupakan kematian atau meninggal dunia sehingga tari ini mungkin berarti jalan menuju kematian atau tarian yang menggambarkan kesalahan jalan seorang wanita, karena tari ini biasanya ditarikan oleh seorang penari wanita dengan gerakan – gerakan yang menyerupai seorang laki – laki. Tari Margapati disusun dengan koreografi perpaduan dari gaya Bali Utara dan Bali Selatan.
SUSUNAN GERAK TARI MARGAPATI
Pada dasarnya, tari Bali itu memiliki dasar-dasar yang disebut Agem, Tandang dan Tangkep. Agem adalah sikap pokok yang mengandung suatu maksud tertentu, yaitu suatu gerak pokok yang tidak berubah-ubah dari satu sikap pokok ke sikap pokok lainnya. Misalnya Mungkah lawang, Ngerajasinga, Butangawasari dan lainnya. Tandang adalah cara memindahkan suatu gerakan pokok ke gerakan pokok lainnya, sehingga menjadi satu rangkaian gerak yang saling bersambungan. Terdiri dari abah yaitu perpindahan gerakan kaki menurut komposisi tari dan tangkis yaitu perkembangan tangan seperti Luk nagasatru, Nerudut dan Ngelimat. Tangkep adalah mimik yang memancarkan penjiwaan tari atau suatu ekspresi yang ditimbulkan melalui cahaya muka. Ada Encahcerengu yaitu perubahan dari suatu mimik ke mimik lainnya dan Maniscerengu yaitu senyum sambil mendelikkan mata. Tanpa Tangkep, sebuah tari memiliki kesan tidak hidup.
Begitupun dengan Tari Margapati, berikut merupakan pedum karangnya :
Mungkah lawang, kedua tangan ditarik ke samping perlahan-lahan sampai serong mata dan serong susu
Ngeluk nagasatru, kedua tangan berputar ke jurusan dalam dan tangan kanan menepuk kampuh di dada
Leher ngilek ke samping dan nyeledet ke samping kanan dua kali. Gerakan ini diulang tiga kali angsel gong baru berubah
Tetanganan ngeluk nagasatru dan tangan kanan nyelek sipah
Ngurat daun, pandangan mata menoleh ke pojok kiri tengah dan pojok kanan. Gandangarep, berjalan ke muka disertai dengan pandangan ngurat daun dan Gandanguri, berjalan ke belakang tangan nyelek sipah. Ngeluk nagasatru dan tangan kanan nepuh kampuh di dada.
Gandangarep dengan kedua tangan berlenggang sambil ngurat daun menoleh serong kiri tengah dan serong kanan terus gandanguri
Tamnpaksiring nyilat tangan luk ngelimat serta melangkah ditempat tiga kali dan disertai nerajang kiri kanan
Gerakan kaki ngayung metanjek bawak berulang-ulang tiga kali
Agem kiri ngengget ke kanan dan ke kiri dan miring ke kanan
Metanjek bawak tiga kali dengan agem kanan
Jelatik nuwut pahpah miring ke kiri dan miring ke kanan
Ngengget ke kiri dan ke kanan sambil melangkah ke depan dua kali
Ngelung kiri kanan dengan kaki nyeregseg bergetar cepat
Tetanganan ngumad ke kiri dan metanjek bawak dua kali pada kaki kanan
Ngumbang ombak segera berjalan putar ke belakang dan ke muka seperti ombak laut
Ngagem kanan sambil segut ngocak dua kali dan dioper ke agem kiri. Jadi gerakan ini berturut-turut tiga kali angsel gong
Ngumbang lagi sekali berjalan maju dan mundur serta metanjek nandang
Metanjek panjang dan nyakupbawa yang menandakan tarian sudah selesai
Mengenai komposisi tabuhnya secara garis besarnya dimulai dari pengalihan, pemeson, pengentrag, pengipuk dan pekaad.
TATA BUSANA
1. Desain Atas
– Menggunakan udeng pepandekan
– Memakai badong.
2. Desain Badan
Pakaian Dalam dari Tari Margapati
– Tapih
– Sabuk stagen (panjangnya kurang lebih 8 m)
Pakaian Luar dari Tari Margapati
– Kamen Prade
– Sabuk Prade
– Gelangkana
– Ampok-ampok
IRINGAN MUSIK
Tari Margapati pada dasarnya menggunakan iringan gamelan gong kebyar. Namun, seiring berjalannya waktu, sudah ada inovasi untuk mengiring tari ini. Bisa dengan gamelan semar pegulingan, semara dana, maupun angklung klentangan tergantung situasinya. Contohnya bila Tari Margapati ini dipentaskan untuk mebarung angklung kebyar, maka ditampilkan dengan iringan angklung klentangan.
SUMBER PUSTAKA :
Djayus, Nyoman. 1980. “Teori Tari Bali”. CV Sumber Mas Bali